Dampak Menonton Drama Korea Bagi Ibu Rumah Tangga

Dampak menonton drama korea

Hay penggemar drama korea? Mana nih suaranya? Siapa yang tidak kenal dengan salah satu drama hits dari negeri sakura ini. Semua usia menyukainya, baik itu kalangan ABG, wanita karir hingga ibu rumah tangga. Tidak sampai disitu saja bahkan sekarang ini drama korea tidak hanya diminati kaum hawa saja melainkan juga dinikmati para laki-laki. Memang presentasenya masih sedikit sih tapi tetap saja sudah ada sebagian cowok yang menyukainya.

Bagi remaja putri, mereka menonton drama korea karena lebih karena alur ceritanya yang sesuai dengan perkembangan jaman sekarang ini yaitu percintaan yang bikin baper. Selain itu juga karena aktor dan aktris dalam drama korea yang tampan dan cantik dambaan remaja masa kini. Mereka sering nonton drama korea disela-sela istirahatnya kerja, sekolah atau saat liburan. Tidak hanya sejam, dua jam tapi bisa seharian jika sudah liat drama korea (pengalaman pribadi…). Dijamin tidak ada bosannya jika sudah melihat, dan tidak pengen berhenti sampai episodenya selesai.

Nah, beda usia, beda juga alasan yang melatar belakangi. Bagi ibu rumah tangga yang menyukai drama korea ada banyak kemungkinan dia nonton drama korea. Pertama, bisa jadi si ibu sudah suka drama korea sejak dia masih gadis yang belum bisa meninggalkannya setelah menikah dan punya bayi. Alasan lain adalah untuk mengisi kekosongan waktu di rumah setelah selesai kerja rumah dan mengatasi rasa bosannya. Bisa dikatakan drama korea merupakan kegiatan me time bagi ibu rumah tangga yang menyenangkan. Disela-sela bayi tidur, kegiatan sudah selesai moms bisa memanjakan diri dengan menonton drama korea dengan tambahan ada cemilan dan minuman yang menemani, wahhhhh,,, berasa kenikmatan dunia ya moms?

Sebenarnya boleh tidak moms emak-emak IRT menonton drama korea? Itu tergantung pada diri sendiri ya moms.. siapa yang melarang? Suami kita sih kemungkinan. Jika nonton drama korea dalam batas aman sih tidak masalah moms, tapi kalau sudah sampai kecanduan, lhah ini yang nantinya akan jadi masalah. Jika moms nonton drama korea memang hanya sebatas mengisi kekososngan waktu karena bosan dan ingin hiburan, boleh aja dong mom. Tapi tetap dengan catatan jika kerjaan kelar dan tidak mengganggu jam bayi, sehingga kerjaan rumah dan bayi serta suami tidak terbengkalai. Tapi, ada beberapa ibu rumah tangga yang nonton drama korea sampai hilang kontrol artinya lupa dengan tugas utamanya, sampai merusak keharmonisan dengan suami juga bisa moms. Nah, yang seperti inilah tidak baik untuk dilakukan.

Setiap kegiatan pastinya akan membawa dampak untuk kita, sama halnya dengan drama korea. Mungkin memang menyenangkan untuk ditonton. Tapi perlu moms ketahui, menonton drama korea memiliki dampak yang besar untuk ibu rumah tangga. Baik itu dampak positif maupun negatif. Lalu, seberapa besar pengaruhnya di kehidupan moms nantinya jika menjadi kecanduan? Yuk kita bedah bersama moms dampak menonton drama korea untuk ibu rumah tangga.

Tidak dipungkiri, drama korea memang memberikan dampak positif bagi penikmatnya. Apa saja dampak positif itu? Berikut detailnya.

