Cara Efektif Mengatasi Bayi Muntah Akibat Masuk Angin

Doodle.co.idBuah hati tiba-tiba muntah karena masuk angin, pasti membuat Mums panik. Pertama, Mums harus tenang terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan. 

Istilah masuk angin dalam medis bukanlah sebuah penyakit dalam dunia kedokteran. Ini adalah istilah awam yang menggambarkan sederet gejala atau keluhan terkait penyakit tertentu.Gejala mual dan muntah waktu buah hati sedang masuk angin, bisa jadi merupakan rangkaian dari gejala penyakit tertentu. 

Masuk angin juga bisa menjadi salah satu dari gejala “flu perut” atau biasa disebut gastroenteritis. Pada jurnal National Center for Biotechnology Information, gejala gastroenteritis serupa dengan gejala masuk angin, yaitu mual, muntah, demam, sakit perut, dan diare. Penyebabnya diketahui akibat paparan virus yang beragam, seperti rotavirus, norovirus, adenovirus, dan astroviruses.

Baca Juga:

Tips Mengatasi Masuk Angin Pada Bayi Secara Alami

Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan Mums jika buah hati mengalami muntah karena masuk angin

Cara Ampuh Agar Anak Berhenti Muntah Akibat Masuk Angin

Posisikan buah hati tidur menyamping 

Ketika buah hati diposisikan tidur menyamping, memudahkan aliran muntah yang mungkin tersisa mengalir ke luar. Hal ini pun mampu menghindari si kecil tersedak atau menelan kembali muntahannya.

Jika si kecil tak sengaja menelan muntahannya, ia akan berisiko terkena pneumonia Hal ini dikarenakan benda asing terhirup ke dalam paru-paru.

Memberi minuman larutan elektrolit (oralit) 

Larutan elektrolit adalah larutan yang mengandung garam, gula, dan mineral yang lain di dalamnya, seperti potasium dan kalium. Larutan ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Ketika buah hati muntah, ia dapat kekurangan cairan tubuh dengan jumlah besar sehingga beresiko mengalami dehidrasi. WHO juga merekomendasikan pemberian oralit sebagai cara mengatasi muntah untuk mengatasi dan mencegah dehidrasi.

Menurut riset yang diterbitkan Current Gastroenterology Reports, larutan elektrolit (oralit) terbukti manjur untuk mencegah dehidrasi berkat kandungan glukosa pada yang merangsang natrium menyerap cairan di usus kecil. 

Penelitian yang dirilis jurnal Journal of Family Medicine and Primary Care menganjurkan untuk melarutkan satu bungkus kecil oralit (sebanyak 4,2 g) ke dalam 200 ml air sebagai cara mengatasi anak yang muntah karena masuk angin. Berikan anak 1-2 sendok makan oralit tiap 15-20 menit. Jika si kecil masih bayi, cukup berikan 1 sendok makan oralit per 15-20 menit.

UNICEF menetapkan pemberian dosis maksimal oralit untuk bayi adalah setengah liter dalam sehari, sementara bagi anak di atas 1 tahun menjadi satu liter dalam sehari.

Memberi minum air jahe hangat

Sudah dipercaya dari lama kalau jahe memiliki banyak manfaat di dalamnya. Air rebusan jahe bermanfaat untuk meredakan muntah karena masuk angin pada anak.Penelitian yang terbit pada jurnal Food Science and Nutrition menunjukkan, jahe mengandung zat gingerol dan shogaol untuk mengurangi gejala mual-mual dan muntah.Jahe juga berkhasiat mengatasi kembung dan perut nyeri saat flu berkat dua kandungan tersebut. 

Temuan studi pada jurnal Iran Red Crescent Medical Journal melaporkan zat gingerol dan shogaol memiliki sifat carminative yang mampu mengeluarkan gas dari perut. Oleh karena itu, perut pun tidak terasa kembung dan mual. 

Memberi makan anak dengan sup ayam hangat

Satu sajian sup ayam (28 g) mengandung potasium 22,4 mg dan sodium sebesar 44,2 mg yang sudah terbukti merupakan zat yang bisa meredakan muntah. Karena, kedua kandungan ini serupa pada oralit yang berguna untuk mengembalikan cairan yang hilang akibat muntah.

Selain itu, sup ayam telah terbukti mampu mengatasi hidung tersumbat. Dalam Chest Journal, Ketika mengonsumsi sup ayam, uap hangatnya membantu lendir di hidung dan tenggorokan cepat mencair sehingga nafas si kecil jadi lebih lega. Diketahui pula bahwa keberadaan lendir lengket ini ikut membuat anak merasa mual dan tidak nafsu makan saat masuk angin.

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia

Privacy Policy

Syarat dan Ketentuan

Cookies

Privacy Policy   Syarat dan Ketentuan    Cookie

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia