Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak yang Efektif

Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak

Zaman sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan gadget? Pastinya moms sudah sangat familiar dengan barang yang stu ini. Gadget merupakan alat elektronik yang biasa digunakan sebagai alat komunikasi ini memang sudah menjadi raja terlebih di Indonesia. Mungkin yang moms ketahui gadget itu hanyalah sebuah barang elektronik yang kecil seperti handphone, moms salah besar. Yang namanya gadget itu tidak terbatas pada handphne saja tetapi termasuk juga tablet, MP3 Player, dan TV.

Mungkin dulu, perkembangan gadget belum semarak  seperti sekarang ini, dulu gadget keluar dengan desain yang sederhana dan hanya orang yang memiliki uang lebih saja yang bisa memilikinya. Sekarang ini gadget sudah berkembang sangat pesat dengan desain dan fitur yang sangat beraneka ragam. Harganya pun juga variasi dan yang paling booming, semua kalangan sudah bisa menikmatinya. Ya, tidak hanya orang dewasa saja tetapi sudah mewabah ke kalangan anak-anak.

Tentunya moms, di era canggihnya teknologi semua anak akan beralih ke gadget bukan lagi mainan tradisional yang seru dan menyenangkan. Memang, tidak dipungkiri kehadiran gadget memiliki beragam manfaat dan memudahkan orang untuk berkomunikasi dan beraktivitas. Dengan gadget, anak bisa belajar tentang semua hal yang ingin dia pelajari, seribu stok game pun bisa dimainkan melalui gadget bahkan seperti transportasi sekarang juga sudah bisa diakses melalui gadget. Sudah seperti robot pembantu manusia kan moms?

Disamping membawa manfaat, gadget juga menyebabkan dampak buruk moms. Sejak pengenalan Gadget ke anak, pasti anak akan lebih tertarik dan ini memudahkan moms dalam menjaga anak. Salah satu dampak buruknya untuk anak adalah sikap anak yang tidak bisa dikontrol dan menjadi dewasa sebelum waktunya. Ya bagaimana tidak, kalau saat anak bermain atau meningkatkan pengetahuannya melalui gadget tidak dengan pendampingan yang baik dari orangtua, malah cenderung dibebaskan. Sehingga tidak ada kontrol tontonan atau game yang dia lakukan. Selain berpengaruh terhadap sikapnya, intensitas yang terlalu sering bermain dengan gadget juga menyebabkan anak menjadi kecanduang gadget, dampaknya sangat buruk untuk perkembangan mental, sosial dan juga diri anak.

Kasus anak yang mengalami kecanduang gadget ini meningkat dari tahun ke tahun. Ini terjadi karena kurangnya kesadaran orangtua dalam membimbing anaknya dalam penggunaan gadget hasilnya anak menjadi bersikap apatis, kurang suka untuk bergaul dengan teman sebayanya dan dampak terbutuk bisa membuat anak autis. Lebih jauh, berikut ini kami berikan gambaran tentang akibat kecanduan gadget pada anak :

  1. Tumbuh kembang anak lambat

Saat anak bermain gadget otmatis gerakan fisik yang dilakukan anak terbatas sehingga anak cenderung menjadi pasif dan tumbuhnya lambat. Selain itu, juga berpengaruh pada kemampuan literasi dan kecerdasan anak.

  1. Pertumbuhan tak terganggu

Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan otak anak adalah lingkungan. Jika anak sudah dikenalkan gadget sejak dini tanpa ada pendampingan, sinar dari pancaran gadget ini akan mempengaruhi pertumbuhan otak anak sehingga anak cenderung memiliki sifat impulsif, tantrum, kemandirian anak menurun.

  1. Kurang tidur

Seringnya bermain gadget yang lama bisa membuat anak sulit tidur sehingga kebutuhan istirahat atau tidur anak kurang. Ini akan berdampak pada kesehatan anak.

  1. Kelainan mental

Siapa sangka dengan kecanduang gagdet anak bisa memiliki kelainan mental? Anak yang sering kena radiasi sinar gadget miningkatkan resiko kena depresi, gangguan kecemasan, autis, kelainan bipolar.

  1. Obesitas

Sedikitnya ruang gerak anak saat main game dengan gadget menyebabkan makanan tidak dicerna oleh tubuh dengan baik sehingga meningkatkan resiko obesitas. Anak yang obesitas sangat mudah kena resiko diabetes, jantung, dan darah tinggi.

Bagaimana moms? masih mau memberikan gadget ke anak tanpa ada pengawasan dan kontrol hanya dengan dalih biar anak tidak rewel? Jika anak sudah menunjukan gejala gejala kecanduan gadget, moms harus segera melakukan penanganan agar anak tidak terus-terusan dengan gadgetnya. Sebelum mengetahui cara mengatasi kecanduan gadget pada anak, yuk moms simak dulu beberapa tanda anak sudah mulai kecanduan gadget berikut ini.

  1. Enggan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti mandi, tidur, makan
  2. Dimana-mana hanya bermain gadget terus
  3. Sosialisasi dengan teman-teman kurang, lebih tertarik untuk bermain gadget
  4. Suka membantah jika disuruh
  5. Tidak suka untuk beraktivitas di luar rumah, seperti olah raga, makan bersama
  6. Cenderung menyendiri dan diam tidak banyak bicara
  7. Jika gadget diminta atau disembunyikan, akan berlaku agresif dan melukai

Agar anak tidak menjadi kecanduan terhadap gadget, moms perlu melakukan antisipasinya. Berikut cara mengatasi kecanduan gadget pada anak yang perlu moms ketahui

  1. Alihkan anak dengan permainan yang menarik

Salah satu faktor pemberian gadget pada anak adalah tidak ada mainan lain atau anak sudah bosan dengan mainan yang biasa dia mainkan tiap hari. Moms bisa memberikan mainan lain yang lebih menarik untuk anak, misalnya lego, monopoli, robot-robotan, sepaket barby.

  1. Jadwal dan kurangi jam bermain gadget

Berikan jadwal anak bermain gadget. Bisanya sehari full, ubahlah menjadi 3x dalam sehari dengan waktu hanya beberapa jam saja. Pastikan jadwal itu bukan saat jadwal dia istirahat tidur, belajar dan makan. Kurangi secara bertahap. Agar anak menurut, moms bisa lakukan dengan sistem reward point. Jika hari ini berhasil kasih 1 point, jika gagal kurangi point, dan saat point sudah terkumpul sesuai perjanjian, berikan dia hadiah.

  1. Ajak anak untuk lebih beraktivitas di luar rumah

Mengajak anak untuk beraktifitas diluar ruangan juga sangat efektif untuk mengalihkan anak bermain gadget. Moms bisa mengajak anak untuk bermain sepak bola atau rumah-rumahan dengan teman sebayanya. Moms juga bisa mengikutkan anak ekstrakulikuler sesuai dengan bakat dan minat anak.

  1. Sempatkan untuk waktu intens dengan anak dan keluarga

Selalu berikan waktu luang sekitar 2-3 jam bersama keluarga setiap harinya untuk bertukar pikiran, bermain dan makan bersama. Buat aturan saat bersama tidak boleh menggunakan gadget kecuali untuk urusan penting. Ini akan meningkatkan ikatan batin dengan keluarga dan keakraban dengan keluarga.

Memberikan gadget pada anak tidak masalah, yang penting jangan langsung dibiarkan begitu saja karena anak cenderung belum bisa berfikir dengan konkrit mana yang baik dan buruk. Moms perlu mengawasi anak saat bermain gadget, atau moms bisa memberikan langsung mainan yang ada digadget yang memang itu baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Moms bisa juga langsung mensortir acara tv atau video youtube yang dibutuhkan anak. Ingat moms, lebih baik jika masih kecil biarkan dulu anak tidak mengerti apa itu gadget, latih dia dengan membaca dan lainnya. Baru saat dia sudah lebih dewasa dan mengerti moms bisa berikan pemahaman tentang gadget.

4 Tips Memilih Tempat Penitipan Anak

Tips Memilih Tempat Penitipan Anak

Saat moms memutuskan untuk mulai aktif kerja lagi, moms akan mulai memikirkan siapa yang akan menjaga anak selama moms kerja. Jika moms hanya mengandalkan babysister di rumah untuk merawat dan menjaga anak, bisa jadi kebutuhan dia untuk berkembang dan pendidikannya tidak berjalan secara optimal. Disaat itulah moms akan berfikir untuk menitipkan anak di tempat penitipan.

Tempat penitipan anak selain berfungsi untuk singgasana sementara untuk anak selama moms bekerja juga sebagai tempat edukasi untuk anak berkembang dan mengenal dunia luar lebih jauh. Dulu, tempat penitipan anak mungkin layaknya seperti taman bermain yang hanya beberapa jam saja, tetapi sekarang ini sudah sangat berkembang dengan program fullday dan proses edukasi yang beragam, baik dari aspek motorik, sosial, kecerdasan dan juga emosionalnya. Semua itu sudah diajarkan di tempat penitipan anak, dengan menggunakan metode pembelajaran yang unik dan menarik tentunya.

Saat menentukan tempat penitipan anak, jangan hanya langsung menitipkan gitu aja karena tempat penitipan dekat dengan rumah atau kantor, atau ada teman yang juga menitipkan anaknya kesana. Moms perlu memperhatikan kenyamanan si anak dan juga keamanannya. Untuk itu, moms coba pelajari dulu nih tips memilih tempat penitipan untuk anak berikut ini.

  1. Fasilitas dan edukasi yang ditawarkan

Sebelum moms menentukan tempat penitipan anak mana yang akan diambil, moms bisa melakukan survey dulu ke tempat penitipan anak dan mengamati fasilitas apa saja yang diberikan di tempat penitipan tersebut. Fasilitas menjadi poin penting karena ini mendukung kenyamanan belajar untuk anak nantinya. Misalnya fasilitas kamar mandi, tempat ibadah, peralatan pembelajaran. Selain itu adat dan edukasi ditempat penitipan anak juga perlu diperhatikan. Pembelajaran apa saja yang didapat, ada tidak tradisi-tradisi tertentu yang dilakukan, sesuai tidak dengan konsep agama moms.

  1. Lingkungan tempat penitipan

Lingkungan tempat penitipan ini tidak sebatas dilihat dari kebersihan ruangan, halaman dan kamar mandi tetapi juga sistem keamanan disana. Misalnya, bagaimana lingkungan disekitar tempat penitipan karena kita tidak memungkiri anak-anak akan bermain juga di luar penitipan, ada tidak CCTV nya. Selain itu, bagaimana sikap orang-orang yang ada disana, perhatian gurunya kepada anak-anak, latar belakang kebanyakan anak yang ada disana.

  1. Kondisi pengajar

Kondisi pengajar disana juga perlu dilakukan observasi. Ini bisa terkait dengan berapa banyak pengajar yang ada disana, sebanding tidak dengan banyaknya anak yang dititipkan. Tipe pengajarnya sesuai tidak dengan moms dan karakter anak, karena pengajar yang dapat menyelaraskan idenya dan sikapnya dengan anak itu adalah pengajar yang baik. Selain itu, moms juga perlu tahu seberapa dekat dan terlibatnya pengajar nantinya, kemudian bagaimana hubungannya dengan orangtua anak.

  1. Cara pembelajaran

Poin penting lainnya yang perlu diketahui di tempat penitipan itu adalah bagaimana sistem atau cara mengajar disana? Ada beberapa tempat penitipan anak yang hanya mengajar dengan mencontohkan sekali, anak disuruh praktek sendiri tanpa pendampingan. Ada juga yang mengajar dengan pendampingan full. Ini bisa disesuaikan dengan keinginan moms dan juga kebutuhan si anak seperti apa. Jangan sampai cara pembelajaran yang dipilih malah membuat anak tidak berkembang.

Disamping beberapa hal diatas, pendapat anak juga penting untuk diperhatikan. Karena dengan melibatkan anak dalam penentuan tempat penitipan anak, secara otomatis anak akan menyukai dan bisa nyaman saat berada disana. Semoga ulasan ini bermanfaat moms….

Cara Ampuh Menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi

Cara Ampuh Menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi

Musim hujan seperti ini banyak nyamuk yang berkembang biak dan akan siap memangsa siapa saja kapanpun dan dimana pun, tidak terkecuali si bayi. Bayi yang kulitnya sensitif dan lembut seperti menjadi sasaran empuk bagi nyamuk. Selain membuat kulit terasa gatal dan merah, gigitan nyamuk pada bayi juga bisa membuat bentol nyamuk. Rasa gatal dan bentol karena gigitan nyamu biasa pada kulit bayi biasa ditangani dengan minyak telon atau krim anti nyamuk. Tetapi lebih dari itu, jika bentol itu tidak lekas hilang maka akan meninggalkan bekas di kulit bayi.

Bekas gigitan nyamuk inilah yang sering menyebabkan rasa tidak nyaman pada bayi karena bekas itu kadang masih meninggalkan rasa gatal dan akan digaruk oleh bayi akibatnya kulit bayi akan lecet dan iritasi. Hal itu bukan menjadi masalah yang serius karena dasarnya kulit bayi itu masih akan terus mengalami regenerasi sel sehingga kulit akan berganti. Tapi, jika terus dibiarkan tanpa ada perawatan khusus bisa jadi bekas garukan itu akan mematikan sel sehingga tidak beregenarsi.  Jika sudah begitu bisa dibayangkan moms, bekasnya akan menyebar dan kulit bayi menjadi kasar dan tidak enak untuk dipandang ataupun disentuh.

Moms tidak perlu khawatir dengan hal ini, tentunya bekas gigitan nyamuk bisa disembuhkan. Seperti perawatan bayi lainnya yang dilakukan dengan alami, perawatan pengobatan bekas gigitan nyamuk ini lebih baik dilakukan dengan yang alami daripada obat-obatan.

Berikut ini tips menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi

  1. Mengoleskan bagian bekas gigitan nyamuk dengan minyak

Minyak mengandung vitamin E sangat bagus untuk mengatasi iritasi yang terjadi di kulit. Moms bisa mengoleskan minyak 2 kali sehari saat setelah mandi dan sebelum tidur. Jika takut dengan efek minyak atau minyak yang menempel di baju, moms bisa menggunakan madu untuk dioles di bekas gigitan, diamkan beberapa saat kemudian bilas dengan air sampai bersih. Kenapa madu? Karena madu memiliki sifat anti radang yang dapat menyembuhkan luka.

  1. Menggunakan bahan alami untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk

Untuk bayi sebisa mungkin kita harus menggunakan bahan alami untuk mengatasi segala permasalan yang timbul, seperti untuk gigitan nyamuk ini. Bahan alami yang bisa digunakan adalah:

  • Lemon

Peras lemon, pakailah kapas yang sudah dicelupkan ke air lemon, kemudian oleskan ke bekas gigitan nyamuk.

  • Kulit pisang

Selain buahnya yang bergizi, kulit pisang juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk. Moms cukup mengoleskan kulit pisang bagian dalam pada kulit bayi yang ada bekas gigitan nyamuknya.

  • Lidah buaya

Gel lidah buaya mengandung aloesin yang bersifat anti radang. Kandungan inilah yang berkhasiat untuk menyembuhkan kulit yang iritasi. Selain itu, lidah buaya juga berfungsi sebagai pelembab alami kulit bayi. Sama seperti kulit pisang, moms cukup oleskan gel lidah buaya di bekas gigitan nyamuk.

  1. Memakai krim dari resep dokter

Jika moms tidak suka dengan hal yang repot, moms bisa konsultasikan luka ke dokter. Krim dari dokter itu bisa moms oleskan 2 kali sehari pada kulit yang ada bekas gigitan nyamuknya.

Untuk bisa menjaga kesehatan bayi, selalu jaga kebersihan lingkungan rumah terutama kamar si bayi. Selain itu dukung juga dengan asupan makanan yang bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Semoga tips menghilangkan gigitan nyamuk pada bayi ini bisa membantu…

Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi Yang Perlu Moms Ketahui

Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi

Pertumbuhan gigi bayi tidak sama satu dengan yang lain. Ini disebabkan karena ada bayi yang memang terlambat pertumbuhan giginya tetapi masih dalam rentang usia yang sama. Lalu, kapan rata-rata gigi bayi mulai mucul pertama kali?

Pada dasarnya, gigi bayi sudah ada sejak dalam kandungan, hanya saja belum tebentuk dan muncul secara sempurna. Setelah bayi lahir barulah gigi bayi akan didorong agar lekas sembuh dengan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan gigi. Pada awalnya, gigi bayi yang akan muncul pertama kali adalah gigi seri depan atas dan bawah. Ini digunakan untuk mendukung bayi saat mengunyah makanan. Awal munculnya gigi bayi sekitar usia 5 bulan dan didahului dengan beberapa gejala seperti

  • Bayi yang mulai suka memasukan barang dimulutnya karena efek gusi yang gatal
  • Suka menggigit barang apa saja yang dia pegang
  • Beberapa kasus, bayi menjadi demam dan bengkak di pipinya
  • Bayi rewel dan susah tidur malem

Jika moms sudah mengetahu bagaimana tanda atau gejala gigi bayi akan tumbuh, sebaikanya moms perlu melalukan antisipasi atau penanganan untuk mengatasi gejala yang timbul tadi agar bayi tetap merasa nyaman.

Lebih dari itu moms, agar moms bisa tahu langkah apa yang akan diambil saat gigi bayi tumbuh terkait pendukung perkembangannya, moms bisa ikuti kami untuk mempelajari tahapan pertumbuhan gigi bayi yang benar. Simak ya moms,…

  1. Umur 6 bulan

Rata-rata bayi mulai tumbuh gigi pertamanya pada umur 6 bulan. Akan tetapi ada juga beberapa bayi yang pada usianya 5 bulan sudah mulai tumbuh gigi. Pada umur ini, gigi yang akan muncul pertama adalah gigi seri baik rahang atas dulu atau bawah dan keluarnya tidak langsung sempurna tetapi bertahap. Pastinya akan dimulai dengan gusi yang gatal dan bengkak. Gigi seri yang pertama muncul ini paling lambat akan muncul di usia 7 bulan.

  1. Umur 7 bulan

Pada usia ini,bayi sudah memiliki gigi seri depan rahang atas,dan akan berkembang dengan munculnya gigi seri rahang bawah. Pertumbuhan gigi bayi di tiap bulannya akan terus berkembang. Biasanya gigi akan muncul secara perpasangan. Nah pada usia ini, bayi sudah bisa diberikan MPASI yang teksturnya padat.

  1. Umur 7-10

Di usia ini, gigi bayi akan tumbuh dengan pesat sebagai terusan pertumbuhan gigi-gigi sebelumnya. Pada usia ini juga bayi akan lebih banyak mengeluarkan air liur karena banyaknya tekanan-tekanan di gusi mereka saat tumbuh gigi. Gigi yang akan muncul di umur ini adalah gigi samping gigi seri secara berpasangan, bisa jadi muncul dua diatas dan bawah atau dua disebelah kanan atau kiri.

Untuk lebih jelasnya moms bisa lihat tabel urutan pertumbuhan gigi bayi berikut

Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi yang perlu moms ketahui

Itulah moms tahapan pertumbuhan gigi bayi. Untuk mendukung pertumbuhannya, moms perlu memberikan makanan yang bernutrisi agar gigi tumbuh sesuai dengan umurnya dan tumbuh sehat. Dalam menjaga gigi bayi, moms bisa menyikatnya dengan sikat gigi yang lembut. Lebih baik tidak menggunakan pasta gigi terlebih dahulu. Cukup dengan air, karena walaupun gigi rusak akan tetap bisa tumbuh lagi. Takutnya jika moms menggunakan pasta gigi, akan ditelan oleh bayi.

Amankah Susu kambing untuk Bayi?

Amankah Susu kambing untuk Bayi

Pernahkah moms mendengar susu kambing untuk bayi? yang kita tahu selama ini makanan pendamping ASI yang kita berikan ke bayi adalah susu sapi atau susu formula. Selain mudah didapat harganya pun juga merakyat. Tetapi memang ada beberapa kasus yang orang tuanya memberikan bayi susu kambing sebagai pendamping ASI. Ini dikarenakan sang ibu menurunkan alergi susu sapi kepada si bayi. Lalu, amankah susu kambing diberikan kepada bayi?

Di Indonesia susu kambing memang sudah identik dikonsumsi oleh orang dewasa, terlebih bagi mereka yang ada beberapa keluhan penyakit. Susu kambing menjadi salah satu alternatif pengobatannya. Tetapi dewasa ini, sudah ada beberapa moms yang mengganti susu sapi dengan susu kambing untuk bayi mereka. Karena kandungan gizi lebih tinggi dan kecenderungan terjadinya alergi lebih rendah. Beda halnya di luar negeri, susu kambing sudah mulai berkembang dan sudah biasa diberikan kepada bayi. Malah ada perusahaan yang memang menghadirkan susu kambing khusus untuk bayi sebagai pendamping ASI mereka. Di luar negeri mereka lebih suka membuat sendiri susu kambing untuk bayinya, karena kambing perah sudah banyak disana. Mereka lebih memilih susu segar atau yang sudah dikemas kemudian diseduh sendiri dengan menambahkan minyak zaitun dan air kelapa. Semua itu mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si bayi.

Perlu moms ketahui, susu kambing memiliki kandungan gizi yang baik untuk bayi. Kandungan laktosanya yang lebih sedikit dibandingkan susu sapi dan jenis lemak dari susu kambing merupakan jenis lemak yang mudah dicerna oleh perut sehingga menjadikan susu kambing itu mudah dicerna dan aman diberikan kepada bayi. Tetapi jangan senang dulu moms, sama halnya susu sapi, susu kambing juga baru bisa diberikan kepada bayi saat bayi sudah berumur 6 bulan ke atas. Di umur ini sistem pencernaan bayi sudah berkembang lebih baik sehingga mampu untuk menerima makanan selain ASI. Tetapi, menurut Dr. Alan Greene, susu kambing baru bisa diberikan ke bayi ketika berusia lebih dari satu tahun. Sebagai pertimbangnya, saat bayi berusia kurang dari satu tahun masih membutuhkan folat dan vitamin B12 yang tinggi, sedangkan kandungan di susu kambing lebih rendah. Sehingga jika ingin memberikan susu kambing untuk bayi yang berusia 6 bulan, masih perlu tambahan sulemen makanan yang mendukung kebutuhan folat dan vitambin B12 selain pemberian ASI tentunya.

Untuk mengenal lebih dalam susu kambing untuk bayi, yuk moms simak ulasan tentang manfaat dari susu kambing untuk bayi.

  1. Membantu mengatasi radang yang terjadi pada bayi

Susu kambing memiliki sifat anti peradangan. Sehingga ketika kita memberikan susu kambing untuk bayi, ini bisa membantu bakteri baik yang ada dalam usus yang membantu dalam proses pencernaan. Selain itu, kandungan anti radang tersebut juga bisa mengobati infeksi radang yang terjadi di usus bayi seperti kolitis.

  1. Memperlancar pencernaan bayi

Susu kambing mengandung protein yang lebih encer dibandingkan susu sapi, dan lemaknya pun bukanlah lemak dengan rantai yang panjang sehingga mudah untuk dipecah. Karena itulah susu kambing lebih mudah untuk dicerna. Kandungan susu kambing yang dapat menjaga usus itu dapat membuat pencernaan bayi lancar dan stabil.

  1. Lebih disukai oleh bayi

Dibandingan dengan susu sapi, susu kambing lebih disukai oleh bayi karena pH susu kambing hampir sama dengan pH ASI sehingga menghasilkan susu yang sifatnya basa seperti ASI. Dengan sifat yang relatif sama ini, rasa yang dihasilkan susu kambing juga hampir sama dengan ASI sehingga bayi lebih menyukainya dari pada susu sapi yang memiliki sifat asam. Sifat basa dari susu kambing ini juga dapat menurunkan resiko bayi terkena infeksi gastroinestinal.

  1. Meningkatkan kesehatan tulang bayi

Susu kambing memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi dan mudah diserap oleh tubuh sehingga pemenuhan kalsium untuk pertumbuhan tulang bayi lebih cepat. Dengan memberikan susu kambing untuk bayi, tulang bayi bisa tumbuh dengan sehat.

  1. Membantu meningkatkan kesehatan bayi anemia

Bayi yang anemia akan kehilangan banyak mineral seperti zat besi sehingga kesehatan tubuhnya menurun. Susu kambing kaya akan zat besi  yang dibutuhkan oleh tubuh bayi untuk menjaga kesehatan bayi dan meningkatkan supply darah akibat anemia.

  1. Meminimalkan alergi protein susu

Susu kambing memiliki protein susu yang lebih encer dan mudah dicerna sehingga bayi tidak alergi.

Dengan mengetahui manfaat susu kambing untuk bayi, moms tidak perlu lagi khawatir untuk memberikan susu kambing untuk bayi. Saat ini susu kambing memang masih langka dipasaran dan harganya pun cenderung lebih mahal. Jadi moms perlu memperhatikan juga keadaan keuangan moms untuk beralih ke susu kambing. Sebelum moms memberikan susu kambing untuk bayi, moms juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini dalam memilih susu kambing yang baik.

  1. Pilihlah susu kambing yang asli dan masih dalam keadaan segar
    Susu kambing yang masih mentah dan segar jauh lebih baik karena kandungan yang ada masih alami, belum terekstraksi dan terproses. Moms bisa langsung membelinya di peternakan kambing. Masaklah terlebih dahulu susu kambing mentah sampai mendidih agar bakteri brucellosis yang ada dalam susu kambing mati. Gunakan panci yang bersih. Masukan dalam botol kaca dan tutup. Jika susu kambing tidak habis dalam sehari moms bisa menyimpannya di kulkas. Ingat moms, maksimal penyimpanan hanya 2 hari.
  1. Jika moms memilih susu kambing bubuk, pastikan yang sudah berstandar SNI dan halal MUI. Selain itu perhatikan pula tanggal kadaluarsa susu kambing. Walapun sudah melalui proses tetapi untuk selalu menjaga kesehatan bayi, susu baiknya diseduh dengan air yang panas. Moms bisa menambahkan air hangat agar tidak terlalu panas.
  2. Jangan termakan iklan dengan harga susu kambing yang murah
    Walaupun masih tergolong langka, tetapi tetap akan ada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengedarkan susu kambing tidak asli dengan harga yang lebih murah dari biasanya. Nah, jika moms menemui hal seperti itu, jangan langsung percaya dan membelinya ya moms… jika sudah memiliki langganan tetap moms bisa membelinya di langganan.

Apapun keputusan moms nantinya, baik untuk memberikan susu sapi atau susu kambing, point pentingnya adalah moms harus memilih yang terbaik untuk kebutuhan nutrisi bayi dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhannya. Jika dalam pemberian susu kambing maupun susu formula, bayi menunjukan respon negatif yaitu alergi terhadap susu tersebut sebaiknya hentikan pemberiannya dan konsultasikan ke dokter untuk penanganan yang terbaik. Jika memang ASI yang dihasilkan sangat lancar lebih baik moms memilih untuk memberikan asi ekslusif untuk bayi sampai dia berumur 12 bulan. Tak lupa imbangi juga dengan makanan pendamping ASI yang baik dan bergizi untuk bayi.

Tips Perawatan Tubuh Setelah Melahirkan

Tips Perawatan Tubuh Setelah Melahirkan

Apa yang ada dipikiran moms setelah moms melahirkan? tentunya merawat si bayi dari kesehatannya sampai dengan nutrisinya untuk tumbuh kembang si bayi. Bagaimana dengan tubuh moms sendiri? Kebanyakan ibu yang baru saja melahirkan kurang memperhatikan dan merawat tubuhnya sendiri. Ini menyebabkan wajah menjadi kusam, berat badan bertambah, dan penampilan terabaikan. Buat moms yang paling penting adalah si bayi.

Rasa gelisah akan muncul pada moms ketika bayi sudah tumbuh lebih besar dan moms sudah mulai bergaul dengan teman-teman lagi. Banyak pikiran kenapa seperti ini dan itu dan pastinya ada keinginan mengembalikan penampilan moms agar kembali seperti sebelumnya walaupun masih menyusui. Yang menjadi kendala adalah akan dimulai dari mana untuk mendapatkan semua itu. Selain itu, bisa gak tubuh kembali seperti dulu? Apalagi ini sudah kali kedua melahirkan.

Stop resah moms!! Jika moms ingin melakukan perawatan tubuh setelah melahirkan, hal pertama yang terpenting adalah niat moms disertai keyakinan dan juga usaha. Selanjutnya moms mulailah dengan melakukan perawatan dalam dulu seperti vagina. Nah, untuk lebih lengkapnya, berikut kami ulaskan tips perawatan tubuh setelah melahirkan.

  1. Perawatan vagina

Setelah melahirkan biasanya vagina akan merasa nyeri karena saat melahirkan vagina akan merenggang untuk mengeluarkan bayi sehingga seringkali terjadi robekan. Nyeri yang dihasilkan bisa dirasakan moms selama beberapa minggu setelah melahirkan. Kondisi ini akan membuat moms tidak nyaman. Nah, berikut perawatan vagina untuk mengatasinya:

  • Kompres luka dengan air dingin atau es untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul
  • Saat buang air kecil, selalu bilaslah vagina dengan air hangat, dan lap dengan handuk kering yang lembut
  • Saat duduk moms bisa menggunakan bantal agar tidak menekan vagina
  • Jika nyeri tidak tertahankan mintalah obat nyeri ke dokter

Selain perawatan vagina akibat robek, sering kali setelah melahirkan terjadi keputihan yang tidak menyenangkan. Cara perawatannya moms bisa menggunakan pembalut sanitizer untuk mengurangi infeksi yang terjadi akibat keputihan.

  1. Perawatan wajah

Perawatan tubuh setelah melahirkan yang penting untuk diperhatikan adalah bagian wajah. Karena tidak mau kan moms setiap bertatap muka dengan orang, wajah moms kusam dan cenderung pucat? Setelah melahirkan wajah sering kali luput dari perawatan. Karena sering begadang, jarang dibersihkan akhirnya wajah menjadi kusam, pucat dengan kantung mata yang melebar dan bisa jadi akan timbul jerawat.

Perawatan yang bisa dilakukan:

  • Selalu membersihkan wajah dengan sabun muka
  • Untuk mengurangi kantung mata, moms bisa mengkompresnya dengan air dingin, atau pemanfaatan timun, ini dapat mengurangi kantong mata dan membuat mata segar. Tentunya minum air putih yang cukup.
  • Perawatan dengan masker wajah juga bisa moms lakukan. Untuk hasil yang maksimal, bisa dilakukan seminggu 2x. Pilihlah masker alami karena jika menggunakan masker kimia bisa berpengaruh pada bayi.
  • Konsumsilah makanan yang berupa sayur dan buah yang baik untuk kulit, seperti apel, jeruk, kol.
  • Istirahat yang cukup. Walapun sudah dilakukan perawatan baik itu alamai atau moms datang ke tempat spa , tetapi jika waktu istirahat kurang hasilnya tidak maksimal.
  • Untuk menunjang penampilan moms bisa menggunakan make up saat bepergian untuk melindungi wajah dari debu dan sinar matahari.
  • Jika timbul jerawat,moms bisa menggunakan obat jerawat atau krim jerawat.
  1. Perawatan kulit
  • Jika terjadi kerusakan pigmentasi atau warna kulit belang, moms bisa menggunakan pelembab kulit untuk mencegah kulit kering, tambahkan tabir surya agar terhindar dari sinar matahari
  • Untuk menghilangkan strect mark di kulit, perut moms bisa mengoleskan minyak zaitun pada bagian strect mark secara rutin dan melakukan latihan otot ringan tiap 2 kali sehari.
  1. Perawatan rambut

Setelah melahirkan, pasti akan ada perubahan penurunan hormon progesteron dalam tubuh sehingga menyebabkan kerontokan pada rambut. Hal ini biasa terjadi setelah 3 bulan melahirkan. Moms tidak perlu khawatir karena ini akan kembali normal lagi. Untuk mengantisipasi kerontokan tambah parah,moms bisa melakukan perawatan rambut berikut ini:

  • Rajinlah memotong rambut jika sudah terlihat panjang. Ini akan mengurangi rambut rontok terjadi.
  • Rawat kebersihan rambut dengan mencuci rambut rutin 2x sehari. Ini juga akan mengurangi produksi minyak pada kulit kepala
  • Berikan konditioner dan serum rambut jika diperlukan
  • Gunakan shampo yang cocok untuk rambut moms
  • Jangan sering disisir dan usahakan untuk tidak menarik atau mengikat rambut karena ini akan membuat rontok lebih banyak.
  1. Perawatan tubuh

Ini yang menjadi keluhan terbesar moms setelah melahirkan, tubuh menjadi gemuk atau sering disebut dengan tubuh melar. Bagaimana tidak, nafsu makan moms akan meningkat tanpa terkendali. Untuk merawat tubuh setelah kelahiran moms bisa lakukan secara tradisional atau yang berkembang saat ini, bisa juga melalui penggabungan keduanya. Apapun caranya yang paling penting adalah kembalinya tubuh moms seperti dulu.

Berikut beberapa cara perawatan tubuh setelah melahirkan:

  • Pakailah stagen atau korset.

Pemakaian stagen atau korset ini mampu mengencangkan otot perut yang kendor setelah melahirkan. Diawal pemakaian moms pasti merasa tidak nyaman dan sumpek, ini bisa diakali dengan tidak langsung menggunakannya setiap saat. Moms bisa memakai saat banyak aktivitas, saat tidur dan saat bepergian. Selalu ganti korset setiap hari agar terhindar dari kuman penyakit.

  • Olah raga teratur

Olah raga sangat baik untuk kesehatan tubuh, terlebih untuk masalah pengencangan otot-otot setelah melahirkan. Moms bisa lari pagi atau sore hari secara rutin setiap hari. Untuk hasil yang maksimal, moms bisa gunakan jas hujan saat lari, karena kalori yang terbakar semakin banyak. Selain lari, bisa juga dengan renang dan senam. Melihat aktivitas seorang ibu baru, idealnya senam dan renang yang baik dilakukan 2x setiap minggunya.

  • Pola makan terjaga

Tidak perlu melakukan diet untuk membentuk tubuh menjadi seperti semula, apalagi dengan kondisi moms yang masih menyusui. Sebisa mungkin untuk dihindari. Moms cukup mengatur pola makan moms setiap harinya saja, dengan cara mengatur waktu makan, memilih asupan makan yang bergizi dan baik untuk ASI, dan juga hindari makanan yang berlemak. Terpenting selalu utamakan memenuhi kebutuhan cairan untuk tubuh kita dengan air putih.

  • Istirahat cukup

Istirahat yang cukup mampu membuat tubuh selalu dalam keadaan segar sehingga tidak malas untuk melakukan aktivitas lainnya. Dengan istirahat yang cukup, mendukung organ-organ tubuh berfungsi maksimal setiap harinya.

  • Minum jamu

Banyak yang sudah meninggalkan jamu sekarang ini. Tetapi, jamu memang sudah terbukti sejak dulu dalam merawat tubuh wanita, apalagi setelah melahirkan. Selain dapat membentuk tubuh dari dalam, jamu juga dapat membuat produksi ASI lancar. Hal ini karena jamu tebuat dari bahan-bahan alami yang baik untuk tubuh. Jika moms kurang suka dengan bau jamu yang tidak sedap, moms bisa memberikan setetes minyak aromaterapi untuk menyamarkan baunya.

Inilah tadi ulasan beberapa perawatan tubuh setelah melahirkan. Selamat mencoba moms dan selalu terapkan pola hidup sehat ya moms…

Tips agar melahirkan normal tanpa jahitan

Tips agar melahirkan normal tanpa jahitan

Melahirkan adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh sebuah keluarga. Bagaimana tidak, mempunyai anak adalah salah satu keinginan terbesar orang berkeluarga. Saat akihr masa kehamilan, moms pasti masih merasa bingung akan melahirkan dengan cara yang seperti apa. Moms jaman sekarang pastinya akan lebih memilih jalan ceasar karena tidak sakit dan cepat, tetapi memakan biaya yang lebih mahal. Tapi moms jalan ceasar mempunyai resiko yang besar kedepannya karena bila dari awal kita melahirkan ceasar makan bisa dimungkinkan untuk lahiran berikutnya juga akan ceasar.

Sebenarnya melahirkan dengan normal melalui jalannya jauh lebih aman dibandingkan ceasar. Walapun memang butuh energi lebih dan sakit saat proses melahirkan, tetapi setelah bayi lahir kemungkinan sakit hanya beberapa hari saja. Melahirkan normal juga sangat baik untuk kesehatan reproduksi moms, terlebih untuk area ovum, karena secara otomatis darah kotor akan ikut tersapu bersama keluarnya bayi yang lahir. Selain rasa sakit saat melahirkan, kemungkinan penerium vagina robek sangat besar saat melahirkan normal, inilah yang biasa menjadi keluhan moms. Ya, tentunya. Proses melahirkan secara normal, dinding antara vagina dan anus akan mampu merenggang sendiri ketika bayi keluar sesuai besaran bayi tersebut. Nah ini yang menyebabkan kemungkinan vagina itu robek. Penyembuhan yang bisa dilakukan adalah dengan menjahit bagian yang robek, memang bisa sih tidak perlu dijahit jika robekannya sedikit tetapi ini akan memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh dampaknya mungkin moms akan lebih bersabar untuk tidak berhubungan intim dulu dengan suami.

Kondisi dengan vagina robek umumnya terjadi saat persalinan pertama, kondisi bayi yang lahir secara tidak normal, berat bayi yang besar dan juga persalinan dengan forcep. Agar moms bisa melahirkan dengan vagina yang utuh tanpa jahitan, berikut tips agar melahirkan  normal tanpa jahitan yang perlu moms praktekan

  1. Mempersiapkan tubuh

Persiapan saat akan melahirkan sangat penting untuk dilakukan jika moms memilih jalan persalinan normal tanpa jahitan. Dengan tubuh yang siap, moms bisa melakukannya dengan mudah dan aman. Persiapan tubuh ini bisa moms lakukan dengan cara

  • Menjaga pola makan yang sehat

Konsumsilah makanan yang banyak mengandung gizi seperti sayur dan buah, lengkapi juga dengan susu ibu hamil dan vitamin. Minum air putih yang cukup setiap harinya.

  • Olah raga teratur

Moms bisa jalan sehat setiap hari untuk memperkuat otot kaki. Lakukan minimal 10 menit setiap harinya. Moms bisa juga renang, senam pilates atau yoga, ini sangat baik untuk melenturkan otot.

  • Istirahat yang cukup

Tidur yang cukup dan posisi tidur yang benar juga sangat mendukung lancarnya melahirkan.

  1. Melakukan pijatan ringan di penineum

Pijatan ringan di sekitar vagina akan membuat otot vagina lebih releks dan mudah merenggang sehingga kemungkinan melahirkan normal tanpa jahitan bisa dilakukan. Moms bisa lakukan pijatan ini mulai kehamilan memasuki usia 34 minggu dan lakukan 2kali dalam seminggu. Selain itu, selalu jagalah kondisi perineum vagina agar tetap hangat selama persalinan sehingga otot menjadi lemas dan mudah merenggang. Moms bisa gunakan handuk hangat untuk menyekanya.

  1. Lakukan persalinan dengan posisi yang benar

Posisi yang benar saat persalinan adalah berbaring agar menghadap ke sisi kiri, hindari posisi tengah karena bisa menekan tulang ekor dan perineum. Saat mengejan, usahakan jangan sampai mengangkat bokong sebab akan memperluas robekan.

  1. Mintalah suami atau keluarga menemani saat melahirkan

Keberadaan suami atau keluarga saat melahirkan akan membantu menyemangati dan memberi kesan nyaman dan aman.

  1. Berikan aromaterapi di ruangan

Moms bisa request ke dokter untuk memberikan aroma terapi seperti green tea, coklat atau kopi sesuai selera moms. berfungsi untuk membuat relaks pikiran dan tubuh sehingga tetap tenang saat melahirkan.

Lepas dari itu semua, selalu selipkan doa selama persalinan berlangsung. Agar semua aman dan berjalan dengan baik. Good luck moms…

Wajib Tahu! Manfaat minyak kelapa untuk bayi

Wajib Tahu! Manfaat minyak kelapa untuk bayi

Perawatan bayi itu memang terbilang gampang-gampang susah. Kita sebagai orang tua harus jeli dalam memilih produk untuk perawatan bayi. Kulitnya yang masih tipis dan sensitif menjadi tantangan tersendiri bagi kita dalam merawatnya. Saat kita memilih produk perawatan, bisa saja dipakai untuk si kakak aman dan cocok tapi belum tentu untuk si bayi cocok. Apalagi jika sudah timbul masalah kulit atau kesehatan pada bayi. kita harus benar-benar memastikan kalau produk yang kita pakai adalah produk dengan bahan alami. Seperti kata pepatah, buat anak jangan coba-coba. Ini harus kita terapkan untuk si bayi.

Berbicara tentang produk perawatan bayi yang alami, pernah tidak moms berfikir untuk mencoba memakai minyak kelapa untuk perawatan tubuh dan kulit bayi? pada dasarnya minyak kelapa tidak hanya digunakan sebagai bahan untuk menggoreng saja moms, lebih dari itu minyak kelapa sebenarnya mempunyai banyak manfaat untuk merawat kulit dan tubuh si bayi. seperti kata Dr. Srie Prihianti, SpKK, PhD, sebenarnya minyak kepala merupakan bahan yang sudah lama dipakai untuk kesehatan. Minyak kelapa biasa digunakan sebagai pelembab dan melembutkan serta aromanya nyaman untuk bayi. Agar moms tambah yakin akan manfaat minyak kepala untuk bayi, yuk kita pelajari bersama moms.

Sebelumnya moms perlu mengenal terlebih dahulu macam-macam minyak kelapa itu sehingga moms bisa tahu minyak kelapa mana yang bisa dijadikan perawatan untuk si bayi.

  1. Virgin Coconut Oil (VCO)

VCO memiliki kandungan dan kualitas paling tinggi diantara ketiga jenis minyak kelapa lainnya. Selain itu, memiliki antioksidan yang tinggi dan aromanya lebih segar. Ini disebabkan VCO prosesnya tidak melalui pengeringan dan tidak dipanaskan secara langsung dibawah sinar matahari. Sehingga kandungannya tetap terjaga

  1. Minyak kelapa organik

Minyak kepala baik VCO atau minyak kelapa murni yang diambil dari sumber pohon kelapa organik, artinya perawatan pohon kelapanya tidak menggunakan bahan kimia sama sekali dan hanya mengandalkan pupuk kompos atau pupuk alami.

  1. Minyak kelapa murni

Minyak kelapa murni, ini biasa proses ekstrasinya melalui pengeringan buah kelapa yang dijemur langsung di bawah sinar matahari sehingga ada kadar kandungan yang menguap ke udara yang hasilnya menurunkan kualitas minyak kelapa. Minyak kelapa murni memang dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan VCO dan minyak kelapa organik.

Dari ketiga jenis minyak kelapa tersebut semuanya aman dan dapat digunakan untuk perawatan bayi karena berasal dari bahan alami tanpa campuran bahan kimia. Akan tetapi moms bisa memilih untuk menggunakan VCO karena kandungan antioksidannya yang lebih tinggi dibandingkan minyak kelapa jenis lainnya. Aromanya pun lebih segar. VCO yang asli moms bisa dapatkan di toko herbal ataupun babyshop mungkin memang dengan harga yang lebih mahal dari pada minyak telon atau minyak kayu putih pada umumnya.

Setelah mengetahui jenis-jenis minyak kelapa, yuk moms kita ulas apasaja manfaat minyak kelapa untuk bayi lainnya, berikut penjelasannya:

  1. Sebagai pelindung dan pelembab kulit bayi

Namanya juga minyak, pastinya bisa digunakan sebagai pelembab kulit bayi. Apalagi untuk kulit bayi yang sensitif, menjaga kelembaban kulit bayi sensitif menjadi salah satu hal yang penting dilakukan untuk menghindari bayi terkena kulit kering, kasar dan bersisik. Selain sebagai pelembab, minyak kelapa juga bisa digunakan saat si bayi kena gigitan nyamuk atau iritasi kulit, karena minyak kelapa mengandung zat anti bakteri.

Moms bisa mengusapkan minyak kelapa pada kulit bayi yang kena gigitan nyamuk atau iritasi, ini akan mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan. Jika minyak kelapa hanya digunakan sebagai pelembab kulit, moms bisa mengoleskan minyak kelapa setelah mandi dan sebelum tidur malam agar kulit anak selalu lembab.

  1. Mengatur rambut

Miliki bayi dengan kulit yang halus dan lebat menjadi keinginan setiap orang tua, tapi tak jarang ada bayi yang rambutnya kusam dan sedikit. Nah untuk membantu melebatkan dan membuat rambut si bayi halus, moms bisa menggunakan minyak kelapa sebagai solusinya. Minyak kelapa memiliki kandungan vitamin E dan K yang sangat baik untuk pertumbuhan rambut. Pemakaiannya pun cukup mudah, hanya dengan mengoleskan minyak kelapa di rambut si bayi dan kemudian menatanya, rambut bayi akan menjadi lebih lembut. Untuk hasil yang maksimal moms bisa memberikannya setiap hari setelah mandi.

  1. Mengatasi ruam bayi

Sering kali moms merasa khawatir dan bingung ketika si bayi ruam baik ruam karena susu atau ruam popok. Minyak kelapa bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi ruam bayi. Ini adalah cara alami yang bisa dipakai dari pada moms menggunakan krim anti ruam dari bahan kimia. Setelah mandi, moms bisa mengoleskan minyak kelapa di area ruam dengan sedikit pijatan lembut. Ulangi beberapa kali sampai ruam itu hilang.

  1. Menghilangkan cradle cap atau kerak kepala

Kerak kepala yang sering terjadi pada bayi biasanya disebabkan akibat jamur dan bakteri yang menyerang kulit kepala. Jika pada orang dewasa biasa disebut dengan ketombe. Nah, minyak kelapa ini memiliki kandungan anti jamur yang bisa digunakan untuk menghilangkan kerak kepala bayi. Gosokan minyak kelapa pada daerah yang kena kerak dengan pijatan lembut selama 10-20 menit. Kemudian bilas dengan menggunakan handuk yang sudah dibasahi air hangat. Terakhir sisir rambut bayi agar sisa kerak ikut mengelupas saat disisir. Kemudian selalu berikan minyak kelapa untuk mencegah kerak kepala datang lagi.

  1. Sebagai minyak pijat bayi

Saat bayi dipijat, perlu minyak yang digunakan sebagai pelicin kulit agar saat dipijat tidak menimbulkan rasa sakit pada bayi. Minyak kelapa bisa digunakan sebagai minyak pijat untuk bayi karena sifatnya yang lembut, aromanya yang segar sehingga ini bisa membuat bayi tenang. Disamping itu, minyak kelapa juga bisa menghangatkan tubuh bayi setelah dipijat.

Campurkan minyak kelapa dengan essensial green tea atau lainnya yang wanginya enak. Lalu balurkan minyak keseluruh tubuh bayi, kemudian mulailah untuk memijat tubuh bayi sesuai petunjuk cara memijat bayi yang benar.

  1. Meredakan nyeri saat gigi mau tumbuh

Pada bayi yang berusia 4-6 bulan akan mulai tumbuh gigi. Tumbuhnya gigi ini pasti akan diawali dengan gusi yang membengkak dan timbul nyeri disekitar gusi yang bengkak itu. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan treatment minyak kelapa. Caranya, oleskan minyak kepala secara rutin di dekat area gusi yang bengkak. Rasa hangatnya akan mengurangi nyeri dan gatal yang muncul.

Itulah moms, beberapa manfaat minyak kelapa untuk bayi. banyak dari manfaatnya memang hanya untuk pengobatan luar saja, tidak untuk dikonsumsi oleh bayi. Pengobatan luar jika mungkin belum cukup, moms perlu juga melakukan perawatan dari dalam, misalnya pengaturan makanan untuk si bayi. Jika dengan pengobatan minyak kelapa, masalah kulit belum teratasi, moms wajib untuk segera membawa si bayi konsultasi ke dokter.

Segudang Manfaat Air Kelapa untuk Bayi

 Manfaat Air Kelapa untuk Bayi

Banyak yang tidak mengetahui manfaat air kelapa untuk bayi. Kok untuk bayi moms? sumber makanan bayi itukan ASI? Betul, ASI memang sumber makanan dan minuman bayi yang utama. Akan tetapi bayi juga bisa diberikan makanan pendamping ASI untuk mendukung pertumbuhannya. Salah satu yang bisa moms berikan ke bayi adalah air kelapa. Tetapi jangan terus bayi baru lahir diberikan air kelapa ya moms. Air kelapa bisa diberikan pada bayi yang sudah memasuki usia 8 bulan. Ini karena pada usia tersebut kondisi organ tubuh bayi sudah lebih siap untuk menerima makanan yang berasal bukan dari ASI walaupun bayi usia 6 bulan sudah bisa diberikan MPASI. Selain itu untuk menghindari reaksi alergi air kelapa pada bayi yang belum mencapai usia 8 bulan.

Mengapa air kelapa bisa diberikan sebagai MPASI pada bayi? Air kelapa ternyata memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Air kelapa memiliki kadar klorida, potasium, dan magnesium serta elektrolit yang tinggi. Ini sangat baik untuk pembentukan tulang bayi. selain itu, kandungan gula, protein dan sodiumnya cukup rendah sehingga aman jika diberikan untuk bayi. lebih jauh lagi, air kelapa mengandung asam laurat yang membantu si bayi melawan penyakit yang masuk ke tubuh. Pemberian air kelapa pada bayi ini juga berguna sebagai tahap awal pengenalan rasa dan aroma pada bayi, karena indera pembau dan perasa di bulan ini sudah semakin meningkat.

Agar lebih jelas lagi, yuk moms pelajari manfaat air kepala untuk bayi berikut ini

  1. Membantu pengobatan infeksi saluran kemih

Bayi memang belum bisa mengontrol saat dia ingin buang air kecil. Biasanya diusianya yang masih bayi, bayi sering cipirit buang air kecil di popok tanpa sepengetahuan moms. nah jika itu sudah menumpuk dan popok tidak diganti akan menimbulkan berkembangnya bakteri yang bisa saja masuk ke saluran kemih bayi. Itulah sebabnya, bayi rentan kena infeksi saluran kemih. Air kelapa memiliki sifat deuritik yaitu membersikan infeksi yang terjadi di saluran kandung kemih. Selain itu,air kelapa juga berfungsi untuk menjaga saluran kandung kemih agar tetap sehat dan bersih sehingga masalah buang air keci bayi jadi lancar dan terawat.

  1. Pemenuhan nutrisi bayi

Pemenuhan nutrisi untuk bayi memang sangat wajib. Ini dikarenakan selain sebagai penunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi juga untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi untuk melawan kuman penyakit yang menyerang. Air kelapa yang kaya akan kandungan seperti mineral, vitamin, dan sumber energi alami sangat baik diberikan pada bayi. Air kelapa juga dipercaya bisa membantu mengobati penyakit yang terbilang serius seperti kolera, demam empedu, ginjal pada bayi.

  1. Memperlancar sistem pencernaan

Bayi memang terlahir dengan sistem pencernaan yang belum sempurna, sehingga akan banyak masalah pencernaan yang muncul seperti diare, sembelit, perut kembung. Air kelapa sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan yang muncul. Air kelapa mengandung serat alami agar bayi terhindar dari sembelit. Selain itu air kelapa juga bisa menjadi elektrolit alami yang bermanfaat untuk menghentikan diare bayi. Air kelapa juga bisa membantu mengobati perut kembung. Bayi yang diberikan air kelapa saat perutnya kembung akan mendorong gas-gas yang ada dalam perut untuk keluar sehingga kembung teratasi.

  1. Menstabilkan cairan tubuh bayi

Pada dasarnya air kelapa merupakan cairan murni yang baik untuk tubuh. Air kelapa mengandung vitamin mineral dan garam yang berfungsi sebagai elektrolit alami sebagai pengganti ion tubuh yang hilang akibat bayi dehidrasi. Karena itulah air kelapa sangat bagus untuk menstabilkan cairan tubuh bayi, terlebih saat musim kemarau dan panas. Selain sebagai pelengkap cairan tubuh, air kelapa juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Moms bisa memberikan air kelapa pada bayi karena lebih memiliki rasa manis alami dari pada air putih biasa yang rasanya tawar. Tentunya bayi akan lebih menyukainya.

  1. Sebagai obat bayi yang muntah

Saat bayi muntah banyak hal yang menjadi alasan kenapa bayi tersebut muntah. Agar muntah yang terjadi tidak semakin parah dan terus menerus, moms perlu mengobatinya. Saat muntah, bayi akan mengeluarkan banyak tenaga sehingga setelahnya akan menjadi lemas, pucat. Air kelapa bisa berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat bayi muntah karena air kelapa memiliki kandungan energi alami dan juga untuk memulihkan kondisi bayi. selain itu, air kelapa rasanya yang khas membuat perut bayi tidak bergejolak lagi dan lebih tenang. Ini tandannya air kelapa bisa menjadi obat muntah yang alami untuk bayi dan pastinya rasanya disukai oleh bayi.

  1. Menjaga kulit bayi tetap halus dan lembut

Air kelapa banyak mengandung vitamin C dan vitamin B serta anti oksidan yang baik untuk kulit. Dengan memberikan air kelapa pada bayi ini bisa menjadi pelembab kulit bayi alami. Selain itu, saat cairan dalam tubuh bayi terpenuhi, ini akan mendukung kulit bayi tetap halus, lembut dan lembab. Jadi bayi bisa terhindar dari kulit kering.

Setelah mengetahui segudang manfaat air kelapa untuk bayi, moms bisa memberikan air kelapa sebagai pelengkap MPASI. Agar tidak salah langkah dalam memberikannya, moms perlu simak beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan air kelapa berikut ini.

  • Bukalah kelapa dengan menggunakan pisau yang bersih agar air kelapa tetap higenis
  • Pilihlah air kelapa yang masih muda karena kandungannya masih banyak dan rasanya manis
  • Sajikan air kelapa pada bayi sesaat setelah air kelapa itu dibuka karena masih segar
  • Jika air belum akan diminumkan ke bayi, usahakan air kelapa tetap berada didalam buahnya dan simpan di kulkas. Tapi jangan sampai membiarkan air kelapa itu berhari-hari didalam kulkas, karena air kelapa yang sudah didinginkan dalam kulkas hanya bertahan beberapa jam saja. Misalnya moms menyimpannya pagi, siang sudah harus diminumkan.
    Air kelapa yang tidak langsung diminum akan teroksidasi sehingga gizinya berubah dan akan timbul bakteri sehingga air kelapa akan mengeluarkan bau tidak sedap. Jika sudah seperti itu jangan diberikan ke bayi ya moms.
  • Berikan maksimal 4 sendok makan saja untuk bayi diatas usia 8 bulan. Agar tetap seimbang dengan ASI dan MPASI pendukung lainnya.

Walaupun bermanfaat dan baik untuk bayi, moms tetap perlu waspada akan efek yang ditimbulkan. Perlu pendampingan yang ketat saat moms ingin memberikan air kelapa ini untuk bayi. selain itu, pehatikan juga aturan dan takaran yang pas saat memberikan air kelapa pada bayi. Imbangi dengan makanan pendamping ASI lainnya dan selalu utamakan pemberian ASI ekslusif pada bayi di awal-awal pertumbuhan bayi yaitu usia 1-12 bulan.

Bagaimana cara untuk mencegah penyakit cacingan pada anak-anak?

Pernahkah anak moms cacingan? Sudah tau bagaimana cara untuk mencegah penyakit cacingan pada anak-anak? Kali ini kita akan membahas tentang cara mencegah cacingan pada anak. Ikuti terus ya moms.

Cacingan merupakan salah satu penyakit yang kerap singgah pada anak-anak. Kenapa tidak? karena dunia anak adalah dunia bermain. Setiap hari anak bermain di lingkungan yang kita tidak tahu kebersihannya seperti apa. Cacing adalah binatang yang suka hidup pada lingkungan, tanah yang tidak bersih. Memang sih ada juga cacing yang sengaja hidup di tubuh manusia dan berperan dalam proses tubuh manusia, tetapi banyak juga cacing jahat yang menjadi kuman penyakit dan bisa menghambat pertumbuhan serta perkembangan anak.

Cacing dari golongan cacing gelang yang disebut cacing kremi inilah yang biasa menyebabkan penyakit pada anak. Cacing ini biasa hidup di anus anak. Cacing kremi biasa menginfeksi anak dengan cara masuk ke tubuh melalui anus atau tangan yang tidak bersih saat menyantap makanan. Saat cacing sudah masuk dalam tubuh, akan menyerang saluran pencernaan dan akan berkembang di usus halus. Saat bayi-bayi cacing sudah berkembang mereka akan menetap di usus besar menjadi parasit, yaitu menyantap makanan yang masuk ke tubuh anak. Ketika sudah berumur 4-8 minggu cacing akan membesar akan keluar dan bertelor melalui anus, nah pada saat inilah anak akan merasakan gatal di sekitar duburnya.

Untuk dapat mengobati anak yang cacingan, moms perlu mengetahui tanda anak yang cacingan. Berikut beberapa tanda anak cacingan:

  1. Gatal disekitar dubur, jika tidak disadari dan tidak segera diobati maka gatal bisa menjalar ke seluruh kulit
  2. Infeksi kulit, biasanya ketika gatal anak akan spontan menggaruknya. Garukan anak inilah yang menyebabkan kulit menjadi infeksi karena terlalu sering dilakukan.
  3. Sakit perut disertai mual dan muntah
  4. BB susah naik walaupun nafsu makan anak sama
  5. Nafsu makan berkurang
  6. Demam

Jika gejala cacingan sudah sampai demam, maka moms perlu membawa anak untuk berobat

Bagaimana cara untuk mencegah penyakit cacingan pada anak – anak? Berikut tips yang bisa moms lakukan

  • Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan diri

Kebersihan adalah syarat mutlak untuk mendapatkan raga yang sehat, baik itu kebersihan lingkungan maupun kebersihan diri. Terapkan hidup sehat dengan lingkungan yang sehat pada anak. Moms bisa memulainya dengan meminta anak untuk selalu cuci tangan sebelum dan setelah makan apapun itu. Sama halnya saat akan tidur, moms bisa menerapkan untuk cuci tangan dan kaki sebelum tidur. Mandi bersih dengan sabun dan selalu membersihkan area kamar, rumah, dan halaman rumah. Tak lupa ingatkan anak untuk selalu memotong kukunya, karena kuku yang panjang bisa menjadi sarang kuman penyakit.

  • Berikan makanan yang bernutrisi untuk anak

Untuk mendukung pertumbuhan anak berikanlah makanan yang kaya akan gizi dan serat pada anak. Ini akan membantu anak untuk meningkatkan sistem imun anak sehingga dapat melawan cacing yang berkembang dalam tubuh anak. Cacing juga diketahui sangat menyukai makanan yang mengandung karbohidrat dan gula. Jadi, sayuran dan buah adalah pilihan tepat untuk dihidangkan pada anak – anak.

  • Perhatikan cara memasak dengan benar

Jangan hanya asal memberikan sayuran dan buah saja ya moms! Karena belum pasti sayuran yang kita masak sehat. Moms sangat perlu memperhatikan cara memasak sayur, makanan yang benar. Selalu cucilah terlebih dahulu sayuran, buah, dan alat-alat yang akan digunakan untuk memasak dan menghidangkan. Teliti apakah bahan bumbu yang kita gunakan untuk memasak sudah higenis atau belum. Penyimpanan bumbu masak juga penting untuk diperhatikan lho moms. Jika akan mengkonsumsi daging, pastikan kalau daging tersebut bebas cacing.

  • Berikan obat cacing

Memperhatikan kebersihan dan makanan anak saja tidak cukup untuk mencegah anak terkena cacingan karena kita bisa saja kelewatan dalam membersihkan atau pengawasan anak. Untuk itu, moms bisa memberikan obat cacing pada anak.

Demikian pembahasan tentang bagaimana cara untuk mencegah penyakit cacingan pada anak-anak. Agar lebih yakin dengan kesehatan anak, moms bisa melakukan check kesehatan pada anak secara rutin setiap berapa bulan sekali. Semangat merawat anak moms, semoga bermanfaat!

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi