We bring tradition to the future

Home / We bring tradition to the future
Lahirnya Tradisi Minyak Telon

Minyak Telon Sebagai Tradisi

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau. Wilayah beriklim tropis bersifat lembab, saat siang hari bersuhu panas namum pada malam hari bersuhu dingin (Raffles, 2014:12). Di wilayah tropis, populasi nyamuk berkembang biak dengan mudah, seperti di semak-semak yang rimbun, genangan-genangan air pada saluran atap, saluran air, bak mandi, pot tanaman, dll. Oleh sebab itu, tinggal di wilayah beriklim tropis berpotensi mendapat gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah, malaria, chikungunya, penyakit kuning, kaki gajah, virus Zika, atau temuan penyakit lainnya. Begitu pula dengan kondisi angin yang membawa hawa dingin, dengan mudah menyebabkan masuk angin, perut kembung, dsb. Kondisi itu mendorong masyarakat yang tinggal di dalamnya untuk mengembangkan kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan sekitarnya.

Salah satu cara masyarakat wilayah tropis untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, adalah dengan memanfaatkan tanaman-tanaman obat untuk menghangatkan tubuh dan menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. Hal ini penting untuk menjamin kelancaran hidup sehari-hari. Di wilayah tropis, tanahnya yang subur dan mendapatkan sinar matahari langsung sepanjang tahun adalah sebab dari banyaknya aneka ragam tanaman bermanfaat. Adanya sumber daya tumbuhan yang tersedia di alam membuat masyarakat masa lampau memanfaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai salah satu penunjang kehidupan masyarakat dalam satu komunitas yang disebut etnobotani (Rusman, 2009). Salah satu kategori pemanfaat etnobonati menurut Dr. J. W Harshberger (1595) adalah untuk obat-obatan.

Hal ini menunjukkan bahwasannya penyesuaian diri masyarakat tropis dengan menggunakan tanaman-tanaman obat adalah kebutuhan yang tak bisa dilepaskan dengan mudah. Sehingga siapapun yang tinggal di wilayah tropis, akan menempuh cara serupa sekalipun bagi bayi yang baru lahir. Tumbuh-tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk perawatan bayi biasanya berasal dari tiga macam jenis yaitu minyak kelapa, cajuputi dan anisi. Karena berasal dari tiga jenis tumbuhan obat maka disebut minyak “telon” yang berasal dari bilangan angka tiga dalam bahasa Jawa disebut “telu”.

Tradisi Penggunaan Minyak Telon

Tradisi Penggunaan Minyak Telon

Sudah bukan rahasia bahwasannya minyak telon merupakan warisan leluhur yang turun temurun sejak berabad-abad lalu, sehingga disebut tradisi. Para Ibu di Indonesia merasa wajib membalurkan minyak telon ke kulit bayi saat perut kembung, setelah mandi, menjelang tidur dan saat masuk angin sebagai upaya menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Penggunaan minyak telon yang sudah mentradisi telah menjadi kebutuhan pokok para ibu dalam merawat bayi, hingga aroma khas minyak telon identik dengan bayi.

Aroma merupakan salah satu pertimbangan utama bagi para ibu muda masa kini dalam memilih minyak telon untuk buah hati tercinta. Pertimbangan aroma merupakan manfaat khusus yang dipakai sebagai cara mencurahkan rasa cinta yang paling spesial untuk buah hati. Sedangkan manfaat yang menghangatkan tubuh adalah manfaat umum yang bersifat fundamental dalam minyak telon. Aroma juga merupakan kebutuhan psikis dalam konteks sosial dan komunikasi. Sebab dalam berinteraksi, aroma akan dimaknai sebagai proyeksi latar belakang seseorang dalam kehidupan sosial yang hirarkis. Oleh sebab itu, para ibu di Indonesia kemudian dihadapkan pada persoalan aroma dalam memilih minyak telon. Kini pertimbangan tidak hanya berhenti pada manfaat fisik, namun berlanjut pada manfaat psikologis yang punya relevansi dengan sistem sosial.

Apa itu Doodle?

Exclusive Telon Oil

Doodle exclusive telon oil telah mengembangkan produk minyak telon sesuai kebutuhan para ibu di Indonesia masa kini. Fitur minyak telon Doodle berbeda dari produk-produk minyak telon pada umumnya. Doodle memiliki tiga kelebihan exclusive, yaitu 1) hangat, 2) wangi green tea, dan 3) tidak disukai nyamuk. Tiga hal ini adalah manfaat primer Doodle exclusive telon oil yang dibutuhkan para ibu di Indonesia untuk si buah hatinya yang spesial.

Manfaat menghangatkan dalam setiap tetes Doodle exclusive telon oil adalah warisan tradisi yang berharga yang disinergikan dengan aroma greentea menyegarkan yang tahan lama dan sekaligus dilengkapi perlindungan dari gigitan nyamuk (serangga) selama 6 jam.

Tiga manfaat Doodle exclusive telon oil merupakan bentuk kepekaan untuk memahami para ibu muda, bahwa saat ini atribut berkomunikasi menjadi sangat penting untuk dipenuhi. Selain itu Doodle exclusive telon oil juga memahami bahwa zaman tak pernah statis namun berkembang mencari khasanah baru. Dengan demikian, Doodle exclusive telon oil mengembangkan minyak telon plus dalam konteks kekinian yang di ungkapkan dengan kalimat “bring tradition to the future.”