Kegiatan-Kegiatan Berikut Bantu Tumbuh Kembang Balita

Doodle.co.id – Tumbuh kembang balita adalah saat-saat yang paling ditunggu oleh orangtua. Tumbuh kembang balita ini berkaitan dengan berbagai kegiatan menyenangkan. Kegiatan yang bisa menstimulus pertumbuhan dan perkembang balita ini bisa dilakukan sembari bermain. Melalui kegiatan bermain inilah balita mampu menjelajahi dunia di sekitarnya untuk belajar. Waktu bermain balita ini juga bisa melatih ketrampilan si kecil. Saat bermain ini, si kecil bisa melakukannya sendiri dengan pangawasan orang yang lebih tua. Bahkan pengasuh juga bisa berperan aktif dalam kegiatan bermain anak yang interaktif dan edukatif di rumah.

tumbuh kembang balita
Kegiatan yang membantu tumbuh kembang balita / Image Gustavo Fring

Tak hanya itu, kegiatan untuk menstimulus tumbuh kembang balita ini bisa menggunakan barang-barang di rumah. Seperti kertas, bola kapas, perlengkapan gambar, dan selotip. Dengan kegiatan menyenagkan ini Moms bisa meningkatkan tumbuh kembang anak. Berikut kegiatan yang bisa dilakukan Moms dan Si Kecil untuk membantuk tumbuh kembangnya.

Kegiatan Bantu Tumbuh Kembang Anak

1. Bernyanyi Kosa Kata

Kegiatan menyenangkan pertama adalah membuat lagu-lagu lucu. Orangtua bisa membuat aktivitas perkembangan balita dengan membuat lagu-lagu ini berisi tentang kata-kata berima dan berhitung sampai 10. Selain itu, orangtua juga bisa nyanyikan lagu klasik seperti “Lagu Alfabet” ataupun lagu “1,2,3”. Perkembangan kata-kata anak bisa didukung orangtua dengan memakai kata-kata dan suara bervariasi.Hal ini guna meningkatkan kemampuan kosa kata anak.

Kegiatan ini bisa dilakukan dengan bernyanyi di mana saja. Mulai berkegiatan bermain di rumah, di dalam mobil, maupun saat anak sedang mandi. Apabila si kecil bersekolah di penitipan anak, orangtua bisa menanyakan lagu apa yangn sering dinyanyikan dan kembali diulang kala anak sudah di rumah. Orangtua juga bisa mengajarkan lagu-lagu ini kepada pengasuh atau kakek-nenek yang terlibat dalam aktivitas ringan anak di rumah. Dengan ini anak bisa mulai belajar lewat lagu saat melafalkan huruf, angka, hari dalam seminggu, dan bagian tubuh sampai nada melodi.

2. Belajar Tekstur

Belajar tekstur adalah hal yang bisa diterapkan untuk menstimulus tumbuh kembang bayi Moms. Perlu diketahui balita merupakan pembelajar sensorik melalui sentuhan, mencium, dan merasakan apa yang di sekitarnya. Kegitan belajar tekstur ini bisa memanfaatkan spidol gelap untuk menjiplak angka dan huruf di papan poster. Lalu orangtua bisa meminta anak mereka untuk memberikan hiasan ke angka-angka dan huruf-huruf ini dengan benda-benda bertekstur sepertikertas yang dipotong, kapas, maupun pasir.

Kala anak menyentuh huruf dan angka tersebut membuat anak untuk merasakan bagaiamana bentuk huruf tersebut. Hal ini bisa menjadi eksperimen si kecil untuk menentukan bentuk huruf sebelum memegang alat tulis untuk belajar menulis.

3. Berburu Barang-barang

Anak mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi. Orangtua bisa memanfaatkan rasa keingintahuan anak dengan mengajak anak untuk berpetualangan dan menjelajah. Kegiatan berburu atau mencari barang-barang ini bisa dilakukan di supermarket maupun di rumah saja.

Untuk kegiatan di supermarket, orangtua bisa meminta anak mereka untuk mencari barang-barang atau snack yang berwarna tertentu. Bisa juga orangtua meminta anak untuk mencari benda dengan bentuk yang sama, sebagai contoh benda atau snack dengan bentuk persegi. Jika Moms tak ingin melepas anak sendiri di supermarket, orangtua bisa mengambil beberapa benda berbeda dan menanyakan hal seperti “benda mana yang berwarna merah?” atau “mana benda yang berbentuk lingkaran?”.

Untuk kegiatan di rumah, orangtua bisa berpura-pura tidak bisa menemukan “boneka beruang” atau “sepasang kaus kaki”. Kemudian, orangtua juga bisa meminta anak menjalankan misi untuk menemukan barang-barang tersebut di dalam rumah.

4. Buat Papan Gambar

Selanjutnya, orangtua bisa membuat papan gambar berupa foto keluarga atau gambar-gambar buah. Jika menggunakan foto keluarga, orangtua bisa menempelkan foto-foto di papan atau di buku lengkap dengan menempelkan nama orang di foto tersebut. Contohnya seperti nama paman, bibi, kakek, nenek, atau sepupu.

Orangtua bisa kembali merujuk kata-kata tersebut saat pertemuan keluarga. Moms bisa mencoba melepas catatan tempel pada foto di buku atau papan tersebut dan meminta anak mengidentifikasi siapa yang ada di foto tersebut.

5. Permainan Khayalan

Balita belajar mengenai dunia di sekitarnya, maka dari itu Moms bisa memberikan hal-hal terkait profesi yang bisa diterapkan melalui permainan pura-pura atau khayalan. Balita tidak hanya bisa meniru apa yang orang dewasa lakukan dalam kehidupan ini namun juga dapat memberikan kesempatan balita untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya. Profesi khayalan yang dapat diterapkan seperti dokter, perawat, polisi, pemadam kebakaran, chef, dan masih banyak lagi.

Lengkapi permainan anak ini dengan pakaian sederhana untuk berdandan layaknya suatu profesi sungguhan. Beri ia barang-barang poko di sekitar rumah atau Moms bisa memberikan bundling mainan profesi yang aman bagi balita. Biarkan mereka memimpin, dan Moms bisa berpura-pura sebagai pelengkap imajinasinya, ini akan mengembangkan keterampilan sosial balita serta mempersiapkan banyak hal di kemudian hari.

 

Sumber

parents.com/toddlers-preschoolers/development/intellectual/toddler-development-activities/

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie