Kepala Anak Terbentur dan Benjol? Begini Cara Menyembuhkannya!

Kepala Anak Terbentur dan Benjol

Bermain merupakan aktivitas yang disukai oleh anak pada umurnya yang masih kecil. Terkadang anak suka permainan ekstrim yang menantang dirinya, misalnya lari-larian atau lompat. Memang baik moms, ini bisa meningkatkan kemampuan ketangkasannya dalam merespon benda. Tapi tak jarang anak yang tidak cukup langkahnya membuatnya jatuh. Jatuh saat bermain merupakan hal yang sudah wajar dan sering terjadi pada anak. jika anak belum pernah jatuh ini yang malah perlu dipertanyakan.

Jatuh bisa saja diawalah dari tubunya atau bagian tubuh anak lainnya seperti kepala. Jatuh dengan kepala dulu misalnya kadang membuat kepala benjol. Kepala anak terbentur dan benjol ini merupakan bukti kelonggaran dan kelalaian moms saat membiarkan anak bermain. Sebagai ibu yang baik hendaknya memang selalu mengawasi kegiatan anak agar tidak terjadi masalah pada anak.

Kepala anak terbentur dan benjol patut moms waspadai. Pasalnya, benturan keras dapat menimbulkan cedera kepala yang cukup serius. Apalagi diusianya yang masih kecil, jaringan dan pertumbuhan kepala belum maksimal sehingga sangat rentan terhadap benturan. Bisa jadi benturan yang terjadi membrikan dampak trauma pada anak. jika ini terjadi perlu ada pengawasan intensif pada anak selama 24 jam pertama, karena bisa saja anak mengalami gegar otak. Dokter spesialis neurologi dr. Attila Dewanti, menjelaskan bahwa cidera otak pada anak bisa menjadi hal yang membahayakan karena struktur anatomis anak belum matang.

Namun, tidak semua benturan kepala pada anak bisa menyebabkan gegar otak, jadi moms jangan terus khawatir. Jika saat terjatuh kepala anak terbentur tidak terlalu keras dan hanya benjol saja, ini tidak mengakibatkan gegar otak. Memang sakit tapi tetapi bisa dilakukan penanganan agar sakit yang timbul cepat hilang. Lalu bagaimanan dengan anak yang terbentur dan gegar otak? Ini tandanya:

  1. Anak menjadi sering bengong atau tidak sadarkan diri
  2. Gelisah dan kejang
  3. Sering mengeluh sakit kepala dibagian tertentu
  4. Muntah dan nafsu makan berkurang
  5. Cara bicara yang awalnya sudah lancar menjadi terhambat lagi
  6. Penglihatan terganggu
  7. Gerakan tangan dan kaki tiba-tiba menurun bahkan ada yang langsung lumpuh
  8. Keluar darah dikepala, hidung dan mulut dengan sendirinya tanpa terjadi apa-apa

Nah, jika anak memperlihatkan tanda-tanda tersebut,segeralah bawa anak periksa ke dokter untuk di lakukan CT Scan untuk melihat hasilnya.

Lalu bagaimana dengan kasus kepala anak terbentur dan benjol? Moms tidak usah khawatir. Walaupun tanpa ditangani, benjolnya akan sembuh sendiri, tapi butuh waktu lebih lama dan rasa sakit yang diterima juga tak kunjung hilang. Untuk menangani kepala anak terbentur dan benjol, moms bisa melakukan tips penanganan kepala anak terbentur dan benjol berikut ini:

  1. Kompres dengan es batu atau air dingin

Ahli kesehatan anak di University of Toronto, dr. Bill Sears mengatakan bahwa tengkorak kepala anak bertindak sebagai pelindung bagian otak lunak. Tengkorak ini dilapisi kulit kepala dengan banyak pembuluh darah untuk supply nutrisi ke otak. Jika anak terbentur dan terkena sampai kulit kepala, ini akan menyebabkan lecet, memar, atau benjol akibat dari pembuluh darah yang pecah. Jika disertai lecet, maka darah bisa langsung keluar tapi jika tidak akan timbul memar didalam dan menjadi darah beku atau lebih dikenal darah mateng. Inilah yang membuat kepala benjol.

Untuk mengurangi rasa sakit yang timbul dan menghilangkan benjolan, moms bisa mengompres kepala anak yang benjol dengan es batu. Tak lupa bersihkan terlebih dahulu dengan alkohol atau rivanol agar steril baru kompres kepala selama 10 menit. Ulangi beberapa kali. Saat mengompres, bungkus es batu dengan kain agar tidak terlalu dingin di kepala anak.

  1. Pakaikan saleb

Jika benjol yang terjadi disertai dengan memar kebiruan, jangan kompres dengan air dingin karena bisa semakin membuat darah menjadi matang. Sebaiknya moms kompres dengan air hangat. Setelah dikompres, lap dengan kain bersih hingga kering, kemudian oleskan salep pemecah bekuan darah di dalam kulit kepala. Lakukan rutin setiap hari agar memar segera hilang. Ini juga berlaku untuk kompres kepala benjolnya.

  1. Berikan minum setelah anak terbentur

Saat anak terjatuh atau terbentur, ketika itu juga anak akan kaget dan menangis. Hal pertama yang perlu moms lakukan adalah membangunkannya dati tempat terjatuh, mengendong dan menenangkannya. Setelah anak tenang, berikan anak minum untuk mengganti energi yang hilang setelah menangis. Ini juga efektif untuk mengurangi rasa takut yang timbul. Moms bisa memberinya susu atau air putih. Anak kemudian akan merasa ngantuk setelah menangis. Jika sudah begini ajaklah anak istirahat tidur, ini membantu anak menetralkan pikirannya dan mengurangi rasa sakit yang timbul diawal-awal terbentur.

Dampingi anak agar anak tidur dengan nyaman tanpa rewel bangun.

  1. Minumkan obat pengurang rasa sakit

Tiap anak mempunyai daya tahan terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Jika anak moms termasuk dalam salah satu golongan anak yang kurang kuat dalam menahan rasa sakit, sebaiknya berikan obat pengurang rasa sakit yaitu obay pereda nyeri pada anak. Ini membantu anak lepas dari stressnya merasakan sakit akibat benturan yang timbul. Selain obat pereda nyeri, moms bisa memberinya obat penurun demam atau pencegah radang karena ini bisa juga berguna untuk mengurasi rasa sakit. Ingat moms, berikan sesuai dengan umur dan takaran yang berlaku untuk anak.

  1. Belai lembut anak dan berikan kata-kata penyemangat untuk menghilangkan trauma anak

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, anak yang terbentur, biasanya memberikan efek taruma pada anak dan kadang anak menjadi takut untuk memulai aktivitas yang sama sebelum dia terbentur. Misal dulunya dia sudah bersepeda, karena jatuh terbentur anak jadi takut bersepeda.

Untuk menghilangkan traumanya, cobalah dekati anak, belai anak dengan lembut dan katakan pada anak, “ tidak akan terjadi apa-apa jika naik sepeda lagi, jatuh itu bisa membuat lebih kuat, adek kan lagi belajar…” dampingi terus anak dalam masa seperti ini agar anak merasa diperhatikan dan lebih semangat lagi dalam belajar.

  1. Menggosok dengan nasi hangat

Percaya tidak percaya sih moms, tapi uap nasi hangat bisa memperlebar pembuluh darah sehingga darah bisa mengalir. Ini juga digunakan untuk peregangan otot seingga benjolnya menjadi cepat lunak dan menghilang. Caranya, moms bungkus nasi hangat dengan kain, tempelkan pada benjolan kepala anak yang terbentur. Tahan hingga 1 – 2 menit, angkat ulangi beberapa kali.

Demikianlah beberapa tips memberikan pertolongan pertama pada kepala anak terbentur dan benjol. Selanjutnya, tetaplah waspada dan dampingi anak dalam aktivitasnya ya moms. Dengan adanya moms, anak merasa diperhatikan dan tidak sendiri terlebih saat terjadi masalah. Segera konsultasikan ke dokter jika anak terluka yang menunjukan tanda-tanda seperti diatas atau lainnya. Lebih cepat terbawa lebih cepat pula anak tertangani.