Perkembangan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun

Perkembangan Anak

 

Belum banyak Mums yang paham, sebenarnya seperti apa perkembanagn buah hati yang normal pada usia 2 hingga 3 tahun. Sering malahan Mums bingung, apakah perkembangan si buah hati sudah normal atau belum. Tentu, sebagai orangtua memiliki kekhawatiran apakah si buah hati tumbuh sesuai usia perkembangannya atau tidak. Ingat ya Mums, perkembangan itu hanya bisa diamati secara fisik semata, namun juga bisa diketahui dengan caranya berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Seperti yang dilansir oleh nakita.id, maka inilah perkembangan yang normal terjadi pada si buah hati usia 2 hingga 3 tahun:

1. Keterampilan fisik

Pada usia ini, anak tidak dihantui rasa takut dan mereka tidak memiliki kontrol terhadap apa yang bahaya atau tidak. Maka dari itulah, Mums  harus ekstra hati-hai menjaga si buah hati di usia ini, agar ia tetap aman.

Beberapa hal bersifat fisik yang bisa ia lakukan pada usia ini ialah: melompat, menendnag bola, dan bahkan memanjat tangga. Jadi,  selalu awasi aktivitas buah hati, baik di rumah, di tempat bermain, atau dimanapun pun ia berada.

2. Perkembangan kognitif

Pada usia ini, pemahaman bahasanya makin terasah dibanding dengan pemahamannya akan dunia di sekitarnya. Peran Mums ialah menjelaskan konsep-konsep baru padanya hingga membantu mereka berpikir realistis, seperti mengajarkannya bahwa warna langit itu biru. Mums juga bisa mengembangkan kognitifnya dengan menggambar, karena visual akan lebih membantu anak dalam memahami segala sesuatu.

3. Perkembangan bahasa

Usia anak di masa 2 hingga 3 tahun adalah masa emas dimana ia bisa belajar dengan cepat. Meskipun demikian, mereka masih kesulitan dalam mengungkapkan pikiran dan emosinya. Ia masih bingung dalam menyusun kata-kata yang bisa dipahami oleh orang lain. Peran Mums dalam hal ini adalah lebih sering berkomunikasi dengan si buah hati. Gunakan dulu bahasa yang sederhana untuk mengungkapkan sesuatu. Misalnya, ketka lapar, ungkapkan dengan kalimat “aku mau makan”.

4. Perkembangan sosial dan emosional

Pada usia ini, buah hati kesayangan Mums sudah mulai belajar tentang sosial dan juga emosional. Di saat yang sama, ia juga belajar tentang arti empati.  Meskipun demikian, mereka belum mampu mengendalikan emosi ketika berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Untuk itu, Mums harus menjadi contoh baginya. Karena pada usia ini, ia akan mudah belajar sesuatu dengan melihat sekitarnya, seperti cara makan yang baik dan banyak hal lainnya.

Lalu, bagaimana cara Mums  membantu mengoptimalkan perkembangannya diusia 2 hingga 3 tahun ini?

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Mums lakukan seperti yang dilansir oleh raisingchildren.net:

  • Berikan kesempatan padanya untuk bermain dengan teman-temannya. Bermain merupakan cara yang positif  yang bisa membantu mereka untuk menjalin pertemanan dan belajar bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain. Namun, jangan berharap bahwa ia sudah mulai tahu cara berbagai dengan temannya. Karena pada usia ini, ia menganggap bahwa segala sesuatu itu miliknya sendiri.
  • Tingkatkan kemanpuannya dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti menggunakan sendok dengan benar, minum dari gelas, dan melepas topi di dalam rumah. Kegiatan ini bukan hanya membuatnya mandiri, namun juga membantu otot-ototnya bergerak hingga ia bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.
  • Berinteraksi dengan si buah hati. Saling berbincang dan menanggapi apa yang ia katakan, akan membangun kedekatan dengan Mums. Selain itu, ia juga akan belajar lebih banyak kosa kata dan cara mengungkapkannya. Merespon apa yang dikatakannya juga membuatnya merasa dihargai dan dicintai.

 

Sumber:

raisingchildren.net.au. “2-3 Years: Toodler Development”. Diakses pada 6 Maret 2017.

nakita.id. “Perkembangan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun Yang Normal Terjadi”. Diakses pada 6 Maret 2017.