  1. Membuat hidup ibu rumah tangga lebih hidup dan berwarna

Moms merasa kegiatan moms Cuma itu itu saja? Ngurus rumah, anak, suami, diam dirumah? Seperti tidak ada tantangan yang menggugah selera? Sepi jika sudah kelar kerjaannya, hiburan paling Cuma liat TV yang isinya sinetron atau kuis saja? Atau main ke rumah tetangga tapi disana ujungnya hanya ngegosip? Monoton, bosan sudah pasti dirasakan. Nah, disini drama korea berperan. Menonton drama korea di rumah bisa mengurangi kejenuhan moms menjadi lebih menyenangkan dengan alur ceritanya yang kekinian dan tidak monoton. Pemainnya juga sedap dipandang mata bukan?

Saat menonton drama korea moms tentu akan hanyut dalam ceritanya, ikut merasakan sedih senang mendebarkan dan tegang sesuai dengan drama korea yang dilihat. Ini menjadi tantangan sendiri bagi moms . Yang awalnya bosan akan menjadi ceria dan semangat lagi. Rasanya menarik kan moms?

  1. Meningkatkan kepercayaan diri

Ibu rumah tangga yang sering nonton drama korea disela-sela waktunya akan menjadi lebih percaya diri setiap kali mereka harus berhadapan dengan orang lain atau kelompok ibu-ibu. Bagaimana tidak, jika dalam komunitas ibu-ibu sama-sama pecinta drama korea mereka akan lebih ngegosip tentang drama korea yang mereka tonton. Bagi yang tidak menonton, bisa jadi hanya sebagai pendengar saja moms. Selain itu, mereka juga akan merasa, walaupun hidup di rumah tapi mereka tetap mengikuti perkembangan jaman sehingga tidak malu dengan remaja jaman sekarang.

  1. Mencoba menerapkan style korea dalam hidupnya

Sekarang ini, korea menjadi trend yang sudah menjamur di Indonesia. Mulai dari fashion, kehidupannya sampai pada gaya kosmetiknya. Ini berawal dari drama korea dan juga K-POP. Trend ini tidak hanya untuk remaja saja. Ibu rumah tangga yang juga menikmati drama korea juga mengikuti trend korea dari drama korea yang mereka tonton. Moms akan mulai memakai gaya-gaya korea dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya memasak masakan korea untuk suami dan anak, model dandan dan pakaian dirubah menjadi gaya korea, bahkan sampai ada yang memakai bahasa korea dalam kehidupan sehari-hari. Kalau ini jangan ya moms, bisa-bisa anak krisis identitas nanti jika menggunakan bahasa yang campur aduk.

  1. Menjadi lebih suka bebenah diri

Moms yang awalnya tidak suka dandan dan tampil apa adanya. Setelah nonton drama korea menjadi ingin lebih menata dirinya agar tampak lebih cantik. Membeli alat kosmetik, melakukan perawatan kulit dan wajah. Ingin tampil cantik didepan suami, ini dilakukan agar hubungannya menjadi lebih harmonis dan mesra lagi.

  1. Emosi lebih baik

Dengan menonton drama korea yang emosinya ditantang, antara sedih, tegang dan bahagia ini membuat moms lebih belajar untuk mengelola emosi dengan baik. Selain itu, moms juga belajar menjadi lebih sabar dan tangguh. Episode yang yang banyak membuat penasaran, ini juga bisa memunculkan sisi penasaran moms dalam hal lain. Dampak positif lainnya adalah moms lebih menjadi periang dari sebelumnya dan menjadi lebih semangat untuk beraktivitas.

Bagaimana moms setuju tidak dengan beberapa dampak positif diatas? Jika ada dampak positif tentunya ada dampak negatifnya moms. Nah, berikut ini beberapa dampak negatif dari menonton drama korea.

  1. Drama korea bikin ketagihan

Siapa yang tidak setuju jika drama korea bikin ketagihan? Ini sudah menjadi rahasia umum moms.

Mungkin moms awalnya coba-coba lihat drama korea karena temen-temen moms yang merekomendasikan. Pertama nonton satu episode dulu, tapi kok nanggung kalau tidak diterusin. Lanjut episode 2, 3, 4 dan seterusnya. Awal nonton udah janji akan lihat 2 jam saja kemudian beberes rumah, sudah pasang alarm, tapi tetap saja alarm terabaikan drama korea lanjut sampai malam. Hasilnya, bangun kesiangan, kerjaan rumah terbengkalai, urus anak dan suami juga jadi keteteran. Lama kelamaan jika menjadi terbiasa, bisa jadi rumah tangga diujung tanduk karena suami yang tidak tahan dengan sikap moms yang suka nonton drama korea. Duhhhh, ngeri moms.

  1. Menguras isi dompet, keuangan jadi seret

Memang tidak bisa dipungkiri artis korea itu langsing dan cantik. Ini membuat moms ingin tampil seperti artis korea idolanya. Ya siapa sih ya jaman sekarang yang tidak ingin tampil cantik apalagi dihadapan suami. Moms yang sudah kena pengaruh drama korea pasti akan menirukan gaya penampilan dan gaya hidup artis korea, dari fashion, kosmetik. Moms tidak sungkan-sungkan untuk merogoh dompet dan tabungannya untuk melakukan perawatan wajah dan tubuh agar bisa cantik. Moms juga akan membeli barang-barang seperti yang dikenakan artis korea. Yah, moms tahu kan ya, semua itu tidak lah murah. Dengan mengikuti gaya kehidupan artis korea, moms menjadi boros, uang yang harusnya untuk keperluan keluarga dan digunakan dalam sebulan habis begitu saja. Moms, kasihanilah suami yang kerja keras nyari nafkah!!! Jika gaya ini moms jadikan kebiasaaan, ya siap-siaplah untuk lengser dan rumah tangga berantakan. Kalau saya tidak mau moms..

  1. Suka berkhayal dan sulit move on

Moms pasti tahu kalau sosok pemeran cowok dalam drama adalah cowok yang sempurna dan idaman setiap cewek. Pasti diceritakan cowok dengan sifatnya yang sabar, baik, romantis, kaya, tampan. Kalau sudah melihatnya, siapa yang tidak jatuh hati? Cowok seperti ini kalau bahasa gaul sekarang adalah cowok yang bikin baper. Selain itu ceritanya yang aduhai romantis juga bikin baper siapa aja yang menontonnya, tidak terkecuali ibu rumah tangga. Cerita yang super sempurna ini menjadikan kita jadi berkhayal bagaimana itu menjadi nyata atau bagaimana jika suami sekarang itu seperti itu? Ini akan mendorong moms agar suami bersikap seperti layaknya cowok dalam drama korea. Ingat moms, karakter dan sifat tiap orang berbeda, terima dan syukuri saja suami yang sekarang ini. Dialah yang menyayangi moms. Drama korea juga bikin kita susah move on.

  1. Menjadi contoh yang buruk bagi anak

Moms adalah role model utama untuk anak, jika moms bertindak seperti ini dan suka drama korea, nantinya kebiasaan itu juga akan ditiru oleh anak. sebaiknya pikir ulang ya moms jika punya hobi nonton drama korea? Jangan sampai anak kena imbas perkembangan yang buruk dari kebiasaan moms ini.

  1. Emak menjadi puber kedua

Duh, jangan sampai ya moms… dengan hobi nonton drama korea moms jadi bersikap, berpakaian layaknya anak remaja.

Setelah mengetahui dampak yang diberikan dari nonton drama korea, semoga ini bisa menjadi pembelajaran dan ilmu untuk moms dalam mengurus waktu moms secara efektif. Moms bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan menghasilkan. Misalnya dengan menyalurkan hobi moms sepeti masak, ngrajut atau lainnya. Memang ibu rumah tangga itu harus bahagia dan waras, tapi tidak selamanya itu diraih dengan drama korea karena drama korea hanya semu belaka. Bermain dengan keluarga, teman dan lingkungan sekitar adalah warna kebahagian sederhana tapi menarik lho moms!!! yuk jadi ibu rumah tangga yang cerdas, kreatif dan bahagia….