Kondisi Normal Bayi Baru Lahir , Moms Harus Tahu

Doodle.co.id – Bagi sebagian orang tua mungkin akan merasa bingung apakah kondisi normal bayi baru lahir ada pada buah hati mereka, dan haruskan mengkhawatirkan hal-hal tersebut. Biasanya, para orang tua akan merasa cemas pada setiap perubahan kecil atas perilaku atau kesehatan bayi mereka.

Mulai dari adanya kotoran mata yang dianggap aneh, lecet, hingga feses bayi. Tidak hanya itu, orang tua umumnya akan bertanya-tanya haruskah membawa bayi ke dokter atau tidak. Menurut Loraine Stern, M.D, profesor klinis pediatri di UCLA School Medicine, bayi cenderung mengalami gejala aneh selama enam bulan pertamanya. Sebagian besar kasus ini, kata dia, merupakan hal yang normal.

kondisi normal bayi baru lahir
Kondisi normal bayi baru lahir / Image Kampus Production

Berikut kondisi normal bayi baru lahir yang Moms harus tahu dan tidak perlu khawatir.

Kondisi Normal Bayi Baru Lahir

  •  Keluarnya Mata

Bayi baru lahir memiliki saluran air mata yang sempit dan rentan tersumbat, ini menyebabkan adanya penumpukan kotoran berwarna putih hingga kekuningan. Cairan ini dapat berupa kotoran seperti nanah, namun ini bukanlah tanda dari sebuah infeksi. Moms harus memeriksakan bayi apabila cairan yang ada di bagian putih mata mulai memerah.

Untuk mengobatinya, Moms dapat membersihkan sudut mata bayi menggunakan kapas basah atau waslap hangat. Bersihkan dengan lembut, kemudian buka saluran air mata dengan ujung jari kelingking yang steril dan pijat ringan pada celah antara mata dan hidung bayi. Pastikan kuku Moms tidak panjang karena berakibat melukai Si Kecil.

  • Gumoh

Bayi terkadang mengalami muntah atau gumoh setelah makan, umumnya Moms tidak perlu memberikan obat refluks pada kondisi ini.

Katherine O’Connor, M. D, selaku dokter anak di The Children’s Hospital di Montefiore, New York City mengatakan, otot tak sadar bayi masih sangat kuat, termasuk otot yang menahan susu di perutnya, sehingga membuat bayi gumoh.

Bayi yang diberi susu formula cenderung lebih sering gumoh, ini karena susu formula memerlukan waktu yang lebih lama untuk keluar dari perutnya daripada bayi yang diberi ASI. Bayi dengan susu formula juga dapat makan berlebih karena mereka memiliki hasrat untuk terus menyusu bahkan setelah merasa kenyang.

Biasanya kebanyakan bayi akan berhenti gumoh setelah mereka bisa duduk tegak tanpa bantuan. Moms, tidak perlu khawatir jika anak bahagia tentu akan bertambah berat badannya. Akan tetapi jika bayi tampak tertekan saat muntah, hubungi dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Cegukan

Cegukan adalah salah satu kondisi normal bayi yang baru lahir, pada orang dewasa disebut kejang diafragma. Bayi baru lahir biasanya mengalami beberapa kali cegukan dalam sehari dan mereka hampir tidak menyadarinya. Saat cegukan terjadi, hindari untuk menghentikannya dengan cara memberi makan atau ASI kepada bayi.

  • Mata Juling

Hampir semua bayi yang baru lahir mengalami masa saat satu mata melihat ke arah yang berbeda dengan mata lainnya. Meski hal ini tampak aneh bagi sebagian orang tua, namun bukan berarti bayi mengalami masalah penglihatan.

“Dalam beberapa bulan pertama, otot mata masih berkembang, dan bayi Anda masih belajar cara menggunakannya,” kata Dr. O’Connor. Namun, jika mata bayi tidak sejajar dalam 6 bulan, segera tanyakan kepada dokter spesialis mata anak.

  • Buang Air Besar

Meski pola makan bayi cenderung berubah selama empat sampai enam bulan pertama, biasanya frekuansi buang air besar pun berfluktuasi. Menurut Dr. Stern, kebiasaan buang air besar menyesuaikan karena tinja mulai bergerak melalui usus lebih lambat.

Bayi dengan buang air besar yang normal akan memiliki perut yang lembut bukan kencang dan buncit, serta mengeluarkan feses yang lembek. Biasanya bayi akan mendengus dan membuat ekspresi aneh saat mengeluarkan feses, itu adalah cara untuk mendorongnya keluar. Namun Moms harus waspada jika bayi mengeluarkan feses yang keras dan disertai darah, mengalami sembelit atau tinja yang berukuran kecil dan keras. Hubungi dokter apabila mengalami hal-hal tersebut.

  • Lepuh Bibir

Biasanya bayi akan mengalami lepuh di bibir, itu bukanlah hal yang harus diwaspadai. Moms harus melakukan perbaikan pada teknik menyusui bayi. Posisikan puting setidaknya satu inci di dalam mulut bayi, lepuhan akan menghilang hanya dalam beberapa hari saja.

“Anak Anda tidak melakukan pelekatan sedalam yang seharusnya, sehingga isapannya menimbulkan terlalu banyak gesekan pada bibirnya, dan hal itu menyebabkan terbentuknya lepuh,” kata Sara Chana Silverstein, konsultan laktasi bersertifikat di Brooklyn, New York

  • Jerawat

Hal umum lainnya adalah munculnya jerawat pada bayi di usia 2 hingga 3 minggu. Ini dikarenakan adanya hormon ibu yang masih beredar di aliran darah bayi dan menstimulasi kelenjar keringatnya hingga muncul jerawat. Jerawat pada bayi akan sembuh dalam beberapa minggu, karena kulit bayi dan orang dewasa berbeda sehingga tidak akan meninggalkan bekas apapun. Gunakan air untuk mencuci lembut muka bayi ya Moms.

 

Sumber

https://www.parents.com/baby/care/newborn/weird-baby-symptoms/

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie