Umur berapa anak mulai sekolah PAUD?

Umur berapa anak mulai sekolah PAUD

Pendidikan merupakan hal penting untuk anak demi perkembangan fungsi otak dan IQ anak. Dengan mengenyam pendidikan anak dapat belajar mengembangkan skill, bakat, pengetahuan, dan juga intelektualnya. Anak pintar menjadi dambaan bagi setiap orang tua. Siapa juga yang tidak menginginkan anaknya menjadi pintar. Sekarang anak bisa dititipkan di tempat penitipan anak yang juga digunakan sebagai sarana edukasi untuk anak. Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD menjadi salah satu tempat pendidikan yang sekarang ini banyak diminati. Para orangtua berbondong-bondong menyekolahkan anaknya di PAUD. Terlebih untuk para orang tua yang padat aktivitasnya atau untuk moms yang berkarir alih-alih menitipkan anak, tetapi juga menyekolahkan anak untuk mendapatkan pendidikan. Menurut moms, apa saja yang mendasari orang tua menyekolahkan anakanya di PAUD?

  • Moms yang terlalu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk mendidik anak.
  • Saat moms pergi dan yang jaga anak di rumah hanya pengasuh, jadi moms lebih memilih untuk menitipkan anak ke PAUD karena lebih aman.
  • Moms tidak tahu bagaimana cara untuk mendidik anak sesuai usianya.
  • Ketidakpahaman moms terhadap tahapan perkembangan yang dilalui anak. Sehingga tidak tahu anak tumbuh secara normal atau tidak.
  • Kurang tahu pola atau cara menstimulasi anak secara benar.
  • Lingkungan rumah dan sekitarnya yang kurang mendukung untuk proses pembelajaran dan pendidikan anak.

Apasih yang didapat ketika kita menyekolahkan anak di PAUD? namanya juga pendidikan anak usia dini, jadi disana anak akan lebih banyak didik  untuk mengembangkan area kognitif dan emosinya. Tak lupa aspek sosial juga diajarkan di PAUD, bagaimana cara bersosialisasi dengan teman sebaya dan guru-gurunya, sikap yang seperti apa dalam menghadapi beberapa kasus-kasus di lingkungan sekitar dan juga sikap mandirinya yang harus jauh dengan orang tua.  Dari segi kognitif cara anak menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.

Konsep PAUD waktu dulu, hanya sebatas sekolah bermain sambil belajar untuk anak saja, itu pun waktunya maksimal 3 jam saja. Seiring perubahan dan berkembangnya teknologi, PAUD modern seperti sekarang ini terbagi dalam beberapa model, diantaranya adalah PAUD dengan lebih mengedepankan pembelajaran agama, PAUD dengan program fullday, dan PAUD minat dan bakat.

Dalam memilih PAUD yang akan anak masuki moms perlu memperhatikan beberapa aspek berikut

  • Program yang seperti apa yang diinginkan, misalnya bertaraf nasional, internasional, berbasis agama, sekolah alam, minat dan bakat, atau lainnya.
  • Survey dan pahami dulu sekolahnya. Sebelum memantapkan pilihan, moms perlu melakukan survey sekolah yang akan dimasuki anak. Bisa dilakukan dengan searching melalui internet, lihat dan tanya-tanya langsung ke sekolah atau bisa langsung dengan pengalaman orang yang sudah memasukan anaknya kesana. Biasanya, moms sering mendapat rekomendasi dari teman untuk sekolah dengan kriteria-kriteria sendiri.
  • Waktu pembelajaran, moms menginginkan anak belajar disekolah itu hanya beberapa jam saja atau langsung sehari penuh. Alangkah lebih baiknya menyekolahkan anak untuk beberapa jam saja agar moms bisa secara langsung menatau juga pendidikan anak.
  • Jarak PAUD dari rumah atau tempat kerja. Pilihlah jarak sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah atau tempat moms kerja, sehingga jika sewaktu-waktu ada hal tentang anak moms bisa dengan cepat kesana.
  • Sesuaikan dengan budget. Pilihlah sekolah yang sesuai dengan budget pendidikan anak

Selain kelima poin ini, hal penting yang perlu diperhatikan adalah kemauan anak untuk sekolah dan kenyamanan anak saat nantinya sekolah di tempat itu. Moms sangat perlu untuk melibatkan anak dalam pemilihan sekolahnya.

Bicara tentang umur berapa anak mulai sekolah PAUD? ada banyak versi yang mengatakannya. Beberapa orang tua berpendapat anak bisa mulai masuk PAUD pada usia 2,5 tahun. Tetapi tak sedikit moms yang memasukan anaknya ke PAUD saat mulai umur 2 tahun. Agar tidak banyak yang berspekulasi, yuk kita intip saja melalui UU Permendiknas No. 146. Dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa anak bisa memulai dimasukan pendidikan TK atau pendidikan anak usia dini PAUD minimal usia 4 tahun. Tapi moms, ini tidak bisa menjadi patokan dalam memasukan anak ke PAUD. Bisa jadi diusianya yang sudah 4 tahun, anak belum siap untuk sekolah dan bisa jadi juga waktu umur 2 tahun anak sudah mampu untuk diikutkan ke PAUD. Lalu, bagaimana kita mengetahui kesiapan anak kita bisa masuk PAUD?

Ini moms, tanda-tanda anak sudah mampu dan siap untuk masuk PAUD

  1. Anak suka bertanya banyak hal
  2. Anak suka melihat dan ingin pergi ke sekolah seperti teman atau kakakanya
  3. Anak sudah bisa menulis dengan baik walaupun hanya coret-coretan
  4. Anak sudah mulai aktif bersosialisasi dengan teman sebayanya
  5. Anak meminta orang tua membelikan dia tas, baju sekolah
  6. Anak suka bermain sekolah-sekolahan
  7. Sudah lulus toilet training
  8. Cukup mandiri untuk ditinggal
  9. Sudah bisa mengikuti instruksi sederhana, seperti merapikan tempat tidur dan mainan, makan sendiri dan mengambil barang.
  10. Sudah cukup mempunyai kosa kata.

Jika sebelum usia 4 tahun itu anak sudah menunjukan tanda-tanda siap sekolah, maka tidak ada salahnya moms mulai memasukan anak ke PAUD.

Tetapi bagaimana sebaliknya? Diusia anak yang ke 4 tahun atau bahkan lebih anak belum mau sekolah dan masih nempel dengan orangtua?

Ini yang perlu moms lakukan :

  1. Ajaklah anak sering main ke sekolah PAUD untuk melihat anak-anak lain sekolah. Ini dilakukan agar anak tertarik dan termotivasi untuk sekolah. Selain itu, ini juga sebagai sarana mengenalkan sekolah ke anak.
  2. Secara bertahap latih kemandiriannya. Misalnya dengan kadang membiarkan anak melakukan kerjaannya sendiri.
  3. Ajari anak untuk menggambar, bernyanyi dan melakukan aktivitas sekolah di rumah dan selipkan ajakan untuk sekolah ke anak.
  4. Ajak anak ngobrol bersama berpendapat tentang sekolah yang kemudian ajak anak untuk mau masuk sekolah.
  5. Mintalah bantuan kepada teman sebaya anak untuk mengajaknya sekolah.

Dari semua itu, hal yang penting untuk moms perhatikan adalah moms tidak boleh memaksakan kehendak agar anak mengikuti kemauan moms. Misalnya, anak memang sudah siap sekolah tetapi dia tidak mau untuk dimasukan ke PAUD atau PAUD yang moms pilihkan tidak sesuai dengan keinginan anak. Selalu sesuaikan dengan keinginan anak, karena semuanya tetap yang akan menjalani adalah anak itu sendiri. Kita sebagai orang tua hanya berkewajiban untuk memfasilitasi dan mendidik agar anak bisa berkembang secara optimal. Jadi moms jangan terus bergantung dengan sekolah ya… Pada dasarnya pendidikan yang paling utama dan baik adalah pendidikan yang diberikan orang tua langsung pada anaknya sewaktu di rumah. Karena orang tua menjadi role model terbaik bagi anak saat pembelajarannya. Apalagi untuk anak yang masih masa balita, masa keemasannya.

5 Asupan Gizi Ibu Menyusui agar Bayi Tidak Kembung

Moms, makanan yang masuk dalam tubuh bayi sangat penting digunakan untuk proses pertumbuhan bayi, karena itu jangan sembarang memberikan makanan pada si bayi. Anggapan bahwa jika ibu salah mengkonsumsi makanan ketika menyusui bisa berimbas pada si bayi adalah benar. Bayi yang lahir asupan gizinya sangat tergantung apa pemberian ASI ekslusif dari ibu. Itu sebabnya makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui juga perlu diperhatikan. Ibu yang sedang menyusui membutuhkan energi lebih untuk memberikan nutrisi pada si bayi dan ibu itu sendiri sehingga moms harus makan secara teratur 3x sehari dengan makanan yang sehat dan bergizi tentunya.

Tahu gak moms, ada beberapa makanan yang memang jika moms mengkonsumsinya bisa membuat bayi kembung misalnya makanan yang banyak mengandung air dan gas seperti Kol, Kobis, Brokoli. Sayuran ini memang memiliki vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh tetapi jika diberikan untuk bayi yang hanya minum ASI menjadi kurang baik.

Nah Moms, berikut 5 makanan ibu menyusui agar bayi tidak kembung

  1. Sereal dan Roti gandum

Sereal  dan roti gandum menjadi salah satu makanan ibu menyusui agar bayi tidak kembung. Roti ataupun sereal pada dasarnya terbuat dari gandum. Nah, gandum itu sendiri adalah sumber karbohidrat dan mengandung banyak serat makanan sehingga ini akan mendukung pencernaan si bayi dan membuat bayi lebih cepat kenyang. Gandum juga mempunyai kandungan asam folat yang bagus untuk ibu menyusui. Konsumsi sereal atau roti gandum pada pagi hari sebagai pengganti sarapan. Di siang harinya moms bisa memilih nasi merah yang kaya akan nutrisi baik untuk moms dan si bayi, variasikan dengan sayuran seperti bayam, daun katuk, tomat dan wortel.

  1. Ikan

Ikan merupakan makanan yang kaya akan protein, omega 3 yang terkandung didalamnya dan juga minyak ikannya sangat baik untuk perkembangan otak si bayi dan juga ibu menyusui. Konsumsilah ikan sehari sekali, jangan kebanyakan juga ya moms!! Karena kebanyakan protein ikan bisa saja menimbulkan alergi.

  1. Kacang-kanganan

Makanan yang berasal dari family kacang-kangan seperti kacang merah, kacang polong, dan kacang hijau ini sangat baik untuk ibu menyusui dan juga si bayi. Kandungan zat besi dan proteinnya berguna untuk memperlancar ASI dan pencernaan si bayi. kacang merah dan hijau ini tidak mengandung gas sehingga merupakan makanan ibu menyusui agar bayi tidak kembung.

  1. Buah-buahan

Siapa yang tidak tahu manfaat buah-buahan untuk kesehatan? Buah-buahan memiliki segudang manfaat yang sangat baik untuk tubuh, khusunya untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Buah pepaya, apel, pir dan pisang merupakan buah yang kaya akan serat sehingga baik untuk pencernaan moms dan si bayi. Buah ini juga tidak mengandung gas sehingga sangat direkomendasikan untuk moms yang sedang menyusui.

  1. Yogurt

Minuman olahan yang terbuat dari susu yang difermentasikan ini juga baik dikonsumsi oleh ibu menyusui karena yogurt mengandung kalsium yang baik untuk tulang dan gigi si bayi dan juga prebiotik yang bagus untuk pencernaan.

Ingat moms, saat dalam keadaan menyusui moms harus lebih selektif lagi dalam memilih makanan. Pilihlah makanan yang bernutrisi dan bergizi tinggi, aman dikonsumsi dan pastinya pilihlah makanan ibu menyusui agar bayi tidak kembung. Jika si bayi sudah menandakan perut kembung, moms bisa mengoleskan minyak telon pada perut bayi sambil dipijat halus agar hangat dan segera sendawa. Tepuk juga punggung si bayi dengan lembut dan jangan langsung menidurkan si bayi setelah disusui.

Stop, Jangan Panik ketika Bayi Rewel Setelah Imunisasi

 Jangan Panik ketika Bayi Rewel Setelah Imunisasi

webconsultas com

Pada dasarnya, bayi lahir sudah memiliki sistem imun untuk melindungi diri dari virus yang masuk dalam tubuh akan tetapi, belum sekuat sistem imun yang dimiliki oleh orang dewasa. Setelah bulan pertama, sistem imun sokongan dari ibunya akan menurun sehingga si bayi bisa rentan terkena virus. Imunisasi diberikan untuk memperkuat sistem imun bayi sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh si bayi. Dengan begitu ini bisa digunakan sebagai tameng masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh si bayi. Tidak sebatas itu saja, suntikan vaksin itu juga berfungsi mengurangi resiko bayi terkena penyakit yang menyebabkan kecatatan bahkan kematian. Itulah sebabnya imunisasi bayi sangat penting untuk dilakukan.

Banyak sekali jenis imunisasi yang harus diberikan untuk si bayi dan ini sudah ada jadwal tersendiri diusia berapa anak harus diimunisasi dengan jenis imunisasi apa. Misalnya saja imunisasi polio diberikan sebanyak 4 kali sebelum bayi berusia 6 bulan. Atau imunisasi BCG yaitu imunisasi untuk mencegah penyakit TBC. Ini diberikan pada bayi sekali saja pada usia 1 – 2 bulan. Jadi moms harus paham dan mengerti macam-macam imunisasi dan jadwalnya agar membantu bayi selalu tumbuh sehat terhindar dari penyakit. Selalu gunakan buku panduan ya moms setiap kali melakukan imunisasi untuk si bayi.

Bayi rewel setelah imunisasi merupakan hal yang wajar terjadi, karena tekstur kulit bayi yang masih tipis dan lembut bisa saja kurang kuat untuk menerima suntikan sehingga merasakan sakit akibat suntikan itu. Seperti yang kita ketahui, imunisasi masuk dalam kategori obat kimia yang diberikan kepada bayi dengan suntikan vaksin. Tentunya ini akan menimbulkan efek samping, misalnya akan timbul nyeri, bengkak, dan kemerahan pada area yang disuntik. Bisa juga akan timbul gejala sakit flu seperti

  • Demam ringan
  • Perut kembung
  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Tubuh lemas

Beberapa efek samping inilah yang sering membuat bayi rewel setelah imunisasi, tapi moms gak perlu khawatir, karena efek samping ini hanya akan terjadi dalam beberapa hari saja. Ketika sudah menunjukan tanda bayi rewel setelah imunisasi, yang perlu moms lakukan adalah sebagi berikut

  1. Jika area tangan bayi yang disuntik bengkak, moms bisa mengkompresnya dengan air dingin selama 10 – 15 menit. Kompres ini bisa membantu meringankanrasa sakit dan pegal akibat bengkak yang terjadi. Efek ini bisa hilang satu sampai dua hari setelah imunisasi.
  2. Berikan obat penurun panas jika bayi sudah mulai demam. Ini akan membantu menurunkan panas bayi dan membuatnya tertidur dan tidak merasakan sakit imunisasi.
  3. Saat si bayi tidur, usahakan jangan diberikan selimut yang tebal agar membantu proses sirkulasi udara di sekitar bayi tidak panas sehingga bayi tidak rewel dan nyenyak tidurnya.
  4. Sesering mungkin berikan minum pada si bayi. Saat si bayi demam, sistem metabolisme bayi akan menurun secara otomatis sehingga bisa menyebabkan dehidrasi. Ini juga yang bisa menjadi salah satu penyebab bayi rewel setelah imunisasi. Moms harus sesering mungkin memberikan cairan pada bayi. Ini akan membantu memberikan kestabilan suhu tubuh si bayi dan mencegah bayi dehidrasi.

Jika setelah dilakukan penanganan itu si bayi belum menunjukan hasil membaik setelah lebih dari 2 hari dan bisa jadi menunjukan keadaan yang lebih buruk, moms harus segera memberikan bantuan medis untuk si bayi agar segera terobati. Yang terpenting moms gak perlu panik jika bayi rewel setelah imunisasi.

Lakukan langkah – langkah ini untuk melatih bayi duduk dan merangkak

Masa kritis perkembangan motorik bayi yaitu saat anak berusia dini, antara 0-12 bulan. Perkembangan motorik bayi yang baru lahir memang masih sangat terbatas, hanya berupa gerak reflek, tapi seiring bertambahnya usia maka perkembangan juga akan meningkat. Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Santrock (1995), “ perkembangan fisik anak berjalan maju seiring dengan pertambahan usia anak. Apabila terjadi perkembangan yang mundur, maka dimungkinkan terjadi penyimpangan atau gangguan yang perlu diwaspadai agar dapat dilakukan intervensi dini.”

Moms, tahu gak sih kalau masa-masa bayi belajar duduk dan merangkak itu masuk ke masa yang istimewa? Karena pada masa ini, fungsi otak kanan dan otak kirinya berkembang untuk membantunya mengaktifkan seluruh otot tangan dan kaki dalam belajar merangkak dan duduk. Oleh karena itu, disinilah titik tolak perkembangan motorik si bayi. Bayi yang mudah melewati masa ini dan cenderung cepat, maka bayi itu juga bisa melewati massa perkembangannya dengan baik dan maksimal, atau bisa dikatakan bibit unggul. Moms tidak mau kan, si bayi mengalami keterlambatan perkembangan atau bahkan gagal melewatinya?

Langkah berikut bisa diterapkan untuk melatih bayi duduk dan merangkak

Yang pertama yuk moms simak cara-cara yang bisa dilakukan untuk melatih bayi merangkak

  1. Jika bayi sudah memperlihatkan keinginannya untuk merangkak, ajaklah bayi bermain posisi tengkurap

Si bayi yang sudah siap untuk merangkak biasanya dia akan mengangkat-ngangkat tengkuk kakiknya, tubuh bertumpu pada tangan dan secara spontan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Jika bayi sudah seperti itu, sesering mungkin ajak bayi untuk bermain dengan posisi tengkurap, panggil-panggilah si bayi didepannya dengan jarak yang tidak jauh.

  1. Pergunakan mainan atau ajak si bayi bercanda untuk memancing

Bayi yang sudah bisa melakukan aktivitas seperti di poin satu, cara melatih bayi duduk dan merangkak selanjutnya adalah moms bisa berada di depan si bayi, kemudian ajak anak bercanda dengan memanggil bayi, membunyikan mainan agar bayi tertarik untuk mengambilnya, atau bisa juga memberikan mainan yang berwarna mencolok untuk stimulasi agar bayi mau mulai melangkah mengambil.

  1. Berikan ruang yang luas dan empuk saat latihan

Ingat moms, tubuh si bayi masih sangatlah rentan karena belum kuat sepenuhnya. Pilihlah ruangan yang luas dari salah satuu ruangan di rumahmu sebagai tempat si bayi berlatih merangkak. Jangan lupa berikan tikar yang empuk sebagai alasnya.

Setelah belajar bagaimana caranya melatih bayi merangkak, yuk moms kita beralih ke kiat-kiat melatih bayi duduk :

  1. Saat bayi sudah mulai duduk, latih keseimbangan tubuhnya.

Caranya : saat bayi dalam keadaan tidur terlentang, moms bisa mengangkatnya dan mendudukannya di sofa kursi. Awalnya taruh bayi di pojok sofa kursi atau pojok dinding karena sudah ada tameng untuk menjaga bayi. Lepaskan tangan moms agar anak belajar menyeimbangkan tubuhnya.

  1. Duduk dengan tangan

Setelah anak sudah bisa duduk sendiri di pojok atau siku-siku tempat, coba tempatkan anak di lantai biasa yang tidak ada penghalangnya agar anak bisa duduk sendiri dengan bantuan topangan tangannya. Lawani anak dari depan dan belakang, karena tangan anak belum tentu kuat untuk menopang.

  1. Selalu perbaiki posisi duduk

Saat si bayi duduk, selalu perbaiki posisi duduk bayi dengan benar. Bayi akan mencontoh dan menerapkannya.

Selain poin-poin itu, hal penting yang harus moms perhatikan adalah moms harus selalu mendampingi bayi saat belajar merangkak. Jika moms berada di depannya untuk memancing, maka mintalah seseorang untuk selalu disampingnya menuntun dan menjaga si bayi. Satu lagi, jangan takut untuk mengajari si bayi ya moms…

Tips Unik Membuat Cemilan untuk Balita yang Susah Makan

tips membuat camilan untuk bayi

Bayi yang sudah memasuki umur 1 tahun ke atas sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Masalah yang sering muncul ketika si bayi  sudah mulai aktif bermain sendiri, meninggalkan ASI atau sudah mulai tumbuh gigi adalah si bayi yang kadang susah untuk makan. Di usia ini anak akan cenderung aktif bermain sehingga lupa akan makan. Untuk itu moms perlu mensiasatinya dengan memberikan cemilan. Dengan begitu si bayi tetap bisa terpenuhi nutrisinya dan merasa kenyang.

Pemberian cemilan untuk si bayi gampang-gampang susah, tidak sembarang cemilan yang bisa diberikan untuk si bayi. Sekarang ini sudah banyak produk cemilan yang bisa dberikan untuk si bayi. cemilan yang beredar biasanya dibuat dengan proses mesin modern yang kita tidak tahu bahan dasarnya seperti apa. Kebanyakan cemilan berasa sangat manis, dengan warna yang sangat mencolok. Warna bisa saja menggunakan pewarna bahan kimia yang kurang aman untuk tubuh si bayi, apalagi perasa yang digunakan menggunakan pemanis buatan dan tentu ada kandungan MSGnya. Cemilan yang seperti ini merupakan cemilan yang tidak sehat untuk si bayi. Ada beberapa tips yang perlu moms perhatikan saat memilih cemilan untuk si bayi, yaitu

  1. Perhatikan kandungan atau komponen cemilan
  2. Perhatikan juga kandungan nutrisi yang ada didalamnya
  3. Jangan lupa cek tanggal kadaluarsanya
  4. Usahakan untuk selalu mencicipi dulu cemilan yang akan dibeli agar tahu rasanya pas tidak untuk si bayi

Kembali lagi moms, walapun kita sudah teliti dalam memilih tapi pasti akan ada rasa khawatir untuk memberikan cemilan itu pada si bayi. Jika moms cocok dengan salah satu cemilan yang ada di pasaran yang kemudian moms berikan ke bayi seraca rutin, bisa saja si bayi akan merasa bosen dan tidak memakannya lagi. Bayi menjadi susah makan lagi. Untuk itu moms perlu mengkreasikan cemilan yang moms akan berikan pada bayi. Membuat sendiri cemilan untuk anak jauh lebih sehat, aman dan tidak menimubulkan efek bosan pada bayi.

Berikut kami berikan tips membuat cemilan untuk balita yang susah makan

  1. Pilihlah bahan yang mengandung banyak nutrisi untuk anak. Beberapa bahan yang bagus untuk cemilan si bayi seperti
  • Telur : telur memiliki kandungan protein yang tinggi, 1 butir telur setara dengan 1/3 kebutuhan protein anak.
  • Buah-buahan : buah-buahan kaya akan nutrisi untuk si bayi seperti jeruk, stroberi, melon, apel
  • Sayuran : sayuran memberikan manfaat penambah zat besi, dan vitamin untuk anak misalnya: bayam, wortel, brokoli
  • Susu, ini juga baik untuk pertumbuhan tubuh anak
  • Umbi-umbian : dapat digunakan untuk pemenuhan karbohidrat anak selain nasi
  1. Buatlah cemilan yang ringan tetapi menarik misalnya cookies strawberry, kentang goreng, telur crispy
  2. Imbangi juga cemilan yang mengenyangkan agar saat anak tidak mau makan, anak bisa nyemil, seperti sus buah, arem-arem yang diisi sayur dan daging, oatmeal yang dilengkapi dengan sayur atau bisa juga diberi kismis, rolade kentang atau kroket sayur dengan diberi irisan telur didalamnya.
  3. Buatkan juga anak minuman segar seperti jus alpukat, jeruk tetapi kurangi penggunaan gula dan es batu ya moms. Gula bisa diganti dengan susu dan madu. Olahan yogurt dan jelly buah juga bagus moms.
  4. Ketika membuat kreasi cemilan untuk anak, usahakan menggunakan cetakan makanan yang berkarakter hewan atau karakter lucu untuk menarik perhatian anak.
  5. Sajikan cemilan dengan plating yang menarik untuk anak. Moms bisa menambahkan hiasan-hiasan yang lucu yang berfungsi untuk mainan juga. Jadi bisa makan sambil mainan.

Menyajikan cemilan yang sehat dan menarik tidak hanya dapat meningkatkan nafsu makan si bayi tetapi nutrisinya juga terpenuhi. Menarik untuk dicoba kan moms?

Moms, mana yang benar bayi duduk atau merangkak dulu?

bayi duduk atau merangkak dulu

Pertanyaan ini lah yang sering menjadi awal kegelisahan orang tua. Bagi sebagian moms mungkin tidak terlalu ambil pusing dengan tahapan perkembangan si bayi mereka. Bagi mereka si bayi bisa tumbuh dengan sehat dan baik saja sudah cukup. Tetapi, beda halnya dengan para moms yang sangat memperhatikan detail tahapan perkembangan si bayi. Perkembangan bayi itu meliputi perkembangan motorik, kognitif, sosial dan emosi. Nah, duduk dan merangkak ini merupakan salah satu tahapan perkembangan motorik bayi. Ada bayi yang perkembangan motoriknya diawali dengan bayi duduk dulu baru merangkak, ada juga bayi merangkak baru dia bisa duduk tegap. Tapi tak sedikit juga bayi yang bisa duduk dan merangkak secara bersamaan. Ada juga lho moms yang bayinya tidak melalui tahapan merangkak, dari duduk langsung berdiri dan jalan. Duh, semakin bingung ya moms? Agar moms tidak bingung antara bayi duduk atau merangkak dulu, ini ada pembahasannya moms, tapi sebelum itu simak dulu yuk moms tahapan perkembangan motorik si bayi.

Tahapan perkembangan motorik bayi

  1. Lahir – 3 bulan

Saat bayi lahir memang perkembangan motoriknya belum terlalu terlihat. Perkembangan motorik di tahap ini biasanya hanya berupa gerakan reflek seperti: reflek hisap, reflek genggam, reflek kepala yaitu bayi menoleh ke satu sisi dan sisi lain, dan juga reflek rooting. Gerakan reflek rooting terjadi saat pipi bayi disentuh sehingga kepala bayi menoleh ke arah yang dirangsang dan membuka mulut.

  1. Usia 3 – 4 bulan

Di usia ini gerakan reflek mulai menghilang dan berganti dengan gerakan motorik kasar sederhana. Pada usia ini si bayi sudah mampu menegakan kepala, bayi sudah bisa didudukan. Meningkat pada usia 4 bulan bayi akan tengkurap dan telentang. Badan mencoba diangkat dan menumbu pada kaki untuk selanjutnya belajar duduk.

  1. Usia 5 – 6 bulan

Di bulan ke 5, otot tangannya sudah kuat untuk bekerja sehingga ia dapat mendorong barang yang ada didepannya, bisa berputar dengan tangan dan berguling dan mencoba untuk duduk walaupun belum bisa tegak. Nah di usaianya yang ke 6, si bayi sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan atau pegangan.

  1. Usia 7 – 8 bulan

Pada usia ini, otot tangan dan kaki sudah berfungsi dengan kuat walaupun belum sempurna kuat. Saat si bayi dalam keadaan tengkurap, bayi akan berusaha mendorong tubuhnya keatas dengan bantuan tangan dan kakinya dan menggoyang-goyangkan badan untuk siap-siap merangkak. Pada bulan ke 8, bayi sudah mampu untuk merangkak dan mengesot di lantai. Tahap merangkak merupakan tahapan yang istimewa karena pada tahap ini bayi melatih otak kanan kirinya atau dikenal dengan istilah masa charger otak kanan dan kiri. Jika bayi dapat melewati masa ini dengan baik maka konsepsi dan kematangan gerak akan lebih baik, mempermudah berganti ke tahap selanjutnya dengan cepat. Apabila si bayi mengalami masa merangkak yang lebih panjang misal sampai usia 11 bulan, tidak menjadi masalah tetapi moms perlu memberikan latihan-latihan khusus untuk mendukung kematangan gerakannya.

  1. Usia 9 – 12 bulan

Pada usia ini si bayi dari mulai merangkak yang kemudian duduk tanpa bantuan dan akan berusaha untuk berdiri dengan menggunakan tumpuan kaki dan otot lengannya. Di usia 11 bulan si bayi sudah mulai berdiri dengan bantuan dan mencoba untuk berjalan sejangkah sampai dua jangkah. Pas diusianya yang ke 12, si bayi sudah mulai bisa berjalan tanpa bantuan walaupun masih liur.

Sudah membuka pemikiran moms belum? Ya memang secara tahapan yang benar, perkembangan motorik bayi itu duduk dulu baru merangkak. Tetapi, baik bayi duduk atau merangkak dulu itu bukanlah hal yang menjadi masalah karena si bayi sama-sama melaluinya. Yang menjadi poin adalah moms tahu tahapan perkembangan si bayi sehingga bisa menjadi pedoman dalam melihat perkembangan bayi.  Jika moms merasa terjadi keterlambatan perkembangan, segeralah konsultasi dengan dokter anak atau psikolog perkembangan anak untuk tahu kondisi dan penanganannya.

WOW!!!! 50 Trik ini jadikan Hidup Moms Lebih Mudah dan Menyenangkan

Tips dan trik untuk ibu

Perlu diakui menjadi seorang ibu rumah tangga itu memang gampang-gampang susah. Apalagi dengan adanya si bayi yang baru lahir, kehidupan menjadi susah, tidak leluasa, kurang  menyenangkan dan pastinya akan membosankan. Saat waktu masih gadis, moms yang sering hangout bersama teman mungkin itu akan jarang terjadi saat moms sudah berkeluarga. Beberapa moms mengaku bahwa menjadi orang tua hanya seperti orang yang mengurus anak saja, tanpa memikirkan diri sendiri dan merasa kerepotan karena harus mengurus anak, rumah dan tentunya suami. Stop!!! Masa muda memang sudah lewat tapi jangan biarkan masa menjadi ibu rumah tangga moms menjadi tidak menyenangkan. Jadilah moms yang tetap cantik, menarik walaupun saat mengerjakan tugas rumah tangga.

Lakukan 50 trik ini agar hidup Anda lebih mudah dan menyenangkan, ini pasti akan sangat membantu membuat tugas rumah tangga menjadi lebih mudah untuk dilakukan….

  1. Saat membersikan kerajinan rumah, gunakan roller pembersih bulu binatang karena seratnya secara otomatis akan membersihkan glitter atau debu yang menempel atau berserakan dengan mudah.
  2. Moms terkena luka bakar akibat setrika atau api? Jangan panik cuka dapur bisa moms gunakan untuk mengobatinya. Teteskan cuka pada tisu, tempel dan tekan secara perlahan pada bagian yang luka, diamkan beberapa detik. Dan luka bakar tidak akan melepuh
  3. Sering kali anak-anak main di kamar mandi dengan menguncinya dan tidak bisa membukanya. Solusinya, moms bisa menancapkan paku di dinding dan sisi pojok pintunya kemudian kaitkan keduanya dengan menggunakan karet gelang atau tali. Jadi pintu tidak tertutup sempurna dan anak mudah untuk membukanya.
  4. Ambil potongan kuku yang berserakan dengan menggunakan potongan selotip agar tidak mudah kabur.
  5. Selalu sediakan botol semprot didalam mobil yang bisa digunakan sewaktu-waktu untuk anak apabila terkena ruam saat debu udara panas.
  6. Lindungi anak dengan spons ditangannya saat bermain trampolin atau musik tiup
  7. Minta anak untuk selalu memakai cangkirnya dan jika diletakan disembarang tempat, moms bisa memberikan tempelan kulkas di cangkir itu dan ditempel dikulkas serta ditulis, “tempat cangkir adek”
  8. Manfaatkan anak untuk membersihkan kamarnya sendiri dengan menggunakan cara reward and punishment
  9. Jika anak suka melukis, berikan alat lukis yang diklaim anti berantakan yaitu masukan tiga cairan cat berwarna berbeda kedalam kantong bersegel dan anak bisa memulai untuk menggambar dengan kantong tersebut tanpa membuat kekacauan
  10. Si bayi suka pakai dot? Moms wajib memiliki dot keep it kleen. Ini adalah produk dot yang dilengkapi dengan penutup otomatis, sehingga ketika tidak digunakan langsung menutup. Bebas kotor dan tidak sering mencuci.
  11. Desain mobil moms dengan kaca spion tempel untuk memudahkan melihat bayi dan menghiburnya saat rewel
  12. Dijaman canggih ini sudah ada aplikasi untuk memonitor bayi. download dan gunakan aplikasi ini untuk memonitor bayi saat berlibur.
  13. Saat anak mandi, gunakan karet gelang yang diletakan di batang pompa botol sabun cair untuk menghindari anak terlalu banyak memakai sabun.
  14. Tandai sepatu anak anda dengan stiker berwarna pada bagian dalam untuk melatih anak memakai sepatu dengan benar. Ini membantu moms lebih hemat waktu.
  15. Agar bekal buah apel tahan lama, taburkan sedikit garam dikotak bekal anak. Walaupun rasanya sedikit asin tetapi anak tetap suka.
  16. Sering kali anak bermain diluar dan ada benda yang masuk kedalam kulit. Langkah yang harus moms lakukan dengan mengoleskan pasta dan baking soda dicampur dengan air pada bagian yang luka. Diamkan beberapa saat kemudian pijat dorong barang yang masuk didalam kulit anak secara perlahan. Ini menjauhkan anak dari rasa sakit.
  17. Pakailah mainan molar muncher saat bayi merasa gatal karena akan tumbuh gigi.
  18. Pakailah kotak bekas sebagai tempat anak mencairkan cat untuk melukis.
  19. Kehilangan akal untuk membersihkan krayon? Pakailah WD 40 untuk membersihkannya.
  20. Gunakan instan remover untuk membersihkan noda yang ada pada baju anak.
  21. Selalu pilih kaos anak dengan gambar yang unik atau cetak sablon sendiri agarmempermudah saat traveling.
  22. Ada masalah dengan warna sepatu? Gunakan krayon untuk menutupi warna yang berbeda.
  23. Pasta gigi bisa digunakan untuk membersihkan spidol permanen bekas mainan anak.
  24. Saat anak rewel karena susah memegang pensil, sumpal jari masin dan kelingking anak dengan tisu yang kemudian diberi karet agar menjaga keseimbangan pensil.
  25. Selalu bawa kasur lipat saat bepergian, ini mempermudah moms untuk menidurkan anak.
  26. Berikan goresan dengan cat timbul pada sepatu anak agar terhindar dari selip.
  27. Ajarkan toilet training dengan memakai celana dalam bermotif sesuai keingina anak yang terbuat dari bahan katun, karena bahan adem dan meresap.
  28. Selalu gunakan waktu timer saat merapikan mainan anak agar termotivasi dengan waktu dan cepat selesai.
  29. Pilih kasur dan cat kamar anak dengan warna yang menarik dilengkapi dengan karakter kartun yang disukai anak. Ini membuat anak nyaman dan betah saat tidur, tentunya tidak menyita waktu moms jika harus bolak balik kamar anak saat terbangun.
  30. Cuci handuk, selimut, sprei dan baju anak dengan menggunakan tambahan bau aroma terapi agar anak selalu relaks saat memakainya sehingga tidak rewel.
  31. Saat mau menghentikan anak menggunakan dot, potong sedikit demi sedikit puting dot sampai tidak ada putingnya. Dengan begitu anak akanbuang sendiri dot tersebut dan melupakannya.
  32. Tuliskan nomor telp moms di dalam tas atau tempat makan anak, sehingga jika anak bermain terlalu jauh seseorang bisa menelpon nomor Anda untuk menjemput anak.
  33. Berikan mainan yang menimbulkan bunyi pada kereta dorong atau kasur si bayi agar bayi bisa menyambarnya dan bermain sendiri.
  34. Menggunakan baju atau kaos couple dengan anak, membantu moms lebih gampang saat mencari anak waktu jalan di mall atau ditempat umum.
  35. Berikan dot saat moms ingin mendinginkan suhu botol susu bayi.
  36. Tempelkan dot di baju bayi agar sewaktu-waktu bayi perlu bisa langsung dikempengkan.
  37. Pilihkan pasta gigi yang berasa buah dan sikat gigi yang berkarakter untuk mengajarkan anak suka menyikat gigi.
  38. Selalu dampingi anak setiap keluar dari mobil atau transportasi umum.
  39. Berikan kain anti minyak pada meja khususanak makan dan bermain.
  40. Latih anak moms beberapa pekerjaan rumah yang harus dia kerjakan sendiri dengan membuatkan ia jadwal apa saja yang harus dikerjakan dengan menggunakan papan berkarakter lucu.
  41. Saat si bayi tidur, kerudungi bayi dengan kerudung anti nyamuk biar lebih memudahkan moms bekerja.
  42. Cobalah untuk membuat makanan si bayi untuk seminggu, bekukan dalam lemari es.
  43. Jika repot mengajak anak berenang keluar, sediakan kolam renang portable agar anak bisa berlatih renang di rumah.
  44. Coba untuk mencuci mainan dari kain dan sepatu kain anak dengan mesin cuci.
  45. Saat moms masak, biarkan anak main di kamarnya, tetapi buatlah benteng mainan dengan menggunakan selendang atau seprei agar anak tidak keluar.
  46. Beri mainan yang mengeluarkan suara piano seperti berby yang menari saat si bayi akan tidur.
  47. Sediakan tikar yang berkarakter huruf atau binatang dan buah yang bisa dibuat puzle untuk anak agar anak bisa sambil belajar.
  48. Rapikan mainan anak-anak dengan kotak kemudian beri keterangan untuk mainan apa, sehingga sewaktu-waktu anak ingin bermain tidak semua mainan dikeluarkan.
  49. Usahakan selalu bangun pagi sebelum anak bangun untuk memulai aktivitas pagi.
  50. Tata baju anak dengan lemari yang mudah dijangkau anak, agar anak bisa gampang dilatih untuk mengambil baju dan memakainya sendiri. Tentunya kelompokan baju untuk sekolah, bermain dan cara resmi.

Let’s do it moms… semoga bermanfaat…

6 Cara Agar Leher Bayi Cepat Tegak

cara agar leher bayi cepat tegak

Bayi terlahir dengan keadan yang belum sempurna terutama di bagian leher bayi. Leher bayi masih lemas dan belum bisa tegak sendiri, itulah kenapa ketika moms menggendong bayi harus memperhatiakan untuk menopang leher bayi dengan tangan atau bantal. Seiring bertambahnya usia, leher bayi akan kuat sendri yaitu anatara umur 2-8 bulan. Tetapi, untuk leher bayi tidak langsung begitu saja cepat tegak tanpa adanya perlakuan oleh seorang ibu. Lalu bagaimana cara untuk dapat mempercepat si bayi agar lehernya bisa cepat tegak?

Simak 6 cara agar leher bayi cepat tegak berikut ini :

  1. Bawa bayi ke tempat pijat bayi secara rutin

Moms bisa membawa si bayi untuk dipijat seluruh badan terutama bagian leher, tangan, kaki, kepala, dan perut untuk membuat keadaan fisik bayi menjadi cepat kuat dan membatu proses perkembangan motoriknya. Pijat juga berfungsi agar si bayi relaks dan tidur nyenyak. Bawalah si bayi ke tempat pijat setidaknya sebulan sekali. Jika bayi nangis saat dipijat, siasati dengan menggenggamkan mainan ke tangan bayi agar rasa sakitnya teralihkan.

  1. Sering mengubah posisi kepala bayi saat tidur

Mengubah posisi kepala saat si bayi tidur, memberikan manfaat untuk menguatkan otot leher bayi dan susunan tulang belakang bayi. Saat si bayi tidur terlentang, cobalah untuk mengubah posisi kepala si bayi menengok ke arah kiri, kemudian kurang lebih 10 menit ubah lagi tengok ke kanan. Saat bayi tidur miring, moms bisa mengubah menjadi terlentang. Lakukan dengan perlahan sambil memegang dagunya agar si bayi tidak bangun.

  1. Latihan memutar kepala

Jika sewaktu masih bayi dilakukan gerakan mengubah posisi kepala saat si bayi tidur. Pada usia yang sudah memasuki bulan ke 2, cara agar leher bayi cepat tegak adalah dengan melakukan latihan gerakan memutar kepala. Kok ngeri ya moms? Moms jangan takut, latihan memutar kepala ini tidak seekstrim yang moms bayangkan. Latihan memtura kepala ini bisa dilakukan oleh si bayi itu sendiri dengan cara moms panggil nama si bayi agar menoleh ke moms. Atau moms bisa bunyikan bel atau mainan yang menimbulkan buyi agar si bayi menoleh mencari sumber suaranya. Bunyikan dengan posisi membelakangi si bayi atau 90 derajat dari arah si bayi.

  1. Latihan tengkurap untuk si bayi

Tengkurap sangat baik untuk melatih perkembangan motorik anak. Ini juga bisa menjadi cara agar leher bayi cepat tegak. Caranya, jika si bayi belum bisa tengkurap sendiri, coba latihlah si bayi dengan menidurkannya tengkurap selama 5-7 menit. Lakukan cara ini minimal 3 kali sehari. Jika si bayi sudah mulai untuk tengkurap sendiri, berikan dia waktu lebih lama untuk tengkurap dengan memberikan mainan.

  1. Pergunakan bantal atau selimut untuk mengganjal tubuh bayi saat tidur atau tengkurap

Saat moms melatih anak untuk tengkurap, moms bisa menggunakan bantal yang empuk untuk mengganjal perutnya agar tidak sakit. Batasi juga dengan guling atau selimut di sebelah kanan dan kiri si bayi agar tidak cepat balik terlentang. Posisikan tangan si bayi di atas guling kemudian beri mainan atau ajak ngobrol agar tidak bosan.

  1. Jangan monoton saat menggendong bayi

Cara agar leher bayi cepat tegak lainnya, bisa dengan melakukan pengubahan cara menggendong bayi. Misal dengan menggendong menghadapkan si bayi depan, kanan, kiri, belakang, dan juga atas. Cara ini dapat memperkuat otot leher bayi dalam merespon sekitar.

Eits…. jangan sembarang mempraktekan ya moms. Cara agar leher bayi cepat tegak ini harus dilakukan dengan lembut dan hati-hati. Jika tidak dampaknya bisa mengakibatkan kelainan pada leher atau ruas tulang belakang. Jika moms takut untuk melakukannya sendiri, moms bisa konsultasi dengan tenaga medis untuk didampingi. Selamat mencoba moms…

Tips Jitu Menyapih Anak

Tips menyapih anak

Nutrisi dan makanan terbaik untuk anak yang baru lahir tentunya ASI ekslusif dari seorang ibu. Bisa memberikan ASInya sendiri kepada anak merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan kebahagian tersendiri bagi semua moms. Menyusui anak sampai tidur dan melihatnya pules didekapannya menghadirkan rasa yang mungkin tak dapat dikatakan. Bagi para moms yang memang seorang wanita karir akan rela menyempatkan waktu disela-sela kerjaan untuk memompa ASI hanya untuk diberikan pada si anak. Pemberian ASI ekslusif pada anak juga berguna untuk mendekatkan ikatan emosi yang positif antara ibu dan anak. Tetapi Moms, tidak selamanya anak akan diberikan ASI ekslusif. Ada saatnya moms harus rela melepas anak untuk menghentikan pemberian ASI ekslusif . Inilah yang biasa dikenal dengan menyapih bayi.

Menyapih anak agar tidak nenen lagi bisa dilakukan dengan banyak cara, tetapi moms harus tahu cara itu aman dan efektif tidak untuk anak. Menyapih anak itu dapat dikatakan gampang-gampang susah. Moms harus memilih cara menyapih anak yang efektif agar berhasil sesuai yang diinginkan, tetapi cara menyapih anak juga harus aman untuk kesehatan anak, memperhatikan nutrisinya agar tetap terpenuhi dan yang terpenting tidak menimbulkan efek trauma psikis pada anak. Tidak hanya keamanan untuk anak yang diperhatikan, moms juga harus memperhatikan keamanan untuk kesehatan diri moms sendiri, misalnya moms terbebas dari masalah payudara bengkak akibat ASI yang tidak dikeluarkan.

Yuk Moms simak beberapa trik jitu cara menyapih anak…

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk menyapih anak agar dapat menerima proses secara alami

Pemberian ASI ekslusif untuk anak pada dasarnya di 6 bulan pertama usianya. Setelah usia ini, anak bisa mendapatkan tambahan makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia 2 tahun. Kemampuan anak menerima makanan pendamping akan terus meningkat di setiap bulannya. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menyapih anak? Moms, sebenarnya setiap anak mempunyai waktu yang berbeda untuk bisa menerima secara alami kapan anak berhenti tidak minum ASI lagi, tetapi waktu terbaik untuk menyapih anak yaitu pada usia 1 tahun hingga 2 tahun. Poin penting yang harus moms ketahui adalah memastikan anak dan ibu sama-sama sudah siap secara fisik dan mental sebelum anak mulai disapih.

  1. Kenali tanda-tanda alami anak yang mau disapih

Beberapa tanda yang ditunjukan si anak saat sudah siap untuk disapih

  • Anak lebih tertarik untuk minum dari botol atau cangkir
  • Anak sudah tidak fokus saat menyusu misalnya ingin turun dari pangkuan, banyak gerak saat menyusu, memperhatikan sekitar
  • Saat menyusu tetep rewel
  • Sudah mulai menolak untuk diberi ASI
  • Menghisap ASI tapi hanya sebentar

Nah itu tadi moms beberapa tanda anak sudah siap untuk disapih, tapi moms jangan salah mengartikan, karena sering tanda-tanda tersebut diartikan anak mempunyai nafsu makan besar atau anak mulai tumbuh gigi

  1. Kurangi frekuensi dan lamanya anak menyusu

Perlu moms ketahui bahwa cara menyapih anak yang benar yaitu dilakukan secara bertahap. Ini dilakukan agar anak tidak kaget dan mengurangi resiko pembengkakan dan nyeri pada payudara. Moms bisa lakukan dengan cara menyusun frekuensi dan lamanya anak menyusu. Misalnya yang sehari bisa 4 kali dibuat 2-3 kali, siang mulai diberikan MPASI dan malam tetap dengan ASI. Bisa juga mengatur waktunya, misalkan biasanya 15 menit sekali menyusui diturunkan menjadi 10 menit saja. Efeknya adalah anak akan jadi sering rewel dan susah tidur. Poinnya adalah pengaturan frekuensi dan waktu ini disesuaikan dengan anak sendiri sampai anak lepas dari ASI secara bertahap.

  1. Buatlah kreasi MPASI yang menarik untuk anak

Pemberian MPASI bisa dilakukan saat anak sudah menunjukan munculnya gigi. Anak cenderung menyukai makanan dengan tekstur dan rasa yang berbeda dari ASI, sehingga ibu harus membuatkan kreasi MPASI yang bisa menarik anak untuk mencobanya. Berikan MPASI di waktu sarapan, camilan setelah bangun tidur, makan siang, buah dan makan malam. Ini akan memberikan rasa kenyang pada anak sehingga anak otomatis akan mengurangi keinginannya untuk ASI.

Poinnya, MPASI dibuat sekreasi mungkin dari segi bentuk rasa dan aroma. Pastikan untuk membuat makanannya sendiri ya Moms dan Jangan memaksa anak untuk memakan makanan jika tidak suka.

  1. Kurangi ASI Ekslusif, ganti dengan ASI botolan dan susu formula

Ketika anak menginjak 1 tahun, gantilah ASI ekslusif dengan ASI perahan yang dibotolkan 1-2 kali dalam sehari. Terapkan ini selama 1 minggu, di minggu berikutnya kurangi lagi pemberian ASI ekslusif dengan mengenalkan susu formula pada anak. Pilih susu formula yang cocok, tidak menimbulkan alergi pada anak dan tentunya yang disukai oleh anak. Hentikan pemberian susu formula jika terjadi alergi pada anak.

  1. Lakukan Hal-hal menyenangkan sebelum tidur

tidur bersama anak

Kebiasaan anak sebelum tidur adalah minum ASI. Kebiasaan ini perlu dirubah agar anak menjadi lupa untuk minta ASI. Moms bisa melakukan hal-hal menyenangkan dengan anak, misalnya bermain sebelum tidur sehingga membuat anak capek dan gampang tidur, atau bisa juga dengan menceritakan dongeng untuk anak, dan mendengarkan musik serta bernyanyi bersama. Selain itu, moms bisa mengalihkan anak ketempat lain yang lebih terbuka dan ada banyak orang, ini memicu anak untuk tidak mau minta ASI saat tidur. Jika dengan cara ini anak masih rewel minta ASI, maka berikan susu formula dalam botol sebagai pengganti ASI.

  1. Biarkan anak belajar dengan caranya sendiri untuk mengenal MPASI

Ketika anak mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI, anak akan mulai meraba-raba dengan cara mereka sendiri agar mau menerima MPASI tersebut. Bisa saja anak makan dengan sambil lari-larian, sambil bermain dengan beberapa mainan, dan ada juga anak yang ingin mencoba makan dengan sendok sendiri. Dari cara ini, moms akan menemukan masalah kebersihan dari yang makanan jatuh dilantai, meja kotor, baju anak juga ikut kotor tangan, kaki dan sekitar mulut kotor. Moms jangan terus marah atau kesal dengan keadaan ini, yang perlu moms lakukan adalah sabar dan menerima kondisi yang seperti ini. Kebiasaan makan anak yang baru belajar ini memang terlihat kurang menyenangkan, tetapi disini anak mulai belajar dan bisa mengenal makanan lezat selain ASI.

  1. Ajarkan anak minum menggunakan cangkir atau gelas untuk membiasakan anak tidak mengeyot dot karet

Cara menyapih anak yang bisa dilakukan selanjutnya adalah dengan mengenalkan anak minum dengan cangkir atau gelas. Moms harus memilih cangkir atau gelas yang memiliki moti lucu atau gambar dengan karakter yang disukai anak. Pastikan mulut cangkir atau gelas tidak terlalu lebar dan halus sehingga aman untuk mulut anak dan pilihlah cangkir yang bukan berasal dari kaca. Cara ini akan membuat anak lupa dan tidak tertarik pada payudara ibunya. Moms bisa memulianya dengan sering minum dengan cangkir atau gelas didepan anak. Berikan cangkir karakter pada anak dan mengatakan “ini cangkir adek, dan ini cangkir ibu, yuk minum sama-sama kayak ibu”. Nah, dari sini anak akan belajar memahami bagaimana cara minum dengan cangkir atau gelas. Jika suatu ketika anak minta minum, maka berikan minuman selain ASI dengan cangkir anak. Menjauhkan anak dari botol juga mengurangi risiko kerusakan pada giginya.

  1. Ajak ayah dan anggota keluarga lain untuk ikut membantu dalam menyapih anak

Moms, manfaatkan peran ayah dan anggota keluarga lain yang serumah untuk ikut aktif membantu proses menyapih anak. Misalnya, suruh ayah untuk mengajak anak bermain lebih lama agar tidak terlalu ingat dengan ASI. Jika sudah terbiasa, ajak ayah untuk belajar menidurkan anak atau merawat anak saat nangis baik malam maupun siang hari.

Anggota keluarga lain, seperti nenek, kakek atau pengasuh bisa diminta untuk lebih sering menawarkan makanan pendamping ASI pada anak. Ketika anak rewel minta ASI, mintalah nenek atau yang lain untuk memberikan susu formula pada anak dengan cangkir atau gelas. Moms harus melakukan metode ini secara rutin sampai anak benar-benar lupa dan meninggalkan ASI.

  1. Moms, harus bangun lebih pagi dari anak

Kebiasaan yang bermalas-malasan dipagi hari sering dimanfaatkan anak untuk minta ASI. Moms harus mulai mengubahnya dengan bangun pagi sebelum anak bangun. Mulailah beraktivitas pagi seperti membersihkan rumah, masak, mandi dan sarapan dengan keluarga. Melihat banyaknya aktivitas yang moms lakukan akan membuat anak mengerti dan memilih untuk bermain, minta sarapan pagi dan akan membuat anak tidak mengingat ASI.

  1. Beri pengertian dan perhatian serta kasih sayang pada anak secara langsung

Sesuai perkembangan anak, anak yang sudah berusia lebih dari 18 bulan sudah memiliki kemampuan untuk berbicara, hanya saja belum terlalu lancar dan jelas. Tetapi di usia ini fungsi kognitif anak sudah berkembang sehingga anak sudah bisa mengerti apa itu yang dibicarakan oleh orang tuanya, hasilnya anak bisa mengerti nasihat yang diberikan ibunya. Moms, ketika anak akan tidur atau pada saat anak bangun tidur ajaklah anak bicara. Berikan anak pengertian kalau usianya sudah besar dan sudah bukan waktunya lagi untuk minum ASI. Moms juga perlu memberikan pengertian bahwa walaupun sudah tidak minum ASI lagi, perhatian dan kasih sayangnya tetap utuh pada anak. Lakukan dengan bukti nyata seperti memeluk anak, mendekap dan mengusap dahi anak, mencium anak. Sebisa mungkin moms juga perlu menyediakan minuman yang selalu ada disamping anak ketika anak ingin minum. Dengan cara ini, anak bisa dengan mudah segera meninggalkan ASInya.

Bagaimana moms, trik jitu cara menyapih anak barusan? Mudah dilakukan ya moms…

Hal penting yang perlu diperhatikan moms semua saat menyapih anak adalah moms harus fokus pada kenyamanan ibu dan anak. Jangan terlalu membuat moms pusing sendiri dengan cara yang dilakukan orang lain dengan membandingkan pengalaman unik saat menyapih anak. Moms tidak perlu menggunakan benda-benda yang tidak menyenangkan seperti mengoleskan kunyit, balsem, lipstik pada puting payudara. Cara seperti ini merupakan cara nenek moyang kita dulu karena diwaktu itu belum adanya trik yang lebih menarik. Cara seperti ini malah akan membuat anak mempunyai pengalaman trauma dan menjadi takut dengan benda tertentu atau payudara.

Oke moms, ini tadi trik jitu cara menyapih anak, modern Moms harus bisa menggunakan cara kreatif, aman, dan penuh kasih sayang dalam menyapih anak. Selamat mencoba….

Jadikan Traveling dengan Anak Seru dan Menyenangkan

Traveling bareng si bayi

Libur tlah tiba, Libur tlah tiba hatiku gembira…..

Heloo moms, musim libur sudah datang nih. Kira-kira sudah ada rencana untuk membawa anak liburan kemana moms? Ya, traveling bisa menjadi sarana seru kumpul keluarga. Mau itu jauh atau hanya sekedar jalan-jalan di kota dengan mengajak anak dan keluarga ini akan menjadikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Tidak hanya itu saja, traveling dengan anak dan keluarga juga bisa meningkatkan keakraban antara anak dengan anggota keluarga lain moms. Tapi banyak dari para moms yang beranggapan jika traveling dengan membawa anak apalagi yang masih balita akan sangat repot, harus nyiapin bekal, baju ganti, bawa banyak tas dan perlengkapan.

Saat perjalanan, ketika anak rewel posisi moms ngantuk, atau anak minta BAB atau ingin buang air kecil. Apalagi saat disana harus repot mengawasi dan menjaga anak. Kalau cuma satu anak masih bisa diatasi ya moms, kalau anaknya lebih dari satu? Haduuuhh….. itulah kerepotan yang bisa dibayangkan. Tapi moms, dibalik itu jika traveling dilakukan bersama dengan keluarga, mungkin saat perjalanan moms tidak akan bosan karena ada celoteh-celoteh riang anak, jadi gak sepi kan moms?

Jika moms tidak ingin repot dan uring-uringan saat traveling dengan anak, jadikan traveling dengan anak seru dan menyenangkan. Caranya simak nih tips seru persiapan traveling bersama anak….

  1. Cek kondisi anak sebelum traveling

Traveling biasanya sudah direncanakan jauh hari sebelumnya agar bisa disesuaikan jadwal dan aktivitas lainnya biar tidak bentrok. Nah, kesehatan anak menjadi persiapan yang penting sebelum dilaksanakannya traveling, karena moms gak mau kan saat tiba waktunya traveling anak malah sakit atau drop saat perjalanan? Misalnya, traveling akan dilakukan dalam waktu 2 minggu lagi. So, moms harus pandai-pandai menjaga kesehatan anak. Berikan istirahat yang cukup untuk anak, penuhi kebutuhan gizinya. Ajak anak berolahraga sederhana untuk membantu menjaga kesehatan anak. Pastikan kondisi anak baik saat akan berangkat traveling. Poin pentingnya, moms harus memilih tempat traveling yang ramah untuk anak dan pastinya tidak luput dari unsur edukasi untuk anak.

  1. Persiapkan packing sebelumnya

Hal yang perlu dipersiapkan lainnya adalah tas saat packing. Untuk menentukan seberapa besar tas yang akan digunakan, perlu diperhatikan daftar barang yang harus dibawa saat traveling. Moms pastinya tahu, ketika kita akan mengajak anak berlibur, banyak barang yang harus dipersiapkan. Buatlah checklist barang yang akan dibawa. Usahakan hanya membawa barang yang dirasa cukup penting. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan packing:

  • Lama perjalanan
  • Tujuan perjalanan
  • Transportasi yang digunakan

Usahakan tidak membawa barang yang berlebihan. Barang-barang yang sekiranya bisa dibeli ditempat tujuan atau selama perjalanan, bisa dikurangi jumlahnya. Misalnya: popok, makanan ringan, minuman.

Terus moms, tempatkan barang yang sering dipakai di kotak yang mudah untuk dibuka atau barang khusus seperti susu bayi, minuman, popok bisa ditempatkan di tas khusus yang mudah dijangkau.

  1. Barang yang harus dibawa selama traveling dengan anak

Berikut ini contoh barang yang perlu dibawa saat traveling dengan anak:

  • Dokumen penting seperti tiket dan pasport jadi barang wajib yang harus dibawa. Bagaimana tidak, kalau ketinggalan dokumen sama saja tidak jadi berangkat traveling.
  • Barang wajib untuk anak : Susu formula, botol susu usahakan membawa lebih dari 1, botol untuk air hangat. Jika anak masi diberikan ASI, bawa stok botol yang sudah berisi ASI.
  • Makanan dan minuman untuk bekal selama perjalanan agar anak tidak bosan dan perut tetep terisi dan kenyang. Ini juga dilakukan agar anak tidak rewel saat perjalanan. Ingat moms, bawakan makanan sehat dan mengenyangkan untuk anak. Usahakan makanannya masak sendiri atau kalaupun beli perhatikan bahannya, pilih makanan yang dari bahan alami.
  • Pakaian ganti untuk anak dan anggota keluarga yang ikut. Untuk anak pastikan membawa tambahan baju ganti, karena kita tidak tahu bagaimana perubahan kondisi anak selama perjalanan. Persiapan bawa juga kaos kaki, dan topi. Jika tujuan traveling di tempat yang suhunya dingin, jangan lupa bawa baju ganti yang tebal atau jaket. Nah, kalau tujuan traveling dengan suhu yang panas, pilihkan baju yang tipis dan menyerap keringatuntuk anak.
  • Perlengkapan mandi juga penting untuk dibawa. Seperti sabun, pasta gigi, shampo, sikat gigi, handuk. Untuk anak siapkan juga babycream, minyak telon, lotion tabir surya, dan lotion anti nyamuk.
  • Obat-obatan dan vitamin juga perlu dibawa sebagai antisipasi jika anak atau anggota keluarga ada yang drop akibat perubahan cuaca.
  • Barang tambahan yang perlu dibawa untuk anak misalnya baby carrier atau stoller. Ini digunakan ketika moms merasa lelah menggendong, anak bisa ditempatkan di stoller. Ini juga bisa bertujuan agar anak lebih luas memandang tempat traveling.
  • Alat elektronik seperti HP, camera usahakan bawa juga charger dan power bank sebagai tambahan daya.
  • Hal yang sering disepelekan tetapi cukup penting untuk dibawa adalah tas plastik. Tas palstik selama traveling bisa digunakan untuk menaruh baju-baju kotor, sisa-sisa makanan, bisa juga sewaktu anak mengalami mabuk transportasi ini bisa digunakan.
  1. Pilihlah tempat menginap yang menyenangkan untuk anak

Ketika moms memutuskan untuk traveling dengan anak yang membutuhkan waktu yang tidak singkat misal 3-4 hari. Itu berarti moms harus mulai mencari tempat penginapan saat traveling. Dalam memilih tempat penginapan, hal yang perlu diperhatikan adalah

  • Penginapan bisa dipakai untuk keluarga, ini bisa memilih vila atau homestay keluarga
  • Ada area bermain untuk anak
  • Tempat penginapan tidak jauh dari lokasi tujuan
  • Dekat dengan tempat makan dan toko atau warung, jika sewaktu-watu membutuhkan barang
  • Pilihlah tempat penginapan dengan nuansa yang hampir sama saat dirumah
  1. Pilihlah transport yang menyenangkan untuk anak

Jika moms, sudah terbiasa traveling dengan menggunakan mobil pribadi, sekali-kali ajak anak untuk traveling dengan transportasi lainnya. Jika jarak tempat traveling lumayan jauh, moms bisa menggunakan alternatif transportasi kereta api. Sebelum melakukan pembelian tiket transportasi, pastikan dulu untuk pemilihan kursi yang benar dan kelas yang disesuaikan dengan budget. Pilih kursi dekat dengan jendela agar anak bisa menikmati pemandangan selama perjalanan.

Nah moms, ini beberapa uraian yang bisa dijadikan pedoman saat moms memutuskan untuk traveling bersama anak. Hal yang perlu moms selalu lakukan adalah membuat anak agar tetap sibuk selama perjalanan agar ia tidak bosan dan rewel. Jadikan sarana traveling untuk mengedukasi anak, misal perkenalkan anak dengan daerah-daerah yang dilewati atau tumbuhan dan hewan yang ada disana. Melibatkan anak dalam rencana liburan juga perlu karena ini bisa mendorong anak untuk belajar mengambil keputusan. Oke moms, semoga travelingnya seru ya…. have fun….

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi