Tips Merangsang Pertumbuhan Gigi Bayi

Tips Merangsang Pertumbuhan Gigi Bayi

Gigi susu umumnya pertama kali akan muncul di usia 6 – 8 bulan, inilah yang ditunggu-tunggu moms. Tapi ada kalanya gigi susu tidak muncul di usia tersebut. Nah jika bayi moms mengalami situasi seperti itu, jangan terus takut dan khawatir ya moms. bayi memiliki kasus yang berbeda-beda setiap mulai tumbuh gigi, pun sama halnya dengan tumbuhnya gigi bayi juga bisa dimulai pada umur yang berbeda. Hal ini bisa saja disebabkan asupan makanan yang  moms konsumsi sehingga berpengaruh pada ASI dan tumbuh kembang bayi.

Tapi tenang moms, sebelum hal itu terjadi, moms bisa merangsang pertumbuhan gigi bayi agar bisa segera tumbuh. Simak cara tips merangsang pertumbuhan gigi bayi berikut ini moms:

  1. Berikan finger food

Apa itu finger food? Makanan yang langsung bisa dimakan dengan tangan. Jika sudah begitu, otomatis finger food mempunyai tekstur yang empuk dan halus sehingga memudahkan bayi untuk memakannya sendiri dengan tanggannya. Kenapa harus finger food? Bayi yang akan tumbuh gigi, pasti akan didahului dengan rasa gatal-gatal pada gusi sebelum akhirnya timbul erusi gigi muncul. Dengan memberikan finger food ini, bayi akan mencoba menggigit gigit makanan dengan gusinya tersebut. Ini sangat efektif untuk mengurangi rasa gatal yang timbul akibat proses awal tumbuh gigi. Lalu apa saja yang termasuk dalam finger food yang baik untuk bayi dan nutrisinya? Ini dia:

  • Jenis sayur-sayuran

Sayur yang bertekstur seperti kol, wortel, ubi manis, dan brokoli bisa menjadi pilihan tepat untuk bayi yang mau tumbuh gigi. Moms bisa merebusnya biar agak layu dan empuk agar bayi bisa menggigitnya sendiri. Ingat moms, ketika merebus jangan ditambahkan gula ataupun garam ya. karena sistem pencernaan bayi belum sempurna berkembang.

  • Buah – buahan

Pilihlah buah dengan tekstur yang empuk dan halus agar bayi mudah mencernanya sendiri tanpa bantuan moms. moms bisa memberikan bayi irisan pisang, pir, alpukat, mangga. Pilihkan buah yang sudah matang untuk si bayi ya moms? untuk menghindari pencernaan bayi bermasalah setelah memakannya.

  • Biskuit

Pilihlah biskuit yang kaya akan susu sehingga aman untuk bayi. Selain itu pilihan biskuit yang memanjang lebih baik karena bisa digenggam langsung oleh bayi.

  • Roti panggang

Roti panggang bisa dijadikan finger food karena teksturnya yang lembut. Potonglah roti secara vertikal dengan ukuran yang kecil saja, berikan tambahan susu agar roti memiliki rasa. Dengan menggigitnya ini bisa merangsang gigi bayi cepat tumbuh.

  • Sereal

Berikan sereal yang lembut dan tidak mengandung zat warna pada bayi. lihat juga bentuknya, sesuaikan dengan ukuran tangan bayi agar sereal mudah untuk di genggam dan dimakan sendiri.

Dengan memberikan finger food, selain merangsang pertumbuhan gigi bayi, ini juga akan merangsang perkembangan motorik si bayi. Ingat moms, saat memberikan finger food pada bayi pastikan makanan sudah dipotong dengan ukuran yang kecil untuk memudahkan bayi belajar menggigit makanan itu sendiri dan bayi tidak tersedak. Treatment ini hanya berlaku saat bayi sudah mulai memasuki umur 6 bulan ya moms, karena diusia tersebut bayi sudah bisa diberikan MPASI. Nah, sebelum moms memberikan finger food pada bayi sebaiknya moms coba dulu makana tersebut sudah layak belum untuk diberikan pada bayi, baik dari segi tekstur dan rasanya.

  1. Penuhi kebutuhan kalsium bayi

Pertumbuhan gigi identik dengan tercukupinya kalsium bayi. Ya, karena kalsium sangat membantu dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Jadi untuk merangsang pertumbuhan gigi bayi, moms bisa memberikannya makanan yang tinggi kalsium. Jika bayi belum diberikan MPASI, sebaiknya moms lah yang mengkonsumsi makanan tinggi kalsium, karena apa yang moms konsumsi akan berimbas pada kandungan nutrisi ASI yang dibutuhkan bayi. Berikut beberapa rekomendasi makanan dan minuman yang tinggi kalsium:

  • Kacang – kacangan

Segala jenis kacang – kacangan sangat tinggi akan kalsium. Misalnya, kacang kedelai, kacang hijau, kacang almond, dalam sayur ya buncis dan kacang panjang. Selain kandungan kalsiumnya yang tinggi yaitu sekitar 175 mg per porsi, rumpun kacang – kacangan juga kaya akan protein dan zat besi yang bagus untuk tubuh. Moms bisa membuatkan bayi bubur kacang hijau, dengan kacang hijau yang ditumbuk halus dulu agar bayi bisa mencerna. Bisa juga moms memberikan susu kedelai. Susu kedelai sekarang ini sudah banyak kok moms dipasaran jadi tidak usah repot-repot membelinya.

  • Buah tin

Buah yang tergolong buah musiman ini memang kaya akan kalsium yang sangat baik untuk pertumbuhan gigi bayi. selain itu juga merupakan sumber antioksidan alami dengan serat yang tinggi. Jadi selain baik untuk gigi, buah tin juga baik untuk pencernaan dan antibiotik alami dalam melawan penyakit yang datang. Moms bisa membuatkan bayi jus buah tin, atau bisa juga langsung di makan tapi potonglah dengan ukuran yang cecil.

  • Sayuran hijau

Moms bisa membuatkan bayi sayur bening kangkung atau bayam untuk mencukupi kebutuhan kalsiumnya. Kenapa harus kangkung dan bayam? Kedua sayuran tersebut memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Selain untuk gigi, mampu membantu petumbuhan tulang bayi sehingga bentuk tubuh bayi berkembang. Kedua jenis sayur ini juga rendah kalori dan kaya akan antioksidan alami. Jadi baguskan moms untuk bayi?!

  • Susu

Perlu moms ketahui, susu memang sumber kalsium utama untuk bayi terlebih ASI. tapi untuk usianya yang sedang bertumbuh, moms bisa memberikan susu lain untuk membantu pertumbuhannya, jadi tidak melulu minum ASI. lagi pula kebutuhan nutrisi bayi semakin berkembang umurnya makan kebutuhannya semakin meningkat, biasanya untuk mencukupi itu moms memberikan bantuan susu formula. Pilihlah susu formula yang baik dan tepat untuk bayi, pilihlah yang tidak menyebabkan bayi alergi atau keracunan. Jadi moms harus lebih selektif.

  1. Berikan mainan gigit untuk bayi

Selain memberikan makanan food finger untuk mengatasi gatal sebelum bayi tumbuh gigi, moms bisa memberikan mainan gigit untuk bayi. Bayi yang baru mulai tumbuh biasanya merasa nyeri dan gatal, sehingga bayi selalu mamasukan pada saja untuk menggigit bayi. untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, moms bisa memberinya mainan gigit. Ini bisa menjadi cara merangsang pertumbuhan gigi bayi. gigi yang tumbuh tidak langsung semua melainkan satu persatu sehingga rasa gatalnya tidak menyeluruh. Bayi akan memanfaatkan mainan gigit ini untuk mengurasi rasa gatal pada gigi yang akan tumbuh.  Perlu moms ketahui, bayi yang akan tumbuh gigi kana banyak mengeluarkan air liur.

Itulah tadi beberapa tips merangsang pertumbuhan gigi bayi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal moms perlu memperhatikan makanan bayi secara keseluruhan mulai dari kapan memberikan makanan cair ke padat. Tak lupa ajaklah bayi untuk konsultasi dengan dokter perihal pertumbuhan giginya. Semoga bermanfaat moms.

Moms, Waspadai 5 Tanda Dehidrasi pada Bayi Ini!!

Moms, Waspadai 5 Tanda Dehidrasi pada Bayi Ini!!

Pernahkah bayi moms dehidrasi? Kenapa bayi bisa dehidrasi? Dehidrasi bisa dialami oleh siapa saja tak terkecuali bayi. ya, bayi juga bisa mengalami dehidrasi. Banyak hal yang membuat bayi terkena dehidrasi, salah satunya akibat bayi diare. Bayi yang diare akan banyak mengeluarkan cairan dari dalam tubuhnya sehingga bayi bisa dehidrasi. Selain itu, demam, menangis, keringat banyak, dan juga muntah bisa membuat bayi dehidrasi.

Dehidrasi merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan cairan sehingga menimbulkan dampak-dampak tertentu bagi tubuh. Seperti yang moms ketahui, cairan dalam tubuh sangat dibutuhkan untuk metabolisme tubuh bayi. Walaupun sering terjadi pada bayi dan terlihat biasa, moms jangan menyepelekan dehidrasi. Dehidrasi baik itu ringan atau sedang bisa membuat bayi  mengalami masalah kesehatan bahkan dapat mengancam nyawa bayi.

Untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi, moms perlu mengenali tanda dehidrasi pada bayi. Apa saja tanda dehidrasi pada bayi? berikut ulasannya untuk moms, simak ya…

  1. Bayi tidak mau berhenti menangis

Bayi yang dehidrasi akan terlihat saat dia mulai rewel terus menerus tanpa henti. Kenapa demikian? Karena bayi merasakan haus yang tak tertahankan. Jika moms mengetahui bayi rewel, sebaiknya moms segera gedong bayi dan buat dia nyaman bersama moms. Moms bisa menyusui bayi, karena ASI juga merupakan cairan yang bernutrisi untuk bayi.

  1. Kulit kering dan bersisik

Bayi yang dehidrasi kulitnya akan kering dan bersisik. Jika disentuh terasa kasar dan menimbulkan rasa gatal pada bayi. tidak hanya pada kulit saja yang kering, bibir bayi juga akan ikut kering. Pada kasus dehidrasi akut, bisa jadi bibir bayi menjadi pecah-pecah dengan mengelurakan darah disertai dengan rontoknya rambut. Lebih lanjut lagi, NYU Langone medical center menjelaskan bayi dehirasi ubun-ubun dan matanya akan tampak cekung.

  1. Bayi kurang aktif dan terlihat lesu pucat

Bayi yang kekurangan cairan menyebabkan kekuatan tubuhnya menurun sehingga dia menjadi kurang semangat untuk bermain dan beraktivitas seperti biasanya. Selain bayi menjadi kurang aktif, wajah bayi akan lebih terlihat lesu dan pucat

  1. Tidak mengeluarkan air mata saat menangis

Bayi dehidrasi akan lebih sering rewel karena merasa tidak nyaman dengan kondisinya. Semakin buruknya kondisi tubuh dan dehidrasi juga memburuk, maka bayi saat menangis dia tidak mengeluarkan air mata.

  1. Intensitas buang air kecil dan popok basah berkurang

Salah satu tanda dehidrasi pada bayi yang mudah ditemukan adalah berkurangnya intensitas dan volume bayi buang air kecil. Bayi yang dehidrasi secara otomatis mengurangi jumlah cairan dalam tubuhnya sehingga metabolisme terganggu dan intensitas untuk pipis juga berkurang. Mungkin moms kurang menyadarinya karena ini dianggap biasa, tapi jika popok basahnya berkurang drastis dalam sehari mungkin moms baru akan menyadarinya. Yang biasanya bayi dalam 3 jam bisa menghabiskan popok sebanyak 5 ini berkurang hanya habis 1 padahal posisi juga tidak dalam perjalanan. Jika tau kondisi ini sebaiknya moms segera periksa tanda-tanda lain dari dehirasi.

Jika moms menemui bayi moms mengalami tanda dehidrasi pada bayi, langkah awal yang harus segera dilakukan adalah memberikan cairan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh bayi. Moms bisa menyusuinya, karena ASI merupakan cairan bagus dan bisa mengatasi dehidrasi bayi. Jika dengan pertolongan pertama itu bayi belum menunjukan perubahan atau masih tetap rewel, sebaiknya moms segera membawa bayi ke dokter untuk berobat. Ini untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang terjadi. Tetap waspada dan jaga kondisi bayi ya moms…

Kiat Mudah Atasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Kiat Mudah Atasi Susah BAB Setelah Melahirkan

Salah satu masalah yang timbul setelah melahirkan atau post partum adalah susah BAB setelah melahirkan. Memang tidak semua moms mengalaminya akan tetapi banyak juga yang mengeluh susah BAB setelah melahirkan untuk pertama kalinya. BAB setelah melahirkan akan terasa sekitar 2 – 3 hari setelahnya. BAB yang pertama kali dirasakan ini bagi sebagian moms akan merasakan kesusahan dan kesakitan. Ini tergantung pada besarnya usus dan kekuatan otot perut moms. Mengapa hal ini terjadi? Lalu bagaimana cara menyikapinya agar kita tidak merasa kesakitan dan kesusahan saat BAB? Untuk itu, yuk moms kita kaji bersama apa yang menyebabkan dan solusinya susah BAB setelah melahirkan.

Susah BAB setelah melahirkan salah satunya disebabkan karena dampak jahitan pada vagina jika moms melahirkan secara normal. Persalinan normal sudah biasa akan menyisakan sedikit robekan pada vagina sehingga perlu dijahit. Ketika moms merasakan ingin BAB, ini akan terasa sulit dan sakit saat moms mengejan. Pasalnya, kondisi jahitan yang belum sepenuhnya kering dan masih terasa sakit dipaksa untuk mengejan yang akhirnya mungkin akan ada beberapa jahitan yang lepas. Selain akibat jahitan, moms sering kali merasa sembelit dan wasir setelah melahirkan. ini disebabkan tekanan akibat mengejan saat melahirkan. Susah BAB setelah melahirkan juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  1. Efek samping obat-obatan penghilang rasa sakit
  2. Dehidrasi selama persalinan
  3. Otot panggul melemah setelah melahirkan
  4. Perut kosong saat menjelang persalinan
  5. Menurunnya kinerja sistem pencernaan

Jika mengetahui hal ini, sebaiknya moms tidak perlu khawatir dan tegang saat akan BAB. Kekhawatiran dan ketegangan yang moms ciptakan malah akan menambah susah dan rasa sakit ketika BAB. Lalu bagaimana cara meminimalkan rasa sakit dan susah BAB setelah melahirkan? berikut tips yang bisa moms lakukan:

  1. Konsumsi air putih dan makanan yang berserat tinggi

Setelah melahirkan hendaknya moms lebih banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat untuk melancarkan pencernaan. Selain itu, kondisi moms yang lemas akibat proses bersalin yang pancang membuat moms dehidrasi. Menambah minum air putih setelah melahirkan dapat membantu memulihkan energi tubuh moms dan terhindar dari sembelit.

  1. Lebih banyak melakukan gerak

Terlalu banyak berbaring dan duduk setelah melahirkan, memiliki resiko lebih tinggi untuk sembelit. Jadi usahakan lebih banyak bergerak setelah melahirkan

  1. Berendam air hangat

Jika moms sudah terlanjur terkena wasir setelah melahirkan, moms bisa berendam dengan air hangat selama 10 menit. Ini dapat membantu meredakan wasir sehingga BAB lancar. Selain itu juga dapat mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat robekan vagina.

  1. Jangan menunda BAB

Jika moms sudah merasakan BAB segeralah untuk membuangnya. Menunda untuk BAB, membuat feses mengeras sehingga butuh energi lebih banyak untuk mengejan, dalam proses itu akan menjadi semakin sakit karena lebih sulit dan timbul iritasi atau luka pada anus. Ini juga berpotensi mengakibatkan wasir.

  1. Minum obat pencahar

Jika moms merasa sangat sakit dan kesulitan saat BAB, sebaiknya minumlah obat pencahar terlebih dahulu untuk melunakan feses dan melancarkan pencernaan.

Itulah tadi moms ulasan tentang seluk beluk BAB setelah melahirkan. kondisi seperti ini tidak akan berlangsung lama, paling tidak seminggu saja, jadi moms hendaknya yang tenang dan sabar. Nah, ketika kondisi ini tidak berangsur membaik atau makin sakit, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mengetahui apa yang terjadi dan penanganan yang pas. Semoga bermanfaat…

Stop Memberi Es Krim untuk Bayi, Ini Alasannya!

Stop Memberi Es Krim untuk Bayi, Ini Alasannya!

Siapa yang tidak suka dengan es krim? Makanan dingin dengan banyak rasa ini mampu membuat semua kalangan ketagihan ketika menyantapnya, terlebih saat badmood bisa jadi solusi mengembalikan mood. Tapi pernahkan moms memberikan es krim untuk si bayi?

Ketika bayi sudah mulai aktif dan diberikan makanan pendamping ASI, tentunya moms sangat semangat untuk memberikan makanan enak, lezat pada bayi, seperti es krim. Ini didasari untuk mengajari bayi berbagai rasa makanan. Jika seperti itu, sebaiknya moms urungkan dulu niatnya. Walaupun sudah boleh mengkonsumsi makanan pendamping ASI, tp ya jangan langsung diberikan makanan berat moms. Ikatan Dokter Anak Indonesia tidak menyarankan bayi diberi es krim, tetapi berikan makanan pendamping ASI yang berupa bubur saring dari bahan sayuran. Ini disebabkan pencernaan bayi yang belum berkembang maksimal dan kebutuhan nutrisi bayi akan sayur harus terpenuhi. Seiring berkembangnya usia, jika bayi usia 7 – 10 bulan sudah lancar makan dengan bubur saring sayur, moms bisa meningkatkan MPASI dengan makanan yang bertekstur lebih kasar seperti finger foods atau makanan cincang halus.

Lalu kenapa bayi belum bisa diberikan es krim atau yogurt? Itukan baik juga untuk kesehatan bayi dan teksturnya juga lembut. Memang, tapi pernahkah moms berfikir bahwa susu komponen dasarnya adalah susu sapi? Selain itu ada tambahan krim, perisa dan gula? Komponen pembuat es krim itulah yang memberikan dampak negatif untuk tumbuh kembang dan kesehatan bayi sehingga sebaiknya tidak makan es krim dulu.

Agar lebih jelas, yuk kita bedah bersama moms, apa alasan bayi tidak boleh mengkonsumsi es krim?

  1. Es krim mengandung susu sapi

Hampir semua es krim yang ada di pasaran dibuat dengan bahan dasar susu sapi. Susu sapi terkadang membuat bayi alergi jika tidak tahan dengan bau atau kandungannya. Begitu pula ketika makan es krim. Sesuai dengan pernyataan IDAI mengatakan susu sapi sebaiknya tidak diberikan pada bayi usia kurang dari 1 tahun , karena bisa menyebabkan resiko alergi protein susu.

  1. Es krim terdapat bahan pengawet

Jika tanpa bahan pengawet bukan es krim namannya. Salah satu bahan pengawet yang sering digunakan untuk pembuatan es krim adalah nitrat. Namanya juga bahan pengawet pasti memiliki dampak buruk bagi yang mengkonsumsinya. Mengkonsumsi  es krim, sama saja juga akan makan bahan pengawet es krim. Pengawet ini jika terus menerus masuk dalam tubuh bisa menyebabkan anak resiko tumor syaraf dan gangguan tiroid.

  1. Timbul masalah pencernaan

Didalam es krim baik itu bikin sendiri maupun yang terjual di pasaran sangat memungkinkan perkembang biakan bakteri. Banyaknya bakteri dalam es krim ini akan masuk ke dalam tubuh dan menyerang lambung bayi sehingga timbul masalah pencernaan bayi, seperti diare.

  1. Es krim banyak mengandung gula buatan

Alasan lainnya adalah es krim yang rata-rata berasa manis ini dalam pembuatan tentunya diberikan tambahan gula dan garam. Sedangkan moms mengetahui bahwa anak usia dibawah 1 tahun sebaiknya tidak diberikan makanan yang mengandung banyak gula dan garam. Ini bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kesehatan bayi.

Bagaimana moms? sudah ada gambaran kan mengapa es krim dilarang untuk bayi? jadi masih minatkah moms memberikan es krim pada bayi kesayangan moms? apapun itu, poin pentingnya adalah moms harus selalu waspada dan memperhatikan setiap makanan yang bayi makan, jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan moms. Semua itu berawal dari hal sepele dan kecil ya moms.. selamat mencoba..

Rekomendasi Nama Anak Perempuan Korea untuk Moms Korea lovers

Rekomendasi Nama Anak Perempuan Korea untuk Moms Korea lovers

Mendapatkan anak merupakan kebahagian yang tak ternilai harganya bagi orang tua. Tentunya anak merupakan salah satu tujuan kita menikah. Memiliki anak, moms harus siap dengan segala permasalahannya. Salah satu yang sering menjadi perbedatan antara keluarga ayah dan keluarga moms adalah masalah pemberian nama anak mereka.

Memberikan nama anak memang terlihat mudah, tapi disisi lain itu terlihat susah. Pasalnya, kita tidak bisa sembarang saja memberikan nama untuk anak kita. Memberikan nama pada anak, haruslah nama itu mengandung arti tertentu yang baik. Terkadang moms suka memberikan nama anak sesuai dengan apa yang dia sukai atau idolanya. Seperti jika moms suka dengan drama korea atau hal hal tentang korea. Ini bisa menjadi pertimbangan yang menarik kan moms?

Jika moms tertarik dengan nama-nama korea untuk si gadis kecil kebanggaan moms, yuk kita intip rekomendasi nama anak perempuan korea berikut ini.

  1. Hana

Anak perempuan sangat identik dengan sesuatu yang feminim dan menawan, salah satunya bunga. Jika di Indonesia anak perempuan sering diberikan nama-nama bunga yang indah seperti mawar, melati, dahlia karena cantik dan harum. Nah, moms bisa memberikan nama Hana untuk si kecil yang cantik jelita. Hana dalam bahasa korea berarti bunga. Bagus kan moms!

  1. Micha

Salah satu nama korea yang bisa dijadikan nama anak perempuan moms adalah micha.

Micha memiliki arti gadis yang menawan. Sesuai kan moms? siapa yang tidak ingin anaknya tumbuh menjadi gadis yang menawan? Dengan memberikan nama micha harapannya anak perempuan bisa tumbuh menjadi seorang gadis yang menawan. Nama yang lucu ya moms!

  1. Hae-Won

Ini nama korea yang paling populer di kalangan gadis yaitu hae won. Jika moms mau, moms bisa menyisipkan kata hae won pada nama anak perempuan moms. Hae – Won mempunyai arti anggun. Misalnya, moms bisa menamakan anak perempuan moms Hana Hae Won yang artinya bunga yang anggun. Wow! Keren ya moms…

  1. Eun – Ae

Anak merupakan rahmat cinta dari pencipta untuk moms dan ayah. Sebagai rasa syukur atas lahirnya anak perempuan moms dan bukti cinta dan kasih sayang moms, moms bisa nih memberikan nama Eun – Ae untuk anak perempuan kesayangan moms. Eun – Ae dalam bahasa korea berarti rahmat cinta, artinya anak sebagai berkah cinta moms dan ayah.

  1. Chun – Hei

Anak perempuan moms mempunyai sifat yang ceria? Atau moms ingin memiliki anak yang aktif dan ceria? Moms bisa memberikan nama pada anak perempuan moms Chun – Hei. Chun – Hei memiliki arti keceriaan. Lucu ya moms?

  1. Ae – Cha

Nama korea memang unik-unik ya moms? misalnya saja Ae – Cha, kebanyakan nama korea memiliki dua suku kata pada nama depan. Nama depan? Ya sama seperti di Indonesia, do kore memiliki paling tidak 3 nama yaitu nama depan, marga, dan nama belakang. Ae – Cha merupakan salah satu nama depan orang korea yang memiliki arti kasih sayang. Jika itu melekat pada seorang cewek berarti putri yang penuh kasih sayang. Nah, Ae – Cha unik juga moms jika moms memberikannya di nama anak perempuan moms.

  1. Hyeon

Ingin menamakan anak perempuan moms dengan nama korea? Hyeon bisa menjadi salah satu alternatif nama yang moms gunakan. Hyeon memiliki arti bijak. Jadi jika moms menamakannya dengan sisipan hyeon, misalnya woo hyeon berarti artinya gadis bijak. Nama adalah doa, dengan begitu moms berdoa  dengan harapan anak perempuannya bisa tumbuh menjadi gadis yang bijak.

  1. Soon

Nama akhiran Soon pada nama korea mempunyai arti lembut. Ini sangat cocok jika diberikan pada anak perempuan yang memiliki sifat dasar lemah lembut. Moms bisa menyisipkannya pada nama belakang anak moms.

  1. Soo

Lain kata lain makna, seperti Soo yang hanya bedasatu huruf saja dengan Soon yang berarti lembut. Soo memiliki arti Kesempurnaan. Kehadiran anak perempuan yang merupakan pelengkap keluarga karena mungkin sebelumnya di kelaurga moms hanya ada anak laki-laki saja. Pemberian nama Soo yang dibubuhkan pada depan atau tengah atau bisa juga belakang dapat menambah indahnya nama anak. Misalnya, Goo Han Soo yang memiliki arti meraih iman yang sempurna.

  1. Ok

Anak perempuan jika diibartakan dengan perhiasan layaknya mutiara atau permata yang bersinar karena wanita identik dengan sesuatu yang indah, cantik dan berharga. Mutiara atau pertama dalam bahasa nama korea disebut dengan Ok. Simpel ya moms? tapi mengandung makna yang tinggi. Ini bisa menjadi salah satu rekomendasi nama anak perempuan korea moms. Kebanyakan orang korea menempatkan nama Ok pada nama marga atau nama tengah. Misalnya anak perempuan diberi nama Cho Hee Ok yang memiliki arti Mutiara yang cerah.

Apapun nanti pilihan moms untuk nama anak perempuan moms, yang paling penting adalah jangan lupakan untuk selalu mengedepankan nama-nama yang memiliki arti baik karena sesuai dengan pepatah, nama adalah doa bagi anak kita. jadi dengan memberikan nama yang memiliki arti baik untuk anak perempuan, ini merupakan langkah awal kita mendoakan kebaikan untuk anak kita.

Moms, Apa Penyebab Bayi Menangis Tengah Malam?

Moms, Apa Penyebab Bayi Menangis Tengah Malam?

Bagi ibu yang baru saja mempunyai bayi tantangan yang paling ditakuti adalah ketika bayi rewel, nangis, apalagi waktu malam hari. Kebayangkan kalau bayi menangis histeris dimalam hari dan tidak kunjung henti. Takut, khawatir dan bingung rasanya campur aduk jadi satu, terlebih ketika tiba-tiba ada tetangga yang gedor pintu tanya ada apa kenapa bayi nangis malam-malam. Gak enak juga kan moms jika sudah mengganggu ketenangan dan istirahat malam? Ada mitos jawa yang mengaitkan itu dengan dunia ghaib, yaitu bayi menangis tengah malam karena melihat hantu. Stop moms! ini hanyalah sebuah mitos yang belum terbukti secara ilmiah. Tapi ada juga beberapa pendapat yang mengatakan bayi yang berusia kurang dari satu tahun memang akan sering rewel atau menangis histeris di malam hari, sehingga ini adalah hal wajar yang terjadi.

Jadi bagaimana menurut moms? Moms ikut golongan pertama yang percaya dengan hantu atau pendapat yang kedua? Agar tidak bingung dan moms bisa mengambil langkah untuk mengatasinya, yuk simak penjelasannya berikut ini.

Moms, kedua pendapat diatas tidak sepenuhnya salah tapi memang ada beberapa penyebab bayi menangis tengah malam, yaitu

  1. Bayi sakit

Salah satu penyebab bayi menangis tengah malam adalah bayi dalam keadaan yang tidak fit atau sakit. Bagaimana cara kita mengetahui bayi sedang sakit saat malam hari? coba moms perhatikan, jika bayi sedang sakit tentunya suhu tubuhnya meningkat, nafasnya tidak teratur dan saat tidur mendengkur. Bayi yang kekenyangan akibat terlalu banyak menyusu saat siang atau sebelum tidur membuat perut bayi terasa sebah dan keras. Ini juga menjadi penyebab bayi menangis tengah malam.

  1. Bayi kelelahan

Bayi yang aktif bermain disiang hari, tubuhnya akan merasa lemas dan lelah, ini membuat tidur tidak nyenyak dan bayi sering terbangun menangis di malam hari.

  1. Bayi mimpi buruk

Jangan salah moms, bayi juga bisa mengalami mimpi buruk. Mimpi buruk ini merupakan manifestasi dari rasa kecewanya ketika tidak mendapatkan apa yang dia inginkan atau kurang diperhatikan saat siang harinya. Karena bayi belum bisa mengungkapkannya, maka bayi mengalami mimpi buruk dan akan terbangun menangis di malam hari. Selain itu efek tubuh capek juga bisa.

  1. Bayi merasa tertekan

Bayi akan merasa tertekan ketika mendengar detak jantung ibunya yang berbeda saat menyusui. Bisa juga karena suara nyaring yang mengagetkannya. Ini akan membuat bayi terbangun tengah malam dan menangis. Untuk itu hindari bertengkar atau bersuara kencang saat bayi tidur.

  1. Lapar dan haus

Sama seperti orang dewasa, lapar dan haus saat malam hari memang tidak menyenangkan. Kita tidak bisa tidur nyenyak dan akan sering terbangun. Bayi juga seperti itu, bedanya bayi menangis jika dia merasa lapar dan haus tengah malam. Untuk mencegahnya, sebaiknya pelajari pola jam makan bayi. selain itu, menyusui bayi 2 jam sebelum bayi tidur malam mengurangi rasa lapar yang muncul di tengah malam.

  1. Popok basah

Jika bayi merasa popoknya basah, membuat tidur bayi merasa terganggu dan dia akan menangis tengah malam. Sebaiknya sebelum bayi tidur moms cek terlebih dahulu popok bayi, jika sudah basah atau sedikit basah, lebih baik ganti popok. Ini membuat bayi nyaman, tidurnya nyenyak, moms pun juga tidak terganggu.

Moms, walaupun bayi menangis tengah malam adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Tapi yang namanya berhadapan dengan bayi, moms harus tetap waspada. Jika terlihat gejala yang serius sebaiknya segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan bayi. Semoga membantu moms.

Pentingnya Mengenali Jenis Kecerdasan Anak Sejak Dini

Pentingnya Mengenali Jenis Kecerdasan Anak Sejak Dini

Perkembangan anak memang merupakan momen yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Melihat anak tumbuh dan berkembang setiap hari adalah keinginan semua moms, apalagi ketika kita melihat anak sudah dewasa. Mungkin yang terbesit dipikiran moms adalah “cepat sekali ya anak ku tumbuh”, atau “sudah benar belum ya aku mendidik anakku?” ya, banyak perasaan dan pikiran kita jika melihat anak yang semakin tumbuh dewasa. Nah moms, bicara tentang perkembangan anak tentunya tak luput dari perkembangan kognitif anak. Perkembangan kognitif memang sering dikaitkan dengan kecerdasan anak. Ya, saat moms dan teman-teman berkumpul dan ngobrol tentang perkembangan kognitif anak, banyak yang berpendapat kalau perkembangan kognitif ini adalah jenis kecerdasan anak yang biasa diukur dengan IQ atau tingkat kepintaran anak. Ini memang benar, jenis kecerdasan anak ini bukanlah perkembangan kognitif anak tapi bagian dari tahapan perkembangan kognitif anak.

Nah, ini menjadi penting bagi orang tua untuk mengenali dan memahami bagaimana perkembangan kecerdasan dalam diri anak sejak dini. Kenapa ini menjadi penting? Karena dengan moms mengetahui seberapa jauh tingkat kecerdasan anak yang ia miliki dengan begitu moms bisa mengupayakan untuk melatih anak dan mengembangkan di area mana kecerdasan anak ini menonjol. Tapi moms perlu membedakan ya antara kecerdasan anak dan juga bakat? Karena terkadang ada juga yang menyamakan kecerdasan anak dengan bakat. Bakat ini memang sudah melekat pada diri anak sejak lahir, tetapi kecerdasan anak ini merupakan pengembangan dari bakat.

Kecerdasan anak ini sudah ditunjukan selama masa perkembangan dan pertumbuhan anak sejak anak masih bayi, namun akan terlihat menonjol pada tahapan perkembangan anak, yaitu memasuki usia TK. Nah, disaat inilah peran orang tua sangat dibutuhkan. Misalnya, saat anak masuk TK dia akan mulai berinteraksi dengan teman-teman dan gurunya, mulai belajar menyelesaikan permasalah yang dia alami saat di sekolah, termasuk juga pengembangan area kecerdasan yang menonjol dalam pembelajaran seperti logika, bermusik, atau lainnya. Moms perlu mengikuti perkembangannya. Sering ngobrol dengan guru sekolah merupakan salah satu upaya agar moms tahu bagaimana perkembangan kecerdasan si anak. Jika moms sudah tahu bagaimana tingkat kecerdasan anak dan diarea mana saja yang menonjol maka moms bisa mengambil langkah dan cara untuk mengembangkannya. Bisa dengan melakukan les dibidang keahlian anak dan menerapkan sikap-sikap tertentu untuk mendukung kecerdasan anak. Tapi moms, apa sih sebenarnya kecerdasan anak itu sendiri?

Jika moms mengenal istilah IQ, EQ, dan SQ maka ini adalah bagian dari kecerdasan. Kecerdasan ini akan melekat pada diri anak dari dia masih kecil sampai dewasa tetap akan berkembang. Nah, kecerdasan itu sendiri diartikan sebagai kemampuan anak dalam merespon dan cara dia beradaptasi dengan lingkungan, dan kemampuan anak untuk belajar dalam bidang akademik maupun non akademik seperti kemampuan anak untuk berfikir secara abstrak  dan pengambilan keputusan dalam memecahkan masalahnya.

Moms, secara umum jenis kecerdasan anak ini terbagi dalam tiga pokok kecerdasan yaitu Intellegence Quotient (IQ) , kecerdasan ini mengarah pada kemampuan anak dalam belajar akademik. Nah, moms pasti tahu tentunya. Sering kali kita terima hasil belajar dari guru bagaimana anak merespon dan memahami setiap pelajaran yang diberikan. IQ ini bisa diukur dengan tes intelegensi dan merupakan salah satu faktor penentu prestasi belajar anak. Sedangkan EQ atau Emotional Quotient ini  merupakan kemampuan anak dalam megenali perasaan diri sendiri, orang lain, dan pengelolaan emosi si anak. Hal ini sesuai dengan penjelasan dari tokoh psikologi perkembangan anak, Goleman yang mengatakan EQ pada anak merupakan permulaan untuknya mengenal lingkungan sekitar dan dirinya sendiri. Moms bisa melihat perkembangan EQ anak misalnya saat diajak belanja, moms memperbolehkan beli 1 barang, tapi anak menginginkan 2 barang, nah disini anak akan menggunakan EQnya untuk memutuskan. Bagaimana dia merespon perintah dari orangtuanya dan mengendalikan emosinya karena belum bisa mendapatkan kedua barang yang dia inginkan. EQ ini juga bisa dilihat dari kejujuran anak saat bicara dengan moms tentang sesuatu. Yang ketiga adalah, SQ atau spiritual Qoutient. SQ ini menekankan pada anak bagaimana cara dia dalam memecahkan persoalan yang sedang anak hadapi. SQ ini bisa juga moms kaitan dengan kreativitas anak dalam menemukan hal baru dalam memecahkan sesuatu. Diantara ketiga jenis kecerdasan anak ini, SQ inilah yang memang sudah ada sejak anak masih bayi. Tapi menurut Zohar dan Marshall dalam bukunya Spiritual Intellegence – The Ultimate Intellegence mengatakan memang sampai saat ini belum ada alat khusus yang bisa melakukan pengukuran terhadap perkembangan SQ anak.

Ett, tunggu dulu moms. Bicara tentang kecerdasan anak ini memang tidak bisa kalau hanya dilihat atau dibaca saja tanpa kita mencermatinya sendiri pada diri anak kita. Jika secara umum kecerdasan anak ini terbagi kedalam tiga kecerdasan pokok itu tadi, lalu bagaimana kita bisa tahu perilaku A dan kemampuan anak B ini tergolong dalam kecerdasan mana? Lalu gimana kita bisa tahu, oh ternyata dalam hal menggambar atau bermusik anak sangat hebat jadi bisa dibilang si anak cerdas dalam bermusik? Menurut moms, itu termasuk dalam kecerdasan yang mana? Bingung kan?

Moms pernah mendengar tentang multiple intellegence? Ya, ini merupakan jenis kecerdasan anak yang merupakan turunan dari IQ. Ada banyak jenis kecerdasan anak yang masuk dalam multiple intellegence. Menurut psikolog Howard Gadner yang mencetuskan multiple intellegence ini menerangkan bahwa ada 7 kecerdasan anak, apa saja? Ini dia moms pembahasannya:

  1. Logical – Mathematical

Kecerdasan pertama ini menyangkut kepekaan dan kemampuan anak mengamati pola-pola logis dan bilangan serta kemampuan dalam berfikir logis. Misalnya, kemampuan anak dalam berhitung dan menggunakan rumus matematika, bereksperimen, menganalisa masalah atau bermain puzzle dan teka teki.

  1. Linguistic

Yang kedua adalah kepekaan dan kemampuan anak terhadap aktivitas bahasa meliputi pemaknaan kata-kata, pengucapan kosa kata, ritme dan keragaman fungsi bahasa. Anak dengan tipe kecerdasan ini bisa dilihat dia yang lebih suka ngomong, berdiskusi, menulis, dan berpidato.

  1. Musical

Kecerdasan musical ini adalah kemampuan anak dalam merangkai atau menghasilkan nada dan bermusik. Ini jelas ya moms? Anak dengan jenis kecerdasan ini lebih suka dalam bermusik.

  1. Spatial

Kecerdasan spatial ini dapat dilihat ketika anak lebih menyukai hal-hal yang berbau gambar seperti suka menggambar. Jadi kecerdasan spatial adalah kemampuan anak dalam mempersepsikan dunia visual. Dia lebih mudah mencerna apa yang dijelaskan dengan melihatnya sendiri.

  1. Kinesthetic

Kecerdasan kinesthetic merupakan kecerdasan yang lebih mengutamakan kontrol gerakan tubuh seperti dalam bidang olahraga. Anak dengan kecerdasan ini lebih menyukai aktivitas yang berhubungan dengan fisik.

  1. Interpersonal

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan anak dalam menjalin hubungan dengan lingkungan dan orang lain atau bisa disebut juga keahlian anak dalam beradaptasi dan bersosial.

  1. Intrapersonal

Kebalikannya dengan interpersonal, kecerdasan intrapersonal ini merupakan kemampuan dalam mengenali dan memahami perasaan, kekuatan, kelemahan dan motivasi diri sendiri. Anak dengan tingkat intrapersonal yang baik maka dia bisa menempatkan kecerdasan interpersonalnya dengan baik pula.

Dari penjelasan ini, berarti anak kita tidak hanya mempunyai satu saja kecerdasan dong moms? Tentu saja, karena semua kecerdasan anak yang sudah dijelaskan diatas bisa berkembang dalam diri anak. Hanya saja, tingkat kecerdasan anak di tiap jenisnya itu akan berbeda satu dengan yang lain. Itulah kenapa moms perlu tahu dan paham benar dengan jenis kecerdasan yang dimiliki oleh anak. Jika bisa dikembangkan kenapa tidak? Nah, kecerdasan anak yang lebih menonjol ini lah yang kemudian bisa menjadi bakat anak. Tapi ingat moms, walaupun ada salah satu jenis kecerdasan anak yang menonjol tentunya sebagai moms harus membantu agar jenis kecerdasan lain ini bisa harmonis, agar anak bisa berkembang dengan baik antara pikiran, emosi dan sosialnya.

Sumber :

– Desmita. Psikologi Perkembangan. Bandung : Remaja Rosdakarya, 2008.

– Anggraini, Dyah Novita (2016, 13 Mei). Pentingnya Mengenali Bakat Anak Sejak Dini. Dikutip 27 Juni 2019 dari Klik Dokter : https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2860115/pentingnya-mengenali-bakat-anak-sejak-dini

 

Moms Waspadai 8 Kebiasaan Penyebab ASI Berkurang Ini!!

Moms Waspadai 8 Kebiasaan Penyebab ASI Berkurang Ini!!

ASI merupakan nutrisi utama untuk si bayi karena itu perlu dicukupi kebutuhannya. Tapi produksi ASI setiap moms berbeda, ada yang hanya sedikit sehingga kurang. Beberapa moms memilih jalan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi dengan menambahkan susu formula. Tapi ini bukanlah solusi yang tepat untuk ditempuh, karena kandungan nutrisi ASI dan susu formula jauhlah berbeda.

Moms seiring kerapnya kita menyusui yang tidak diimbangi dengan asupan yang baik bisa saja menyebabkan ASI berkurang. Selain itu penurunan jumlah ASI juga bisa disebabkan terlalu lama menunda untuk memuali menyusui, penggunaan obat-obatan , adanya riwayat operasi pada payudara dan juga terjadi penyakit tertentu seperti hipertensi dan diabetes sebelum melahirkan. Selain penyebab ASI berkurang diatas, ternyata ada kebiasaan-kebiasaan dari moms yang bisa menjadi penyebab ASI berkurang. Mungkin moms kurang menyadarinya, tapi cobalah cek jumlah ASI moms saat dipompa, berapa hasilnya? Ada selisih tidak dengan hari-hari sebelumnya? Nah, berikut ini kami berikan beberapa kebiasaan sebagai penyebab ASI berkurang.

  1. Perokok aktif

Berhati-hatilah jika moms sebelumnya merupakan perokok aktif dan sekarang masih melakukannya. Rokok yang merupakan zat aditif ini jika dihisap akan mengganggu pelepasan oksitosin dalam tubuh. Oksitosin merupakan hormon perangsang let down reflex yang berfungsi untuk mengeluarkan ASI dan masuk ke mulut bayi. Jika frekuensi merokok lebih dari 5x dalam sehari bisa merusak produksi Oksitosin sehingga ASI yang diproduksi menurun drastis. Itu artinya moms juga harus siap dengan bayi yang kurang gizi.

  1. Penyuka minuman alkohol

Sama halnya dengan rokok, minuman alkohol juga tidak baik dikonsumsi ibu menyusui. hal ini membuat oksitosin menurun sehingga ASI sedikit. Lebih dari itu, alkohol dapat mengubah rasa ASI menjadi tidak enak dengan bau yang tajam sehingga bayi tidak menyukainya dan tidak mau menyusu. Bau dan rasa ini tidak cepat hilang sehingga konsumsi gizi untuk bayi juga menjadi tertunda. Ini beresiko terhadap tumbuh kembang bayi.

  1. Penyuka minuman berkafein

Penyebab ASI berkurang yang paling sering terjadi adalah kebiasaan moms yang terlalu banyak mengkonsumsi minuman kafein. Biasanya moms berdalih untuk membantu dirinya tetap terjaga atau merelakskan tubuh dan pikiran. Tapi, disamping kegunaanya itu ada masalah besar yang harus ditanggung moms setelah banyak minum kafein, yaitu produksi ASI berkurang, kesehatan moms dan bayi terganggu. Apa saja minuman berkafein? Kopi, teh, coklat, soda. Jika moms minum kopi atau teh, maka ASI juga akan menyerap kafein yang berdampak buruk bagi bayi. Kafein juga bisa mengikat partikel-partikel penghasil ASI sehingga ASI yang dihasilkan sedikit.

  1. Pengguna Pil KB

Bila setelah melahirkan moms memutuskan untuk mengkonsumsi pil KB untuk mencegah kebocoran atau hamil selanjutnya, maka ini sangat beresiko pada ASI yang moms hasilkan. Pil KB berfungsi untuk menekan pertumbuhan sel telur pada rahim sehingga bisa menunda kehamilan. Selain itu pil KB juga mengandung hormon estrogen yang dapat menurunkan produksi ASI. jika memang moms ingin KB setelah melahirkan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan moms. biasanya dokter akan lebih merekomendasikan dengan suntik KB atau dengan alat kontrasepsi yang mengandung progestin sehingga tidak menggangu produksi ASI.

  1. Mengkonsumsi herbal atau rempah secara berlebihan

Tidak selamanya rempah-rempah bagus untuk ASI. Ada beberapa rempah-rempah yang jika dikonsumsi berlebihan akan mengurangi produksi ASI. Rempah tersebut misalnya, daun mint, oregano, peterseli. Ketiga rempah ini biasa kita jumpai di masakan dan minuman tertentu. Dalam rempah tersebut ada kandungan yang bisa menekan hormon produksi ASI sehingga menghambat keluarnya ASI dari payudara moms.

  1. Sering stress

Seorang ibu pastinya akan banyak tekanan yang dihadapi. Baik tekanan fisik dan emosional, ini menyebabkan moms lebih mudah terserang stress. Terlebih jika berkaitan dengan kesehatan bayi, mendadak moms bisa saja stress. Stress yang moms alami ini menyebabkan refleks let down terganggu sehingga ASI yang keluar akan berkurang. Baiknya jika moms dalam kondisi stress, takut, khawatir atau emosional yang tidak stabil curhatlah pada suami. Ini akan membantu moms lega dan mengurangi stress yang melanda.

  1. Pola makan salah

Menyusui membuat waktu untuk kehidupan moms terganggu, terlebih urusan makan. Sering moms menunda makan dan minum untuk mengurus rumah dan bayi. Pola makan yang salah selama menyusui juga bisa menjadi penyebab ASI berkurang. Bagaimana tidak, jika biasanya moms makan 3 kali sehari dan banyak nyemil, jadi berkurang. Selain makan, minum yang kurang mengakibatkan cairan tubuh tidak terpenuhi juga mempengaruhi produksi dan kualitas ASI yang dihasilkan. Jika kebiasaan makan yang salah tetapi didukung dengan makanan yang di konsumsi padat akan nutrisi bisa menolong bayi dan ASI, tapi jika makanan yang dikonsumsi nutrisinya kurang, ini juga berdampak pada ASI dan bayi.

  1. Istirahat yang kurang

Selain pola makan yang salah, ibu menyusui yang kurang istirahat juga membuat produksi ASI berkurang. Tentu saja, tubuh yang sudah dalam keadaan lelah tetapi terus dipaksa untuk melakukan aktivitas membuat daya tahan tubuh menurun. Selain tubuh rawan penyakit, produksi ASI juga menurun. Jika moms sakit, dengan begitu bayi moms juga akan ikut sakit karena meminum ASI.

Nah, itulah tadi beberapa kebiasaan buruk sebagai penyebab ASI berkurang. Lebih perhatikan lagi ya moms untuk kebiasaan-kebiasaan buruk yang moms lakukan, bisa jadi itu berdampak buruk bagi kesehatan moms, ASI, dan bayi.

Wajib Tau!! Pedoman Melatih Bayi Tidur Sendiri

Wajib Tau!! Pedoman Melatih Bayi Tidur Sendiri

Bayi baru lahir memliliki dua aktifitas pokok yaitu menyusu dan tidur. Jam mata terjaga dengan jam tidurnya akan lebih banyak jam tidurnya. Ini dikarenakan memang fungsi organ-organ tubuh bayi yang belum berkembang optimal sehingga kinerja tubuhnya untuk bergerak pun juga lambat.

Ketika moms memiliki bayi baru lahir, moms tentunya ingin selalu membersamai bayi baik dalam waktu terjaga maupun saat ia tidur, maka tak heran jika moms menempatkan keranjang tidur bayi sekamar dengan moms atau bahkan seranjang dengan moms dan suami. Kondisi ini bisa berlangsung selama bayi umur 10 bulan atau bahkan 12 bulan dan banyak terjadi di Indonesia. Berbeda dengan Indonesia, di luar negeri di usia bayi yang baru 5-6 bulan sudah menerapkan bayi tidur sendiri di kamarnya yang terpisah dengan orangtuanya. Mendekatkan bayi dengan ibunya memang baik untuk meningkatkan ikatan batin dan emosi ibu dan bayi. Tapi dengan memberinya kesempatan lebih lama untuk tidur dengan orang tua juga berdampak buruk yaitu menerapkan sikap tergantung pada orangtua dan manja. Selain itu, terlalu lama tidur dengan orang tua membuat kebiasaan itu mendarah daging sehingga susah untuk dirubah kelak jika sudah beranjak besar. Maka dari itu moms, mulailah melatih bayi tidur sendiri.

Kapan bayi boleh dilatih tidur sendiri? Sebenarnya tidak ada patokan umur yang dasar. Moms boleh memulainya sesiap moms untuk melepaskannya tidur sendiri. Menurut Brooke Nalle, penulis buku elektronik ready, set, baby! Menyarankan untuk melatih bayi tidur sendiri setelah umur 4 bulan. pada usia ini otak bayi sudah semakin aktif, banyak gerak sehingga memerlukan tempat sendiri untuk tidur. Selain itu, bayi juga sudah bisa meraba-raba lingkungan sekitarnya jadi bisa diajarkan pengenalan dengan lingkungan rumah.

Sebagai pedoman moms dalam melatih bayi tidur sendiri, berikut kami berikan pedomannya.

  1. Pastikan 15 menit sebelum bayi tidur, sudah berada di keranjang atau kasur

Moms mempunyai kekuasaan utuh dalam melatih bayi, jadi mom bisa atur dan pastikan dijam berapa saja bayi ngantuk dan tidur. Bagi moms yang belum tau, ini dia ciri bayi mengantuk.

  • Bayi rewel, susah diam
  • Bayi mengucek mata
  • Bayi menarik telinganyaatau memeluk lengan kakinya
  • Cenderung pasif dan suka bersandar ke moms
  • Bayi gelisah

Jika sudah muncul tanda tersebut langsung bawa bayi ke tempat tidurnya untuk ditidurkan

  1. Tidurkan bayi dengan sentuhan

Setelah moms menidurkan bayi di kamarnya, berikan tepukan lembut pada pantat atau sentuhan lembut di pelipisnya agar bayi segera tertidur. Usahakan untuk tidak menggendong atau mengayunkan bayi saat melatih bayi tdur sendiri. Karena itu merupakan kebiasaannya dulu yang perlu dihilangkan.

  1. Ciptakan suasana nyaman di kamar bayi

Untuk menunjang kualitas tidur bayi, moms perlu membuat dekorasi kamar bayi yang menyenangkan. Moms bisa memilih warna tembok yang memberi kesan nyaman seperti hijau, biru.

Ingat moms, bayi tidak suka ruangan yang panas, sehingga ciptakan ruangan yang adem, bukan pakai AC.

  1. Konsisten

Untuk melatih bayi tidur sendiri, perlu dilakukan secara konsisten dengan pola yang jelas agar bayi beradaptasi dan moms beradaptasi dengan cepat.

Jika moms sudah berencana melatih bayi tidur sendiri, usahakan lakukan itu pada hari luang moms atau saat suami dan moms libur kerja. Karena orang tua memiliki waktu lebih dan bisa kerja sama untuk mendidik dan melatih bayi tidur sendiri.

Kreasi Menu makanan bayi 9 bulan belum tumbuh gigi

Kreasi Menu makanan bayi 9 bulan belum tumbuh gigi

Bayi pada usai 9 bulan sangat aktif. Mereka sudah bisa belajar berdiri sendiri, merangkak dan duduk tegak. Di usia ini kemampuan motorik kasarnya sudah sampai bayi mulai merambat untuk berjalan. Apalagi jika bayi dikasih tangan, wah mereka akan mengajak moms untuk bergerak jalan terus tanpa ada rasa capek. Mungkin moms yang akan capek. Selain itu bayi pada usia ini juga sangat eksploratif. Kemampuan motorik halusnya yang sudah berkembang seperti bayi suka bermain benda dengan tangannya sendiri, meraih benda yang ada dihadapannya untuk dimainkan.

Peningkatan ini juga terlihat saat bayi makan. Namanya juga bayi yang eksploratif, dia lebih senang jika bisa makan sendiri. Bayi di usia 9 bulan rata-rata akan menolak untuk disuapi dan berusaha meraih sendok makanannya sendiri. Tapi bukan untuk dimakan, melainkan makanan itu akan dimainkan oleh bayi seperti diaduk-aduk dan dibuang. Sehingga bayi pada usia ini susah untuk makan.

Bayi usia 9 bulan rata-rata giginya belum tumbuh. Walaupun beberapa kasus ada bayi yang sudah mulai tumbuh gigi di usia ini. Makanan dasar bayi itu adalah ASI. Tetapi diusianya yang sudah lebih dari 5 bulan, bayi sudah bisa didukung dengan MPASI untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Nah, yang menjadi masalah adalah saat bayi 9 bulan yang sedang aktif-aktifnya bermain, pasti bayi akan susah makan terlebih saat giginya belum tumbuh. Lalu siasat apa yang moms gunakan agar bayi tetap terjaga kebutuhan nutrisinya?

Ya moms bisa mengkreasikan menu makanan bayi 9 bulan belum tumbuh gigi ini dengan menu yang enak, disukai bayi, kaya gizi dan tentunya mudah untuk dibuat. Moms bisa memanfaatkan bahan-bahan sehat seperti sayur, buah dan bahan lain untuk membuatnya. Sebagai referensi, berikut kami berikan beberapa rekomendasi ide menu makanan bayi 9 bulan belum tumbuh gigi.

  1. Nasi tim brokoli patin

Brokoli merupakan sayuran yang kaya akan nutrisi. Moms bisa mengolahnya dengan banyak kreasi misalnya nasi tim brokoli patin. Moms tak perlu khawatir cara membuatnya sederhana. Pertama moms cuci dulu semua bahan yaitu beras, brokoli dan ikan patinnya. Brokoli dipotong kecil, ikan patin difilet kecil. Masak fillet ikan patin dan beras sampai airnya terserap, tambahkan bawang bombay yang telah dicincang. Setelah mendidih, masukan irisan brokoli, tunggu hingga airnya habis. Setelah itu tim campuran nasi tadi selama 30 menit. Jadilah nasi tim brokoli.

  1. Bubur jagung

Selain sumber karbohidrat yang baik buat tubuh, jagung juga mempunyai kandungan zat besi yang baik untuk pertumbuhan tulang bayi. Salah satu menu kreasi jagung adalah bubur jagung. Sebelum mebuat, pilihlah jagung manis yang masih muda karena kandungan lebih banyak. Caranya, kukus atau rebus jagung. Kemudian serut dan blander jagung tapi jangan sampai terlalu lembut. Masak di panci dengan menambahkan susu cair, sedikit tepung. Masak hingga mengental. Hidangkan bubur jagung dengan variasi toping agar bayi tertarik.

  1. Kue susu

Bukan hal yang sulit kan moms untuk membuat kue? Anak 9 bulan yang belum tumbuh gigi sangat susah untuk makan makanan yang keras dan padat. Untuk itu moms bisa membuat kue susu yang memiliki tekstur halus dan lembut sehingga tidak perlu menguyah saja bisa. Tapi jangan asal susu ya moms, gunakan susu sapi yang baik untuk campurannya. Susu sapi mengandung kalsium yang sangat tinggi sehingga baik untuk mendorong pertumbuhan gigi. Agar lebih variatif, moms bisa memberikan perasa buah asli seperti buah berry.

  1. Jus Alpukat

Alpukat memiliki lemak tak jenuh yang tinggi sehingga jika bayi susah untuk makan nasi karena belum tumbuh gigi, jus alpukat bisa menjadi salah satu menu makanan bayi 9 bulan belum tumbuh gigi yang baik. Karena alpukan memiliki sifat untuk mengenyangkan. Jadi solusi baik untuk moms saat bayi rewel.

  1. Daging merah

Daging merah adalah daging sapi yang masih segar. Daging memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan gigi dan perkembangan bayi. moms bisa saja membuat soup daging merah dengan tambahan sayuran seperti wortel dan bayam.

Ingat ya moms, bayi usia 6-12 bulan sebaiknya tidak diberikan bahan atau bumbu seperti garam, gula, dan micin karena ini bisa menghambat perkembangan organ tubuhnya. Sama halnya garam, madu juga tidak baik diberikan untuk anak dibawah 1 tahun. Sebaiknya berikan makanan yang memang melalui proses memasak sampai matang ya moms…

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi