Amankah Susu Kedelai untuk Bayi? Apa Manfaatnya?

amankah susu kedelai untuk bayi

Siapa yang tak kenal dengan susu kedelai? Susu satu ini saat ini sudah menjamur disemua kalangan termasuk anak-anak. Memiliki rasa dasar yang tidak amis dan cenderung gurih ini bisa mengganti susu sapi bagi anak yang intoleransi laktosa sapi. Walaupun bagus untuk kesehatan, amankah susu kedelai untuk bayi?

Susu kedelai memang memiliki nutrisi yang tinggi, satu cangkir susu kedelai mengandung 7 gram protein, 4 gram lemak tak jenuh, dan 4 gram karbohidrat. Sangat baik dikonsumsi bagi moms yang ingin diet. Tapi masalahnya jika dikonsumsi oleh bayi aman tidak? beberapa dokter tidak merekomendasikan susu kedelai untuk bayi, terlebih diusianya yang masih kecil 1 – 6 bulan. Bayi menyerap nutrisi untuk tubuhnya dari ASI, karena merupakan nutrisi lengkap dan paling bagus untuk bayi, sehingga jika bayi diberikan susu kedelai, otomatis nutrisi yang dia serap untuk tumbuh kembangnya tidak sebanyak dan lengkap seperti ASI.

Pemberian susu keledai untuk bayi dibawah 6 bulan juga beresiko meningkatkan terjadinya reaksi alergi kedelai dalam tubuh. Jika susu kedelai untuk bayi diberikan tambahan zat seperti perasa makanan dan gula ini berdampak buruk bagi kesehatan bayi. Gula tambahan pada susu kedelai membuat pertumbuhan gigi bayi terhambat, selain itu bisa membuat masalah pada sistem pencernaannya. Lalu kapan bayi bisa minum kedelai? Bayi yang organ tubuhnya sudah berkembang dan matang baru bisa diberikan MPASI dengan tambahan bahan makanan. Rata-rata di umur balitalah bayi sudah bisa menikmati makanan atau minuman lainnya selain MPASI murni. Pada usianya ke 1 – 5 tahun, perkembangan tubuh dan sistem pencernaan bayi sudah berkembang dan lebih matang. Sistem pencernaan bayi sudah mampu menampung dan memproses makanan dengan filter sehingga moms bisa memberikan susu kedelai untuk bayi.

Dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai untuk balita lebih aman dan ramah di lambung serta mudah dicerna, rasanya pun tidak amis sehingga tidak banyak menyebabkan alergi pada balita. Apa saja kelebihan susu kedelai untuk bayi? dan apa yang bisa kita dapatkan dengan memberikan susu kedelai untuk bayi? Nah, berikut ulasannya kami sajikan untuk moms, simak ya..

  1. Mengurangi diare pada balita

Sering terjadi kasus balita alergi susu sapi atau formula yang berakibat balita menjadi diare. Salah satu solusi yang bisa ditempuh adalah dengan mengganti susu formula balita dengan susu kedelai untuk balita. Susu kedelai mudah dicerna usus sehingga mudah diterima oleh lambung dan tidak menyebabkan diare pada anak.

  1. Nutrisi kalsium dan zat besi untuk balita

Kedelai kaya akan nutrisi seperti kalsium dan zat besi. Kedua nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh balita untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi balita. Zat besi sangat berguna untuk supply hemoglobin dalam darah balita sehingga terhindar dari anemia.

  1. Membantu tumbuh kembang balita

Dalam susu kedelai memiliki kandungan asam amino dan folat yang baik untuk tumbuh kembang balita.

  1. Baik untuk sistem pencernaan

Susu kedelai aman untuk lambung sehingga ini dapat membantu melancarkan pencernaan anak. Karena itulah ramah dan aman.

  1. Sumber antioksidan alami

Tanpa moms sadari, susu kedelai mengandung senyawa isoflavon yang sangat baik untuk mencegah rusaknya sel akibat sinar matahari, dan polusi udara. Dengan kata lain susu kedelai disebut juga sumber antioksidan alami untuk bayi dalam masa pertumbuhannya.

Jika moms ingin memberikan susu kedelai untuk balita, sebaiknya olah sendiri susu kedelainya, karena susu kedelai yang ada dipasaran belum tentu sesuai dengan standar susu kedelai yang khusus diformulasikan untuk balita. Susu kedelai pasaran biasanya sudah dicampur dengan bahan-bahan lainnya yang bisa jadi tidak baik untuk balita, dan memang banyak dikonsumsi oleh orang dewasa. Untuk itu, jadilah ibu yang teliti demi kesehatan dan tumbuh kembang anak ya moms…