Bolehkah Ibu Menyusui Makan Durian?

Bolehkan ibu menyusui makan durian

img by : www.healthline.com

Durian? Hemmm, buah yang sangat menggoda lidah. Siapa yang tidak doyan dengan buah berduri satu ini. Aromanya yang khas, harum membuat para pecinta dan penikmat durian mabuk kepayang. Rasanya yang manis dengan tekstur lembut membuat orang jatuh hati padanya. Sudah kayak orang jatuh cinta saja ya moms…

Apakah moms juga merupakan durian lovers? Perhatikan dulu posisi status moms saat ini apa. Jika moms adalah wanita yang lagi hamil atau menyusui, sebaiknya tahan dulu untuk memakan buah berduri besar ini. Sama halnya soda, durian juga banyak menjadi perbincangan dikalangan ibu menyusui. bolehkan ibu menyusui makan durian? Jika dulu waktu hamil moms dilarang oleh suami atau mertua untuk tidak makan durian karena kandungan gas, glukosa dan alkoholnya mengganggu pertumbuhan janin dalam perut. Maka, jika sekarang sudah menyusui. Bolehkan ibu menyusui makan durian?

Pertanyaan ini seperti momok yang menghantui moms sebagai pecinta durian. Ngiler sudah melihat durian apalagi disaat musim durian seperti ini. Beberapa orang mengatakan ibu munyusui tidak masalah mengkonsumsi durian, tapi ada pulang yang melarang ibu menyusui mengkonsumsi durian. Lalu yang benar yang mana moms? Moms mendukung pendapat pertama atau kedua? Untuk mengetahui yang benar, yuk moms simak pembahasannya berikut ini.

Durian atau yang lebih dikenal dengan raja buah ini merupakan spesies buah kelompok Durio Zibethinus yang artinya banyak jenis durian di negara-negara tropis. Percaya tidak percaya, durian ini memiliki banyak kandungan gizi yang baik untuk tubuh kita seperti :

  1. Durian kaya akan serat

Dalam durian rata-rata memiliki kandungan 3.8 gr serat. Moms tahu kan ya bahwa sayuran dan buah yang banyak mengandung serat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Begitu juga dengan durian.

  1. Antioksidan

Kandungan antioksidan dalam durian membantu tubuh kita terjaga dari paparan radikal bebas yang ada di udara.

  1. Vitamin

Vitamin yang terkandung dalam durian sangat bermanfaat untuk ASI moms. selain itu adanya asam folat dalam durian bisa menambah kuantitas ASI yang diproduksi.

  1. Mineral

Macam mineral seperti kalium dan fosfor membantu dalam pertumbuhan tulang dan gigi.

Walapun cukup banyak manfaat yang diberikan buah berduri ini untuk ibu menyusui tapi tetap saja ada dampak negatifnya. Sama seperti ketika hamil yang dilarang makan buah durian, saat menyusui memang sebaiknya tidak mengkonsumsi durian. Kalaupun menginginkan konsumsilah durian dalam batas cukup saja jangan berlebihan. Apa alasannya?

Durian yang dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu menyusui, dapat mempengaruhi kulitas ASI yang dihasilkan. Pasalnya, kandungan dalam ASI adalah hasil kandungan apapun yang moms konsumsi. Jika moms mengkonsumsi durian bisa jadi nantinya ASI yang dihasilkan akan sedikit menyerap bau durian dan rasa durian. Bayi tidak begitu suka dengan bau tajam sehingga dia akan menolak untuk minum ASI. Durian juga memiliki sifat panas dipencernaan, ini bisa menyebabkan adanya gangguan pencernaan pada bayi nantinya. Selain kesehatan dan tumbuh kembang bayi yang terganggu, konsumsi durian yang berlebihan juga mengganggu kesehatan ibu menyusui. Ini dia bahayanya:

  1. Resiko diabetes
  2. Perut menjadi terasa panas dan diare
  3. Jika dikonsumsi dengan alkohol atau minuman soda berefek pada jantung
  4. Resiko hipertensi
  5. Meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh

Kembali lagi, bolehkan ibu menyusui makan durian? Tentu saja boleh karena banyak juga kandungan yang bermanfaat bagi ibu menyusui. Tetapi moms, konsumsilah secara wajar, jangan berlebihan. Sesuaikan dengan kemampuan metabolisme pencernaan dan tubuh moms. pada dasarnya setiap orang memiliki daya metabolisme tubuh yang unik dan sendiri-sendiri, begitu juga bayi. bayi akan menurun dari ibunya. Sehingga lihatlah respon tubuh dan bayi ketika disajikan durian. Jika menerima dengan baik tidak masalah, tetapi jika tubuh menolak sebaiknya hentikan. Yang pasti jika sudah terjadi keluhan-keluhan akibat durian segeralah konsultasi dengan dokter. Kenali dan jaga diri sendiri merupakan awal yang baik untuk kesehatan moms dan bayi.