Terlanjur Minum Obat Flu Saat Menyusui, Ini yang Perlu Dilakukan

Doodle.co.id – Moms mungkin bingung dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukan jika terlanjur minum obat flu saat menyusui si kecil. Hingga akhirya membuat Moms merasa bersalah sudah minum obat flu lantaran mengkhawatirkan adanya efek samping yang bisa berpegaruh pada bayi yang sedang Moms susui. Untuk diketahui ya Moms, pilihan minum obat flu kala sedang menyusui bukan satu pilihan yang selalu sulit. Memang tidak dipungkiri, beberapa obat mempunyai kemungkinan efek samping, tapi sebagian besar dianggap aman.

terlanjur minum obat flu saat menyusui
Terlanjur minum obat flu saat menyusui / Image JESHOOTS.com

Menurut Chrisie Rosenthal, IBCLC, konsultan laktasi yang berbasis di Los Angeles, Moms tak perlu khawatir ketika menyusui bayi saat sedang sakit, Moms tidak akan akan membahayakan bayi yang disusui. Bisa dipahami jika Moms mungkin khawatir bisa menularkan kuman penyakit ke bayi jika tetap menyusui saat sedang sakit.
Seperti yang diketahui, menyusui merupakan interaksi langsung dan berbagi cairan tubuh antara ibu dan anak.

American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkapkan bahwa sebenarnya menyusui bisa membantu bayi tetap sehat atau setidaknya bisa membuatnya menjadi lebih baik keadaannya lebih cepat. Hal ini lantaran ASI mengandung antibodi pelindung yang dirancang melawan infeksi. Memilih untuk tetap menyusui saat pilek atau saat Moms terkena virus bisa membantu mamstikan persedian ASI tidak berkurang. La Leche Leagu menvatat produksi ASI merupakan hal terkait penawaran dan permintaan. Misal, berhenti menyusui selama selama sehari atau dua hari bisa memberikan sinyal pada tubuh untuk mulai memproduksi lebih sedikit karena bayi tidak makan banyak.

Untuk diingat, sakit membuat Moms rentan mengalami dehidrasi. Maka meminum banyak cairan bening seperti air putih, teh, atau kaldu ayam bisa membantu Moms agar terhindar dari hal tersebut. Aliran cairan yang masuk ke tubuh Moms secara teratur bisa membantu merasa lebih baik dan menjaga suplai ASI yang mana kondisi ASI bisa menurun apabila Moms tidak minum cukup. Rosenthal juga menambahkan untuk menambahakna tidur ekstra atau mencoba istirahat selagi bisa. Hal ini bisa dilakukan Moms dengan cara meminta bantuan suami atau keluarga lain untuk mengambil alih atau mampir ke rumah sebentar dan Moms bisa menggunakan waktu tersebut untuk beristirahat.

Jika Terlanjur Minum Obat Flu saat Menyusui

Jika Moms pilek dan ingin minum obat saat flu yang dijual bebas tapi masih dalam kondisi menyusui, maka Moms bisa memperhatikan tips minum obat pilek saat menyusui berikut ini:

1. Gunakan semprotan hidung

Moms bisa mencoba obat semprot hidung seperti Afrin atau Nasacon saat mengalami hidung tersumbat seperti saran dari Rosenthal. Jumlah obat yang masuk ke ASI akan lebih sedikit ketimbang produk oral atau obat yangn diminum secara langsung. Ini berarti suplai obat yang diminum lebih kecil kemungkinannya membawa pengaruh.

2. Coba minum obat setelah menyusui

Pemberian dosis obat yang tepat dikonsumsi usai menyusui bayi bisa berarti lebih sedikiy obat yang ditransfer ke si kecil ketika mereka akan menyusi lagi Moms. Namun hal tersebut belum tentu terjadi lantaran ada beberapa obat yang dimetabolisme lebih lambat ketimbang obat lain. Intinya?

3. Tak perli membuang ASI

Moms tak perlu khawatir soal pemompaan dan pembuangan. Rosenthal mengatakan jika praktik tersebut sudah ketinggalan jaman. Ingat, apabila Moms sedang mengonsumsi suatu obat, Moms dan dokter seharusnya sudah membicarakan soal apakah obat yang dikonsumsi itu aman untuk Moms dan si kecil.

4. Lakukan pemompaan ASI selama 10 menit

Tambahkan sesi memompa ASI jika persediaan ASI menurun. Hal yang direkomendasikan Rosenthal adalah melakukan pemompaan selama 10 menit usai menyusui apabilak nampaknya ada obat yang berdampak negatif pada suplai darah di tubuh Moms. Rosenthal juga mengingatkan, apabila suplai ASI tampaknya baik-baik saja maka jangan khawatir untuk melakukan tindakan preventif ya Moms. Ini dikarenakan kelebihan pasokan ASI merupakan maslaah yang sama besarnya dengan kekurangan pasokan ASI. Jadi Moms jangan memberikan rangsangan berlebih jika tidak membutuhkannya.

5. Menjauhi obat yang mengandung bahan aktif

Menjauhi obat yang mengatasi berbagai gejala yang mengandung banyak bahan aktif. Obat tersebut bisa seperti obat penekan batuk yang juga membantu untuk tidur. sehingga membuat lebih sullit untuk melacak obat yang diminum.

6. Hindari obat jangka panjang

Moms harus menghindari obat jangka panjang. Obat-obatan jangka panjang itu umumnya mempunyai dosis lebih tinggi. Jadi kemungkinan besar bakal mempengaruhi persediaan ASI Moms.

7. Moms tak perlu merasa bersalah

Tidak ada salahnya untuk meminum obat flu yang disetujui ketika menyusui bayi untuk mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Obat Rumahan untuk Ibu Hamil yang Sedang Flu

Ada banyak cara alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gejala flu yang Moms hadapi. Mayo Clinic merekomendasikan pengobatan rumahan yang bisa dipilih ketika Moms memutuskan untuk minum obat flu atau tidak.

1. Moms bisa minum banyak air

Minum air, teh, atau kaldu bakal membantu tetap terhidrasi dan berupaya memecah lendir. Moms juga harus ingat untuk menghindari kopi dan alkohol. Ini karena hal tersebut hanya akan membuat Moms semakin kering.

  • Tetap tenang. Meski saat flu Moms tidak bisa tidur siang, Moms bisa mencoba untuk tetap bersantai. Memang hal ini lebih mudah diucapkan ketimbang dilakukan, tapi hal ini memang perlu dicoba ya Moms.
  • Berkumur dengan air garam. Moms bisa mencoba untuk melarutkan 1/4 sampai 1/2 sendok teh garam ke dalam air hangat. Lalu gunakan air larutan yang sidah diracik tersebut untuk ber kumur di sekitar tenggorokan. Hal ini bisa membantu Moms untuk mengatasi rasa gatal.
  • Minumlah teh panas dengan madu. Kombinasi ini adalah obat penenang tenggorokan yang memuaskan.
  • Gunakan pelembab udara. penggunaan humidifier bisa menambah kelembapan udara, yang bisa membantu mengurangi sumbatan.

 

 

Sumber

thebump.com/ a/what-cold-medicines-can-take

 

Temukan Produk Doodle Exclusive Baby Care di Official marketplace kami

         

@ 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia
© 2021 Doodle | Terdaftar pada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.
                                                           Privacy Policy     Syarat dan Ketentuan  Cookie