Bagaimana Perawatan Yang Baik Untuk Bayi Baru Lahir ?

Bagaimana Perawatan Yang Baik Untuk Bayi Baru Lahir ?

Doodle.co.id – Kehadiran bayi tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orangtua, terlebih bagi pasangan muda yang baru kali pertama memiliki anak. Namun tak sedikit di antara ibu muda yang baru pertama melahirkan merasa bingung bagaimana merawat bayinya yang baru lahir.

Kendati segala persiapan mungkin telah dilakukan sejak jauh hari, namun tetap saja Anda perlu melakukan berbagai penyesuaian. Karenanya, sebagai orangtua baru, Anda perlu memerhatikan beberapa hal terkait bagaimana merawat bayi baru lahir.

Baca Juga:

Tips Merawat Kulit Bayi Baru Lahir Mengelupas

Berapa Kali Sehari Bayi Diberi Susu ?

Sebagaimana diketahui, bayi hanya mengonsumsi susu, dalam hal ini air susu ibu (ASI). Oleh karena itu bayi perlu diberi susu, umumnya delapan hingga 15 kali sehari. Hal ini tentu saja berkaitan dengan kapasitas perut bayi yang masih sangat kecil. Sebaiknya susui buah hati Anda tanpa harus menunggunya menangis. Mengapa begitu? Sebab, saat menangis, bayi akan lebih sulit menelan susu.

Bayi yang baru lahir memang butuh perawatan ekstra. Selain menyusui, orangtua juga wajib menjaga buah hatinya dari virus atau pun kuman. Terkait itu, Anda harus senantiasa menjaga kebersihan tangan agar saat memegang atau menggendong bayi, tetap dalam keadaan steril. Cucilah terlebih dahulu tangan Anda. Saat menggendong, usahakan selalu berhati-hati, terutama cara memegang bagian leher dan kepala. Tidak kalah penting, jangan sekali-kali mengguncang-guncang bayi ketika Anda mencoba menenangkannya. Hal ini bisa menyebabkan pendarahan di otak.

Baca Juga:

20 Pemeriksaan Fisik Bayi Baru Lahir Paling Lengkap

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Cepat Gemuk

Moms Perlu Tau : 7 Refleks Bayi Baru Lahir

Sebagai orangtua baru, Anda juga perlu memahami berapa kali harus mengganti popok dalam sehari. Mengganti popok ini tentunya bukan perkara gampang bagi seorang ibu atau ayah yang baru pertama punya anak. Bisa jadi Anda akan mengganti popok hingga sepuluh kali dalam sehari bergantung asupan yang diterimanya. Bayi yang cenderung mengonsumsi susu formula sejak lahir akan lebih sering buang air dibandingkan jika disusui ASI.

Satu hal yang juga perlu diketahui terkait perawatan bayi baru lahir, yakni memandikannya. Hindari memandikan bayi baru lahir sebelum tali pusarnya lepas dan area pusarnya kering. Anda hanya perlu menyekanya dengan waslap. Baru setelah tali pusarnya lepas, seorang ayah atau ibu bisa memandikan buah hatinya dengan sabun khusus bayi.

Bagaimana Cara Menidurkan Bayi Yang Baru Lahir ?

Anda juga perlu tahu jika dalam sehari bayi bisa tidur hingga total 20 jam. Frekuensi ini terpecah dalam periode tidur 20 menit hingga empat jam. Sementara agar bayi merasa nyaman, usahakan kamar senantiasa sejuk, tidak terlalu panas atau dingin. Selain itu, kamar juga harus mendapat cahaya serta ventilasi cukup.

Pada bayi yang baru lahir, posisi tidur yang dianjurkan adalah terlentang. Hal ini bisa mencegah terjadinya sindrom kematian mendadak bayi atau biasa disebut sudden infant death syndrome (SIDS). Khusus untuk tempat tidur bayi, alangkah baiknya Anda memilih alas rata dan tidak terlalu lembut. Hindari pula menggunakan barang-barang yang bisa menutupi kepala bayi.

Pakaian Yang Cocok Untuk Bayi Baru Lahir

Sementara untuk pakaian, bayi baru lahir membutuhkan pakaian khusus. Sebagai orangtua, Anda bisa memilih pakaian dari bahan lembut, menyerap air, dan tidak kaku. Pakaikanlah atasan, popok, selimut, dan topi agar bayi tidak kedinginan. Tidak disarankan membedong bayi sebab hal ini hanya akan membatasi geraknya.

Tak direkomendasikan pula untuk terus menggunakan sarung tangan dan kaus kaki karena terdapat indera peraba yang merupakan alat belajar pada bayi. Hindari menggunakan gurita karena bayi cenderung bernapas menggunakan otot-otot perut.

Sementara untuk memberi ketenangan bayi dapat dilakukan pemijatan. Di sini, Anda bisa menggunakan minyak telon untuk menghangatkan tubuh sang buah hati, mencegah perut kembung, masuk angin, dan melindungi dari gigitan nyamuk.

Minyak Telon, Solusi Orang Tua Baru Merawat Bayi Baru Lahir

Memiliki anak tentu menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang telah menikah. Tak heran jika kehadiran bayi memberikan kebahagiaan tersendiri karena rumah tangga terasa semakin lebih lengkap.

Namun biasanya, pasangan keluarga baru kerap mengalami rasa khawatir dalam perawatan bayi baru lahir. Kondisi demikian sejatinya cukup wajar sebab anak adalah anugerah dari Tuhan yang tak ternilai sehingga harus dirawat dan dijaga dengan baik.

Tak mudah memang saat kali pertama merawat bayi baru lahir. Kendati begitu, Anda tak perlu khawatir, Ayah dan Bunda, semua bisa dipelajari dan direncanakan secara baik.

Saat bayi baru lahir biasanya dilakukan rawat gabung, yakni perawatan bayi dalam kamar yang sama dengan ibu. Ini sangat bermanfaat dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif sebab sang buah hati bisa menyusu langsung tanpa dijadwal. Selain itu, ibu juga akan lebih gampang mengenali tanda-tanda lapar pada si kecil.

Langkah ini mampu mencegah terjadinya payudara bengkak maupun penurunan berat badan secara berlebihan. Selain itu juga akan mengurangi risiko kuning, risiko infeksi dan depresi ibu pascapersalinan serta membuat ibu lebih percaya diri dalam merawat buah hatinya.

Cara Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir

Perawatan Bayi Baru Lahir Ketika Masih Ada Tali Pusat
Perawatan Bayi Baru Lahir Ketika Masih Ada Tali Pusat

Saat bayi baru lahir tentu masih lengkap dengan tali pusatnya. Lantas, bagaimana perawatannya? Anda tidak perlu khawatir, Bunda. Cuci tangan terlebih dahulu saat ingin menyentuh tali pusat. Jangan oleskan apa pun pada bagian tersebut. Selain itu, Anda tak perlu menutupnya dengan kasa maupun popok atau gurita.

Upayakan pula agar tali pusat tidak basah ya, Bunda. Jangan sampai terkena tinja bayi atau pun air seni. Apabila tampak kotor, segera bersihkan dengan air dan sabun kemudian keringkan menggunakan kain bersih.

Tali pusat memang harus dijaga kebersihannya. Jika muncul tanda infeksi seperi kemerahan dan atau bengkak pada pusat atau pun kulit di sekitarnya, dan terlihat ada nanah, segera lakukan pemeriksaan.

Di masa-masa awal kelahiran, bayi hanya mengonsumsi susu. Oleh karena itu, Anda harus mengenali tanda-tanda si kecil lagi lapar ya, Bunda. Jika merasa lapar, biasanya bayi akan menunjukkan tanda-tanda, seperti menggenggam tangan, memasukkan tangan ke dalam mulut, atau mengeluarkan suara seperti mengecap-ngecap.

Penting untuk dipahami, jangan menunggu sampai bayi menangis baru menyusui ya, Bunda. Jangan pula dijadwal untuk menyusui. Berikan air susu ibu (ASI) sesuai kemauan bayi.

Saat selesai menyusu terkadang terjadi ‘gumoh’ pada bayi. Gumoh bukanlah muntah dan ini biasanya terjadi dengan sendirinya. Mencegah hal ini, sendawakan buah hati Anda saat selesai menyusu. Caranya, tempatkan sang bayi dalam posisi tegak pada bahu atau pangkuan kemudian tepuk-tepuk ringan punggungnya.

Satu hal lagi yang biasa dialami bayi, yakni menangis terus-menerus. Jika terjadi kondisi demikian, Anda tak perlu khawatir, Bunda. Saat si kecil menangis terus-menerus dan tidak bisa dihentikan bisa jadi ia mengalami kolik. Umumnya bayi mengalami kolik saat pagi dan sore hari. Apabila ini terjadi, cukup gendong dengan lembut, posisikan dalam keadaan tengkurap. Jika memang bayi mengalami kolik, hal ini akan berhenti sendirinya.

Oleskan Minyak Telon Kala Perut Bayi Kembung

Bayi juga rentan dengan gigitan nyamuk, perut kembung, dan masuk angin. Mencegah hal ini terjadi, biasanya orangtua cenderung mengoleskan minyak telon untuk bayi baru lahir. Minyak telon umumnya dioleskan ke tubuh bayi seusai mandi dan ketika hendak tidur. Khasiat serta efek positif minyak telon untuk perawatan bayi baru lahir dapat langsung dirasakan sang buah hati, jika dapat diserap secara sempurna oleh kulitnya.

Minyak Telon Doodle, Cocok Untuk Si Buah Hati

O iya, Moms. Doodle hadir dengan kandungan minyak telon yang wanginya beda. Dengan wangi green tea, minyak telon doodle mampu memberikan kehangatan yang pas di badan buah hati lho, Moms. Selain itu, bahan-bahan dari minyak telon doodle 100% alami, terdiri dari: Oleum Cocos, Oleum Cajuputi, Oleum Anisi, dan Oleum Sweet Green Tea.

Karena kandungannya yang 100% alami, memakaikan minyak telon doodle di badan anak mampu menghindarkan dari serangan serangga seperti nyamuk, wanginya yang tidak menyengat, serta hangatnya yang pas di badan anak.

Untuk mendapatkan minyak telon doodle bisa mengunjungi di halaman find store berikut ini (Klik gambar dibawah):

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2021 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi