Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es? Ini Jawaban yang Tepat

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Es

img by : orami

Saat moms menyusui banyak sekali mitos atau larangan untuk makan ini itu karena memiliki efek buruk bagi ASI dan bayi. Salah satunya minum air es, banyak yang beranggapan bahwa jika moms minum es nanti esnya akan terserap di ASI dan terminum oleh bayi, yang mengakibatkan bayi kedinginan dan sakit flu. Kok bisa ya moms? ASI kan keluar dari payudara ibu dengan suhu hangat 37 derajat celsius? Tapi bayi jadi kedinginan. Jika ditelaah pemikiran tersebut seperti diluar nalar ya moms? namun, ya tidak selamanya salah juga moms. Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada bayi jika moms minum es? Bolehkah ibu menyusui minum es?

Perlu moms ketahui bahwa ibu menyusui yang minum es tidak menyebabkan bayi kedinginan akibat es yang diminum, tentunya tidak membuat bayi flu. Sampai saat ini pun belum ada penelitian yang membuktikan anggapan tersebut benar. Walaupun moms minum air es, tapi jika sudah masuk kedalam tubuh suhunya akan berubah menjadi suhu tubuh, ini berlaku untuk semua makanan. Ketika itu diproses dalam sistem pencernaan pun tetap dengan suhu tubuh bukan suhu es, jadi tidak mengubah suhu ASI yang diproduksi sehingga aman untuk bayi.

Anggapan bayi akan flu jika moms minum es itu juga salah ya moms. Flu secara umum disebabkan oleh virus dan penularannya melalui udara, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan air es yang moms konsumsi. Lalu apa hubungan sebenarnya antara air es yang moms konsumsi dengan bayi? bolehkan ibu menyusui minum es?

Seperti penjelasan diatas, air es tidak ada pengaruhnya terhadap ASI sehingga moms boleh boleh saja mengkonsumsi air es atau es. Namun jangan langsung senang dulu moms. Namanya ibu menyusui, makanan dan minuman tetap menjadi prioritas utama sebab sangat berpengaruh pada ASI untuk tumbuh kembang bayi. Jadi, memang moms sah sah saja jika minum es tapi ada aturan dan batasannya. Bagaimana aturan dan batasan yang baik untuk ibu menyusui minum es?

Berikut kami berikan hal yang perlu diperhatikan ketika moms ingin minum es.

  1. Pilihlah es dengan bahan air matang

Ibu menyusui perlu selektif dalam memilih makanan. Jika moms pecinta minuman dingin atau es, dalam kondisi menyusui sebaiknya pilihlah es yang dibuat dari air matang. Kenapa? Karena air dengan proses perebusan mengurangi resiko adanya bakteri yang berkembang biak di air. Dengan begitu ini juga mengurangi resiko bayi terkena bakteri dari air es yang menyebabkan masalah kesehatan bayi. Moms bingung untuk membedakan es dari air matang atau tidak? biasanya, es yang dibuat dari air matang akan berwarna putih bening sedangkan es tanpa dimasak memiliki warna putih susu atau seperti ada endapan di tengah es. Jika diteropong dengan microskop, es batu mentah akan banyak ditemukan bakteri e coli yang bisa menyebabkan masalah perut.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya moms buat sendiri es yang akan moms konsumsi. Tentunya cuci besih dulu alat-alat yang akan digunakan.

  1. Sebaiknya hindari minum es di warung-warung jajan pinggir jalan

Memang belum tentu warung jajan pinggir jalan itu tidak higenis moms, tapi untuk mencegah hal buruk yang bisa terjadi pada bayi sebaiknya pilihlah tempat makan atau minum es yang terjamin kebersihannya. Moms bisa melihat cara penjual dalam menyajikan es atau alat-alat yang digunakan. Periksa apakah ada lalat atau tidak. lalat merupakan binatang kotor pembawa bakteri penyakit jadi jika moms melihat ada lalat pada es atau bahan es sebaiknya urungkan niat moms untuk minum es.

  1. Hindari minum es syrup dengan pewarna

Jika moms ingin minum es, sebaiknya tidak minum es yang mengandung pewarna seperti es syrup, es campur. Selain tidak baik bagi kesehatan moms, ini akan berpengaruh pada produksi ASI moms. Bisa jadi ini akan membuat rasa dan warna ASI yang berbeda. Selain menghindari es dengan pewarna, moms sebaiknya tidak minum es yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan, merupakan senyawa kimia yang membuat moms memiliki resiko radang tenggorokan. Jika moms memiliki riwayat diabetes, ini akan memperburuk diabetes yang sudah ada. Untuk bayi, bisa juga terkena diare atau masalah kesehatan lainnya.

  1. Buatlah air es dari air yang bersih

Sebelum membuat air es, pastikan air yang digunakan adalah air bersih dan melalui proses perebusan air sampai mendidih. Jika terdeteksi air yang moms adalah air tercemar, misalnya air sabun, air hujan, ini bisa meningkatkan resiko moms terkena diare. Jika moms sudah terkena diare, efeknya produksi ASI untuk bayi menurun sehingga kebutuhan ASI bayi tidak terpenuhi dan menyerang tumbuh kembang si bayi. selain itu, bayi yang kekurangan ASI meningkatkan resiko bayi dehidrasi yang akibatnya bisa fatal sampai pada kematian.

  1. Hindari minum es yang mengandung soda dan kafein terlalu banyak

Seperti yang moms ketahui, minuman bersoda dan berkafein tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. karena memberikan banyak dampak negatif untuk ibu dan bayi. Mulai dari moms mudah terkena diabetes, ASI menurun, dan gangguan tidur pada bayi dan moms. Bagi moms penggemar es teh atau es kopi sebaiknya kurangi porsi minumnya. Jika dalam sehari biasanya bisa 4 – 5 gelas minum, kurangi menjadi 1 – 2 gelas saja.

Itulah tadi beberapa hal yang harus moms perhatikan saat moms ingin minum es. Lalu bagaimana dengan batasan ibu menyusui boleh minum es? Sebenarnya memang tidak ada standar baku ibu menyusui boleh minum es seberapa, akan tetapi ini menjadi kesadaran dari diri moms sendiri. Sebaiknya kurangi minum es berlebihan saat menyusui. Misalnya, dalam sehari biasanya bisa minum es 3 – 4 gelas turunkanlah porsinya menjadi segelas saja. Perbanyaklah untuk minum air putih dan susu ibu menyusui untuk mendorong produksi ASI lebih banyak.

Ibu menyusui diharapkan tetap selektif terhadap makanan. Penuhi gizi bayi dengan asupan makanan yang bergizi bagi ibu menyusui. Apalagi jika bayi masih di rentang umur 0 – 6 bulan, nutrisinya hanya dari ASI sehingga asupan makanan yang bergizi dan bukan sembarang makanan sangat penting untuk moms. Kebutuhan nutrisi tiap ibu menyusui dan bayi berbeda satu dengan yang lainnya. Untuk itu, perlulah moms konsultasi dengan dokter gizi dan kandungan mengenai hal tersebut, sehingga moms tahu betul kebutuhan gizi yang diperlukan dan asupan apa saja yang baik untuk ibu menyusui. Konsultasi kesehatan rutin tiap 6 bulan juga penting untuk dilakukan lho moms… Jadilah ibu menyusui yang selektif dan paham tentang seluk beluk bayi moms ya… semoga bermanfaat.