Kenali Apa Saja Tanda Tanda Kehamilan Sebelum Haid

Doodle.co.id – Tanda tanda kehamilan sebelum haid memang terkadang membuat para Moms kebingungan, apakah benar sedang mengandung buah hati atau tidak. Bahkan banyak dari orang tua yang sudah hamil memasuki 3 hingga 4 bulan namun tidak merasakan adanya tanda-tanda kehamilan sebelumnya. Hal ini sangat disayangkan, karena pada saat Moms sudah mengetahui bahwa Moms hamil atau sebelum hamil, Moms sudah disarankan untuk mengonsumsi multivitamin, agar perkembangan janin lebih baik.

tanda tanda kehamilan sebelum haid
Tanda tanda kehamilan sebelum haid / Image cottonbro studio

Diketahui, pada trimester awal yakni trimester 1, 2 dan 3, merupakan masa perkembangan yang akan sangat menentukan bagi kehidupan janin untuk kedepannya.

Menurut dokter Keven melalui kanal YouTube-nya bernama Dokter Keven, pada umumnya, para ibu dapat merasakan adanya tanda-tanda kehamilan setelah keluar haid. Karena, setelah telat haid hormon kehamilan akan meningkat drastis dibandingkan sebelum haid. Hormon tersebut seperti hormon estrogen, progesteron, oksitosin, prolaktin dan sebagainya. Sehingga, tanda-tanda kehamilan seperti rasa mual, muntah, pusing dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan dengan intensitas yang cenderung tinggi sebelum telat haid.

Bisakah Hamil Sebelum Telat Haid?

Dokter Keven menyebut, seorang ibu dapat hamil sebelum telat haid. Karena, sebelum telat haid atau pada masa subur di siklus tersebut sudah bisa terjadi pembuahan antara sel telur dan sperma. Pada saat pembuahan itulah dapat terjadi kehamilan.

“Memang pada saat seminggu setelah pembuahan, baru akan menempel pada dinding rahim. Setelah satu minggu seusai berhubungan intim, Moms bisa langsung hamil.” kata dokter Keven.

Tanda-tanda Sebelum Kehamilan Sebelum Telat Haid

  • Kram Perut

Tanda-tanda kehamilan sebelum telat haid yang perlu Moms ketahui adalah mengalami kram perut. Ini dikarenakan janin yang ada di rahim Moms mulai berkembang, kram perut ini seperti halnya dirasakan saat pra menstruasi (PMS).

  • Adanya Flek

Flek yang muncul bisa menjadi tanda-tanda adanya kehamilan, karena janin telah menempel pada dinding rahim. Yang mana, flek sebagai tanda kehamilan biasanya berwarna cokelat hingga cokelat tua. Sedangkan untuk flek haid, mulanya berwarna cokelat muda sampai merah cerah, kemudian berubah warna menjadi merah gelap dan berupa gumpalan darah.

  • Sering Buang Air Kecil

Saat Moms merasa baru minum air sedikit, kemudian buang air kecil dan dengan frekuensi yang sering bahkan dalam 2 jam. Hal ini menandakan adanya kehamilan.

  • Keputihan

Moms tidak perlu heran atau pun khawatir apabila mendapati adanya lendir di organ reproduksi yang bertambah banyak. Biasanya lendir ini bercampur dengan keputihan, sehingga merasa seakan-akan keputihan menjadi tambah banyak. Ini bisa menjadi tanda-tanda kehamilan.

  • Mual

Mual hebat yang dirasakan Moms bisa terjadi lebih sering saat Moms hamil. Namun, tidak perlu khawatir apabila Moms diketahui sedang hamil tetapi tidak mengalami gejala-gejala tersebut karena hal itu di anggap normal.

“Misalkan Moms belum telat haid, namun sudah merasakan hal-hal tersebut, sebaiknya di test pack saja. Jadi, test pack memang akurasinya setelah satu minggu usai telat haid.” kata dokter Keven.

Tanda-tanda yang Perlu Dikhawatirkan

Tanda-tanda yang harus dikhawatirkan selain yang telah disebutkan di atas adalah apabila terjadi kram perut dan pendarahan hebat. Periksakan segera kondisi Moms ke dokter kandungan, guna mengetahui penyebab pasti dari kram perut hebat tersebut.

Selain itu, segera konsultasikan kepada dokter kandungan atau bidan terdekat setelah mengetahui Moms benar-benar hamil. Moms juga harus mengkonsumsi multivitamin, sehingga perkembangan janin dapat lebih baik dan terjaga.

 

Sumber

Kanal YouTube Dokter Keven / Tanda-tanda Hamil Sebelum Telat Haid

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie