Bagaimana Proses Bayi Tabung Dilakukan?

Doodle.co.idMetode ini disebut bayi tabung, karena proses pembuahan atau bertemunya sel telur dan sperma dilakukan di dalam sebuah wadah atau tabung di luar rahim. Setelah kedua sel tersebut dipertemukan, hasilnya akan kembali ditanam di dalam rahim.

Apa Itu Bayi Tabung ?

Ada beragam cara untuk mendapatkan keturunan. Salah satu metode yang kerap didengungkan adalah melalui program bayi tabung. Apa itu? Program bayi tabung atau Assisted Reproductive Technology (ART) adalah rangkaian pengobatan bagi pasangan yang mengalami infertilitas.

Lantas bagaimana metode bayi tabung dilakukan?

1. Menyiapkan sperma yang sehat

Langkah pertama untuk mendapatkan keturunan melalui proses ART adalah mendapatkan sperma yang sehat. Sperma didapatkan melalui cara ejakulasi secara mastubasi yang ditampung dalam wadah khusus di laboratirium.

Sperma yang ditampung tersebut kemudian diseleksi dan dipilih. Nantinya, sejumlah sperma yang dipastikan sehat akan dipertemukan dengan sel telur yang telah dikumpulkan melalui ovum pick-up.

2. Ovum pick-up

Tak hanya sel sperma, sel telur juga perlu diambil agar dapat dipertemukan di luar tubuh. Pengambilan sel telur ini disebut dengan ovum pick-up (OPU). Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan sel telur yang matang.

Adapun cara pengambilannya adalah dengan memberikan stimulasi pada indung telur agar dapat memproduksi lebih banyak ovum dari biasanya. Stimulasi ini bertujuan agar indung telur memproduksi lebih dari satu ovum.

Sel-sel telur yang telah matang tersebut kemudian diambil dengan bantuan alat ultrasound. Sel telur yang telah matang diambil menggunakan trokar atau jarum khusus yang dimasukkan ke dalam vagina.

Ovum yang telah diambil lantas dialirkan dan ditampung di sebuah tabung yang sudah disiapkan. Sel ini nantinya akan dipertemukan dengan sperma untuk dibuahi di laboratorium.

3. Proses pembuahan

Setelah sperma dan sel telur berhasil diambil, tahap selanjutnya adalah pembuahan dengan menggunakan beberapa teknik, berikut penjelasannya:

In Vitro Fertilization (IVF)

Pada metode IVF, sperma dan sel telur ditampung di dalam sebuah tabung. Tidak semua ovum yang telah diambil langsung dimasukkan begitu saja ke dalam satu tabung. Dalam setiap tabung hanya berisi satu ovum.

Setelah kedua sel tersebut berada di dalam tabung, ovum kemudian akan dibuahi secara buatan. Sperma yang telah terseleksi lalu dicampur ke dalam tabung berisi ovum dengan komposisi satu sel telur berbanding 100.000 sperma.

Setelah pembuahan terjadi, dalam waktu 48-72 jam, proses pembuahan menghasilkan bakal embrio yang akan dipindahkan ke dalam rahim. Biasanya, jumlah embrio yang dipindahkan antara 2-3 buah.

Gamate Intrafalopian Transfer (GIFT)

Teknik selanjutnya adalah GIFT. Teknik ini memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan IVF. Bedanya ada pada proses ovum pick-up. Sel telur yang akan digunakan dalam pembuahan diseleksi kematangan dan kualitasnya dalam sebuah wadah khusus.

Setelah itu, tiga sel telur terbaik yang terpilih akan dimasukkan kembali ke saluran indung bersama dengan 150.000 sperma yang juga sudah terpilih.

Apabila pembuahan pada proses IVF dilakukan di dalam tabung, maka pembuahan pada metode GIFT dilakukan secara alami di dalam saluran indung telur. Cara ini dianggap lebih baik dibandingkan dengan metode lainnya.

Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI)

Teknologi ICSI memungkinkan sperma pilihan disuntikkan secara langsung ke inti sel telur. Setelah embrio terbentuk, hasil pembuahan ini lalu dipindahkan ke dalam rahim dengan teknik embrio transfer.

4. Embrio transfer

Langkah selanjutnya adalah memindahkan embrio ke dalam rahim atau embrio transfer. Proses ini dilakukan ketika embrio telah berumur 3 hari dan siap untuk menjalani proses embrio transfer.

Setelah siap, beberapa embrio yang telah terbentuk dimasukkan ke dalam rahim menggunakan sebuah kateter khusus melalui vagina. Embrio tersebut diletakkan secara hati-hati di lapisan rongga rahim. Nah, jika proses transfernya berhasil, embrio tersebut akan berkembang menjadi janin dan akan lahir menjadi seorang bayi.

Mungkin bagi mums yang belum jelas, bisa nih simak Podcast dari Momstalk pembahasan mengenai Bayi Tabung bersama Mums Oky.

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia

Privacy Policy

Syarat dan Ketentuan

Cookies

Privacy Policy   Syarat dan Ketentuan    Cookie

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia