SOP Memandikan Bayi

SOP memandikan bayi

Bayi tentu belum dapat mandi sendiri saat baru dilahirkan. Hingga bayi dapat diajarkan mandi sendiri, orang tua haruslah memandikan bayinya agar kebersihan kulit bayi tetap terjaga. Bagi orang tua baru, memandikan bayi dapat menjadi hal yang cukup sulit. Perlu SOP memandikan bayi yang benar agar proses mandi dapat membersihkan tubuh bayi dan tidak menjadi hal yang dapat membahayakan akibat kesalahan proses memandikan bayi. Berikut SOP memandikan bayi yang tepat dan harus diperhatikan orang tua saat memandikan bayinya:

1. Langkah pertama: mempersiapkan peralatan mandi. Peralatan mandi yang harus disiapkan oleh orang tua yang akan memandikan bayi adalah:

  • Bak mandi yang sudah berisi air dengan kapasitas 50% dari tinggi bak. Komposisi air adalah ⅔ air hangat dan ⅓ nya air dingin.
  • Sabun mandi khusus untuk bayi
  • Tempat pakaian kotor bayi
  • Handuk bayi. Pakai handuk yang memiliki bahan yang lembut.
  • Waslap khusus untuk bayi
  • Pakaian bayi satu set, yaitu celana, baju, popok, dan gurita
  • Selimut mandi
  • Cotton bud yang bersih dan memiliki permukaan halus serta tidak terlalu besar
  • Betadine
  • Kassa steril

2. Langkah kedua: mencuci tangan. Sebelum memegang bayi dan memandikannya, ayah atau ibu harus mencuci tangan terlebih dahulu. Tujuan dari memandikan bayi adalah membersihkan kulitnya. Oleh karena itu, pastikan tangan sang ibu atau orang yang akan memandikan bayi juga harus bersih.

3. Langkah ketiga: melepaskan baju bayi. Lepaskan celana, baju, dan gurita bayi. Kemudian selimuti atau bungkus bayi dengan menggunakan selimut mandi.

4. Langkah keempat: membersihkan muka dan kepala bayi. Ambil waslap khusus bayi, kemudian lap kan pada bagian kepala dan muka bayi. Lap dengan lembut hingga tidak menyakiti bayi karena kulit bayi sangat tipis dan sensitif. Kemudian keringkan kepala dan wajahnya.

5. Langkah kelima: bersihkan hidung, telinga, dan mata. Amati hidung, telinga, dan mata bayi. Ambil cotton bud, lalu bersihkanlah bagian tersebut. Pastikan untuk melakukannya dengan sangat hati-hati dan perlahan agar tidak melukai bagian tersebut dan tidak menekan kotoran untuk masuk lebih dalam. Bersihkan kotoran yang ada di bagian tersebut. Jangan memasukan cotton bud terlalu dalam ke hidung atau telinga bayi. Cukup bersihkan bagian permukaannya saja.

6. Langkah keenam: memandikan bayi. Masukkan bayi ke dalam air dan berikan sabun ke seluruh badan bayi. Bersihkan badan bayi secara perlahan dengan menggunakan waslap.

7. Langkah ketujuh: mengelap badan bayi. Setelah seluruh badan bayi bersih, maka angkatlah bayi dan bungkus atau selimuti dengan menggunakan handuk. Letakkan bayi di atas tempat tidur dan lap badannya hingga kering seluruhnya. Pastikan untuk mengelap dengan perlahan dan hati-hati.

8. Langkah kedelapan: mengeringkan tali pusar. Keringkan tali pusar bayi dan kemudian berikan betadin pada bagian tersebut.

9. Langkah kesembilan: memakaikan baju. Setelah tali pusar diberi betadin dan dibungkus kasa, maka pakaikan baju bayi. Pertama pakaikan gurita dan popok bayi. Lalu, pasangakn baju dan celana bayi. Sebelum memakaikan baju, pastikan untuk memberikan minyak telon dan bedak seperlunya pada tubuh bayi. Hal ini akan membantu tubuh bayi agar tetap hangat.

10. Langkah kesepuluh: proses selesai. Langkah terakhir dalam SOP memandikan bayi adalah menidurkan bayi di atas tempat tidur bayi dan jaga bayi agar tetap hangat, misalnya dengan memberikan selimut atau membedong bayi. Setelah semua proses selesai jangan lupa untuk mencuci tangan hingga bersih.