Mengenal Prenatal Massage untuk Ibu Hamil, Ini Manfaatnya

Doodle.co.id – Prenatal massage atau pijat prenatal untuk ibu hamil masih menjadi hal yang awam bagi kebanyakan orang. Pijat prenatal merupakan pemijatan yang dilakukan dengan mengusap tubuh dengan lembut tanpa menyebabkan kontraksi pada ibu hamil.  Pijat prenatal ini disesuaikan dengan perubahan anatomi saat ibu sedang mengandung bayi atau wanita hamil. Saat pemijatan biasa, mungkin Moms akan menghabiskan separuh waktu berbaring telungkup dan separuh waktu menghadap ke atas. Namun hal tersebut tak mungkin dilakukan saat Moms sedang hamil si buah hati.

Seiring perubahan bentuk dan postur tubuh ibu hamil, terapis pijat terlatih akan membuat akomodasi dengan sistem atau lubang bantalan khusus yang memungkinkan ibu hami untuk berbaring telungkup dengan aman. Sekaligus memberikan ruang untuk perut dan payudara ibu hamil yang semakin besar. Atau juga mungkin berbaring miring dengan bantuan sandaran.

Prenatal massage / Image Arina Krasnikova

Bolehkah ibu hamil dipijat?

Prenatal massage atau pijat prenatal ini biasanya dianggap aman setelah ibum hamil menginjak trimester pertama. Ataupun selama si ibu hamil mendapat izin dari praktisi dan memberi tahu terapis pijat bahwa Moms dedang mengandung. Akan tetapi sebaiknya Moms menghindari pijatan selama tiga bulan pertama kehamilan. Hal ini karena bisa memicu pusing dan menambah mual saat pagi hari.

Terlepas dari segala mitos yang mungkin pernah Moms dengar bahwa jenis pijatan tertentu dapat memberikan efek apa pun. Beberapa terapis pijat juga menghindari titik-titik tekanan tertentu. Termasuk titik antara tulang pergelangan kaki dan tumit, ini dikarenakan khawatir hal tersebut bisa memicu kontraksi. Namun bukti apakah pijat benar-benar bisa menjadi awal persalinan tidak bisa disimpulkan bahkan sampai tidak ada sama sekali buktinya.

Dalam pemijatan prenatal ini, sebaiknya menghindari memijat perut lantaran tekanan pada area itu saat hamil bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Apabila Moms sudah menginjak di paruh kedua kehamilan atau setelah bulan keempat maka jangan berbaring telentang selama pemijatan. Ini dikarenakan berat bayi dan rahim bisa menekan pembuluh darah. Hal ini juga mengurangi sirkulasi ke plasenta sehingga menyebabkan lebih banyak masalah.

Ibu hamil juga jangan berharap pijatan jaringan dalam pada kaki selama pijat prenatal. Meskipun tekanan lembut aman dan bisa membuat nyaman, tapi perlu diketahui jika ibu hamil sangat rentan terhadap pembekuan darah, yang dapat dihilangkan dengan pijatan dalam, karena hal ini bisa berisiko.

Di bagian tubuh lain, tekanannya bisa kuat dan sedalam atau selembut yang Moms inginkan. Alangkah baiknya untuk selalu membicarakan dengan terapis tentang apa yang terasa menyenangkan juga termasuk selalu mengkomunikasikan apabila ada sesuatu yang mulai terasa sakit.

Manfaat Prenatal Massage

Penelitian mengungkapkan pijat bisa mengurangi hormon stres dalam tubuh ya Moms. Bukan hanya itu, namun pijatan juga bisa mengendurkan otot-otot. Selain itu, manfaat lainnya adalah juga dapat meningkatkan aliran darah, yang sangat penting saat Moms sedang hamil. Kemudian manfaat selanjutnya yaitu menjaga sistem limfatik bekerja pada efisiensi puncak. Hal itu kembali menghubungkan pikiran dan tubuh, memberikan koneksi yang menenangkan pada diri sendiri.

Pijat prenatal selama kehamilan secara teratur tidak hanya membantu lebih rileks namun juga bisa meringankan beberapa hal seperti insomnia, nyeri sendi, sakit leher dan punggung. Termasuk juga dengan kram kaki, panggul yang terasa linu, pembengkakan pada tangan dan kaki selama pembengkakan itu bukan disebabkan oleh preeklampsia, hingga nyeri karpal tunnel. Bahkan juga bisa meringankan sakit kepala dan hidung tersumbat lho Moms.

Untuk pijat prenatal biasanya terapis akan menggunakan berbagai jenis minyak yang mudah untuk memijat, seperti minyak kayu putih, minyak zaitun, lotion, hingga minyak telon. Meski digunakan untuk bayi dan anak-anak, namun Moms bisa menggunakan Minyak Telon Doodle. Produk satu ini mampu memberikan rasa nyaman dan menghangatkan tubuh. Selain itu, Minyak Telon Doodle juga bisa membantu meredakan masuk angin dan kembung. Memiliki wangi khas Doodle dan sweet green tea yang menenangkan, mampu membuat Moms merasa rileks.

Selain minyak telon, Moms juga bisa menggunakan Doodle Minyak Kayu Putih Plus Bawang untuk pijat prenatal. Inovasi baru dari Doodle ini, berasal dari perpaduan minyak kayu putih, bawang merah dan lavender sehingga terasa lembut dan tidak mengganggu indera penciuman. Selain itu, berbagai kandungan di dalamnya mampu meredakan batuk, pilek, demam dan pusing. Selain untuk bayi, Minyak Kayu Putih Doodle juga bisa digunakan untuk dewasa ya Moms.

Hal-hal yang perlu diingat saat lakukan pijat prenatal

Ingat juga beberapa hal berikut ini jika Moms ingin melakukan pijat prenatal saat hamil.

Tetap temui spesialis pijat

Meskipun terapis pijat mana pun secara teoritis bisa menangani wanita hamil, tapi baiknya Moms tetap menemui spesialis. Yakni terapis yang memiliki minimal 16 jam pelatihan lanjutan dalam pijat ibu ya Moms. Dengan menerapkan tips ini, Moms bisa lebih yakin bisa menyerahkan pijat prenatal berada di tangan seseorang yang tahu persis bagaimana menghilangkan rasa sakit dan memijat dengan benar soal perubahan anatomi Moms yang sedang hamil.

Konsultasikan ke dokter

Moms juga harus selalu mengkonsultasikan hal ini dengan dokter sebelum menerima pijat prenatal. Apalagi bagi ibu hamil yang menderita diabetes, mual di pagi hari, preeklamsia, tekanan darah tinggi, demam, virus menular, sakit perut atau pendarahan. Hal ini merupakan komplikasi yang bisa membuat pijat selama kehamilan menjadi berisiko.

 

Sumber

whattoexpect.com/ pregnancy/pregnancy-health/prenatal-massage/

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie