Bayi Tampak Lelah? Jangan Abaikan Dehidrasi Ringan, Moms!
Kenali tanda dehidrasi ringan pada bayi.
<p>
Doodle.co.id – Tubuh bayi yang kecil tidak mampu menyimpan banyak cairan, sehingga dehidrasi dapat terjadi dengan cepat.
</p>
<p>
Bayi membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk mendukung metabolisme tubuhnya yang aktif.
</p>
<p>
Biasanya, bayi mendapatkan semua cairan yang dibutuhkan dari susu formula atau ASI.
</p>
<p>
Namun, paparan suhu ekstrem, muntah, diare, atau keringat berlebih dapat menyebabkan dehidrasi pada bayi dengan cepat.
</p>
<p>
Berikut beberapa tanda dehidrasi ringan pada bayi yang perlu Moms ketahui.
</p>
<h2>Tanda Dehidrasi Ringan pada Bayi</h2>
<p>
Melansir What to Expect, tanda-tanda dehidrasi pada bayi meliputi:
</p>
<ul>
<li>Popok basah kurang dari enam kali dalam 24 jam</li>
<li>Urine berwarna lebih gelap</li>
<li>Bibir pecah-pecah</li>
<li>Menangis tanpa air mata</li>
<li>Kulit kering</li>
<li>Mata cekung</li>
<li>Lesu</li>
<li>Ubun-ubun yang terlihat cekung</li>
</ul>
<p>
Dalam kasus dehidrasi parah, bayi mungkin memerlukan rehidrasi melalui cairan intravena (IV).
</p>
<p>
Segera konsultasikan dengan dokter jika tanda-tanda tersebut muncul.
</p>
<h2>Pentingnya ASI untuk Bayi</h2>
<p>
Tahukah Moms bahwa hingga usia 4-6 bulan, bayi biasanya mendapatkan semua kebutuhan cairannya melalui ASI atau susu formula tanpa perlu tambahan air.
</p>
<p>
Setelah mulai mengonsumsi makanan padat, bayi dapat memperoleh cairan tambahan dari buah, sayuran, dan sedikit air.
</p>
<p>
Pada cuaca panas, bayi membutuhkan asupan cairan ekstra untuk mengimbangi kehilangan cairan melalui keringat.
</p>
<p>
Pastikan untuk memberikan lebih banyak susu atau air saat suhu meningkat.
</p>
<p>
Jika bayi mengalami muntah atau diare, terus berikan ASI atau susu formula secara teratur, bahkan lebih sering jika memungkinkan.
</p>
<p>
Setelah muntah berhenti, berikan cairan sedikit demi sedikit setiap 10 menit selama satu jam.
</p>
<p>
Untuk bayi yang lebih besar, air putih atau larutan elektrolit seperti Pedialyte dapat digunakan untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang akibat diare atau muntah.
</p>
<p>
Selalu konsultasikan dengan dokter tentang cara memberikan cairan tambahan ini.
</p>
<h2>Cara Mencegah Dehidrasi pada Bayi</h2>
<p>
Untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas, lindungi bayi dari paparan sinar matahari langsung dengan cara:
</p>
<ul>
<li>Menghindari cuaca ekstrem</li>
<li>Mengenakan pakaian ringan</li>
<li>Memastikan bayi tetap terhidrasi</li>
</ul>
<p>
Jangan membungkus bayi dengan selimut tebal saat tidur untuk mencegah overheating, yang juga terkait dengan risiko SIDS (sindrom kematian mendadak pada bayi).
</p>
<p>
Dehidrasi akibat sakit lebih umum terjadi saat bayi mengalami muntah, diare, atau menolak makan karena sakit tenggorokan.
</p>
<p>
Penyebab utamanya biasanya virus, seperti rotavirus, yang dapat dicegah dengan vaksinasi sejak usia 2 bulan.
</p>
<p>
Pastikan juga bayi tetap terjaga kebersihannya melalui praktik mencuci tangan yang baik untuk mencegah infeksi.
</p>
<h2>Kulit Bayi yang Dehidrasi</h2>
<p>
Sebagai informasi, ternyata dehidrasi pada bayi bisa membuat ketidaklancaran sirkulasi darah yang kemudian mengakibatkan berkurangnya volume darah yang mengalir menuju kulit.
</p>
<p>
Hal ini juga bisa mengakibatkan naiknya suhu tubuh bayi yang kemudian menjadi demam.
</p>
<p>
Selain mencukupi asupan ASI si kecil, Moms juga harus memberikan perlindungan maksimal untuk kulit bayi agar tidak kering karena kulit juga bisa dehidrasi.
</p>
<p>
Pakai Doodle Baby Lotion yang mengandung bahan-bahan alami seperti Sunflower Oil, Almond Oil, Shea Butter, dan Vitamin E.
</p>
<p>
Tak hanya itu, supermild lotion liquid ini juga melembapkan dan membuat kulit bayi tetap sehat serta kenyal.
</p>
<p>
Selalu sedia Doodle Baby Lotion di rumah, Moms!
</p>
<p>
Jika bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
</p>
<p>
Dengan perawatan medis yang cepat, bayi biasanya dapat pulih dengan baik.
</p>
<p>
Pencegahan seperti menjaga asupan cairan, melindungi bayi dari cuaca ekstrem, dan memastikan vaksinasi adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan si kecil.
</p>