Bingung & Takut ? Simak Disini Tips Perawatan Bayi Baru lahir

Bingung & Takut ? Simak Disini Tips Perawatan Bayi Baru lahir

Setiap pasangan pastinya akan mempersiapkan segala hal untuk menyambut kelahiran buah hati. Tak hanya persiapan mental, jauh-jauh hari tentunya sudah dipersiapkan soal administrasi hingga kebutuhan bayi.

Ya, menyambut kehadiran sang buah hati memang menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan muda, terutama soal perawatan bayi baru lahir. Tak sedikit di antara mereka merasa kebingungan bagaimana mengurus si kecil.

Seperti diketahui, bayi baru lahir terbilang masih sangat rentan terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Karenanya, tak jarang ada orangtua merasa khawatir dan tidak percaya diri jika mereka mampu merawat buah hatinya secara baik.

Sejatinya merawat bayi baru lahir gampang-gampang susah. Di sini dibutuhkan pengetahuan serta ketelatenan. Soal menyusui misalnya, pada dasarnya bayi memiliki ukuran lambung sangat kecil. Nah, untuk menjaganya agar jangan sampai kelaparan, Bunda bisa memberikan air susu ibu (ASI) dalam jumlah sedikit, namun frekuensinya sering. Usahakan menyusui setiap satu hingga dua jam sekali.

Bayi baru lahir suhunya juga perlu diperhatikan ya, Bunda. Mengapa ini penting? Bayi baru lahir masih memiliki sedikit lemak dalam tubuhnya sehingga gampang merasa kedinginan. Anda bisa menjaga kehangatan tubuh si kecil dengan memberikan pakaian hangat serta memakaikan topi, sarung tangan hingga kaus kaki.

Baca Juga:

Tips Merawat Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas

Bagaimana Perawatan Yang Baik Untuk Bayi Baru Lahir ?

Bayi juga masih sangat sensitif sehingga kebersihan badannya perlu terus dijaga, demikian pula dengan kondisi ruangan. Upayakan sirkulasi udara dalam ruangan berfungsi dengan semestinya sehingga bayi senantiasa mendapatkan udara segar. Sementara untuk menjaga kebersihan pakaian, gunakan deterjen cair khusus bayi saat mencuci. Jenis deterjen ini tidak menyisakan residu di pakaian yang bisa memicu iritasi kulit pada bayi.

Para perawatan bayi baru lahir perlu diperhatikan pula kondisi kukunya. Tidak seperti orang dewasa, kuku pada bayi baru lahir masih sangat lembut dan tipis. Kondisi ini terkadang membuat sebagian orangtua tak tega untuk memotongnya.

Namun bagaimana pun juga, Bunda harus memotongnya sebab bila tidak dipotong, bayi sering sekali memasukkan tangan ke mulut dan menggaruk wajah. Jika kukunya panjang, hal ini dikhawatirkan bisa melukai wajah atau bagian tubuh lainnya.

Saat merawat bayi baru lahir, upayakan pula untuk tidak selalu berada di dalam rumah. Sesekali ajak si kecil keluar rumah. Bayi yang rewel saat di rumah bisa jadi akan ceria ketika diajak jalan-jalan keluar rumah menghirup udara segar. Namun sebelum mengajak buah hati Anda keluar rumah, pastikan kondisinya sehat. Pakaikanlah pakaian yang melindunginya dari suhu dingin.

Baca Juga:

20 Pemeriksaan Fisik Bayi Baru Lahir Paling Lengkap

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk

Moms Perlu Tau : 7 Refleks Bayi Baru Lahir

Satu hal lagi yang harus dilakukan orangtua dalam merawat bayinya, yakni membersihkan bagian pembuangan. Bersihkanlah bagian kemaluan buah hati Anda dari bagian depan ke belakang menggunakan tissue basah atau handuk basah. Jangan membersihkan dari bagian bawah anus ke kemaluan.

Sementara untuk membersihkan mata, gunakanlah kapas bersih yang dibasahi air hangat. Lakukanlah mulai dari arah hidung ke luar. Kotoran telinga tak perlu dibersihkan sebab akan keluar sendiri ketika sudah cukup besar dan lunak. Demikian pula dengan lubang hidung pada bayi tak perlu dibersihkan, cukup dilap saat mandi.

Salah satu produk perawatan bayi baru lahir yang biasa digunakan adalah minyak telon. Nah jika Anda ingin menggunakannya, sebaiknya lebih selektif dalam memilih produk ya, Bunda. Pastikan minyak telon yang akan dipakai cocok untuk si kecil.

Itulah beberapa cara perawatan bayi baru lahir yang bisa Anda lakukan. Gimana Bunda, mudah dan menyenangkan bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2021 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi