Tips Menidurkan Bayi Agar Nyenyak Sepanjang Malam

Doodle.co.id –  Tips menidurkan bayi memang gampang-gampang susah ya Moms. Apalagi jika Si Kecil kerap terbangun di tengah malam sambil menangis, ini tentu membuat orang tua harus bekerja ekstra untuk menenangkannya. Setiap bayi memang mempunyai pola tidur unik mereka sendiri, kebanyakan makhluk mungil ini secara konsisten melakukan peregangan selama 6-8 jam hingga mereka berusia 6 bulan.

Rewel sepanjang malam dan dengan kebiasaan tidur yang buruk membuat bayi susah tidur lelap. Namun jangan khawatir Moms, hal itu tentu bisa diatasi. Dengan mengubah kebiasaan tidurnya, bisa membantu bayi tidur nyenyak. Berikut tips jitu menidurkan bayi supaya lelap sepanjang malam.

tips menidurkan bayi
Tips menidurkan bayi / Image Anna Shvets

Cara Menidurkan Bayi

1. Mulailah rutinitas waktu tidur

Menurut penelitian, langkah penting dalam membantu bayi tidur lelap adalah dengan adanya rutinitas sebelum tidur. Menurut profesor pediatri klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Indiana, Deborah Givan, salah satu cara untuk mengetahui waktu tidurnya adalah berdasarkan isyarat di lingkungan bayi. Aturlah lampu dengan meredupkannya 30 menit sebelum tidur dan kecilkan kebisingan yang mungkin mengganggu tidur bayi.

Setelah itu, perkenalkan bayi dengan beberapa ritual sebelum tidur yang menenangkan seperti mandi air hangat, mendengarkan lagu anak-anak pengantar tidur, dan Moms bisa bercerita dengan nada lembut. Givan merekomendasikan supaya ritual tersebut dapat segera mungkin dilakukan, sekitar 6-8 minggu. Lakukanlah dengan konsisten sehingga bayi tahu apa yang Moms harapkan.

2. Hindari memberi makan saat bayi terbangun

Bayi yang kerap tertidur saat menyusu akan berpikir bahwa ia perlu makan supaya dapat kembali tidur. Untuk mengatasinya, Moms bisa menidurkan Si Kecil dengan buku atau lagu untuk menenangkannya. Tidurkan bayi dalam posisi mengantuk tapi tetap terjaga.

3. Tidur lebih awal

Usai beberapa bulan, bayi akan mengalamin peningkatan melatonin yaitu hormon yang membuat tubuh mengantuk saat waktunya tidur. Menurut Givan, saat itulah bayi siap tidur lebih awal sesuai dengan terbenamnya matahari. Tidur lebih awal atau mengatur waktu tidur juga tidak kalah penting dengan rutinitas tidur.

4. Tidur siang yang cukup

Tidur siang yang teratur dan dengan durasi yang cukup sangat penting supaya bayi dapat tidur lelap sepanjang malam. Waktu optimal untuk bayi tidur siang yaitu sekitar 90 menit. Bayi yang tidur siang dengan cukup akan lebih nyenyak saat malah hari dibandingkan bayi yang terlalu lelah atau tidak tidur siang.

5. Biarkan bayi mengatasinya saat terbangun

Apabila bayi terbangun di tengah malam, coba biarkan sejenak. Lihat bagaimana ia berusaha untuk kembali tidur sendiri. Ini akan melatih keterampilan untuk menenangkan diri dan membantu bayi berkembang secara alami seiring berjalannya waktu. Namun jika ia tetap menangis, Moms bisa menepuk-nepuk bayi dengan lembut hingga ia tertidur.

6. Berhenti overthinking

Saat Moms sendiri tidak cukup tidur, terkadang membuat Moms overthinking atau berpikir berlebihan tentang bagaimana mengatasi Si Kecil agar tak terbangun di malam hari. Berhentilah untuk berpikir secara berlebihan, percayai naluri Moms, dan berikan kesempatan pada teknik yang Moms pilih berhasil. Moms mungkin membutuhkan beberapa kali percobaan, bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk memperoleh kebiasaan tidur yang baik.

7. Tetapkan pedoman tidur siang

Pada usia 3-4 bulan, bayi mempunyai periode terjaga lebih lama. Oleh karena itu, Moms dapat mengatur jadwal tidur siang dalam satu hari misalnya sekali di pagi hari, sekali di sore hari, dan waktu tidur siang itu sendiri jika diperlukan. Tidur siang menjadi waktu yang tepat untuk melatih bayi mengantuk. Menurut Prueher, menetapkan rutinitas, menangkap isyarat bayi, dan menidurkannya dalam keadaan terjaga dapat membantu bayi tidur lebih lelap sepanjang malam.

 

Sumber

parents.com/baby/sleep/tips/five-ways-to-help-baby-sleep/

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie