10 Cara Menghilangkan Biang Keringat Pada Wajah Bayi Yang Wajib Anda Ketahui

Biang keringat merupakan salah satu masalah kulit yang sudah sangat sering dialami setiap orang, mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa. Tapi biang keringat kerap kali terjadi pada kulit bayi dibandingkan dengan orang dewasa. Hal tersebut karena pori-pori kulit bayi masih kecil dan kelenjar serta saluran untuk keluar keringat belumlah berkembang sepenuhnya. Untuk itu penting sekali bagi anda mengetahui cara menghilangkan biang keringat pada wajah bayi.

Ketika anak mengalami hal ini anda sudah bisa mengatasinya dengan cara yang benar, sehingga permasalah kulit bayi bisa diatasi dengan mudah. Selain itu penting sekali bagi bunda mengetahui penyebab biang keringat, karena memang ini adalah faktor utama yang menyebabkan biang keringat pada bayi. Anda penasaran? Oke langsung saja simak ulasan yang akan kami sampaikan berikut ini. Pastikan anda menyimaknya dengan baik.

10 Cara Menghilangkan Biang Keringat Pada Bayi

Ada banyak sekali cara menghilangkan biang keringat pada wajah bayi, dan kami sudah merangkumnya dalam pembahasan dibawah ini. Simak pembahasan ini dengan baik.

1. Hindari  Udara Panas Dan Lembab

Hal pertama yang harus anda lakukan dalam mengatasi biang keringat yaitu menghindari sumber udara yang panas dan lembab. Karena memang seperti yang kita ketahui bahwa udara yang lembab dan panas bisa menyebabkan biang keringat. Maka langkah yang tepat yaitu membuat suhu ruangan bayi menjadi sejuk dan tidak panas. Anda bisa mengatasi hal ini dengan cara memberikan kipas angin, tapi pastikan untuk tidak menghadapkan kipas angin secara langsung ke wajah bayi.

2. Menjaga Kulit Bayi Tetap Sejuk

Cara selanjutnya untuk menghilangkan biang keringat pada bayi yaitu dengan cara menjaga kulit bayi agar tetap sejuk. Seperti yang sudah kami sebutkan pada poin diatas, jika udara yang dingin adalah solusi terbaik untuk mengatasi biang keringat. Dalam hal ini anda bisa menggunakan kain basah yang dingin, atau dengan cara memandikan sang bayi. Biarkan kulit bayi mengering dengan sendirinya, jangan gunakan handuk untuk mengusapnya.

3. Pakaian

Seorang ibu harus memperhatikan pakaian apa yang diberikan kepada bayi, karena memang kulit bayi sangatlah sensitive terhadap sesuatu. Dalam hal ini pakaian yang cocok digunakan bayi yaitu pakaian yang terbuat dari bahan katun. Selain itu hindarilah memberikan pakaian yang menggunakan kain sintetis, karena hal ini bisa menyebabkan panas pada kulit bayi. Sesekali anda bisa membiarkan bayi tanpa pakaian dan popok, hal ini untuk memberikan ruang udara bagi bayi.

4. Gunakan Lotion Atau Krim Jika Dibutuhkan

Cara selanjutnya yaitu menggunakan lotion atau krim jika memang dibutuhkan saja, karena memang masih banyak orang tua yang memberikan salep atau krim pada bayi yang mengalami biang keringat. Padahal kalau anda ketahui, hal tersebut malah akan memperparah biang keringat bayi. Untuk itu pemilihan lotion dan krim di sini sangatlah penting, guna mendapatkan jenis krim yang cocok. Karena memang krim adalah obat biang keringat yang ampuh. Tapi kami sarankan agar anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

5. Menggunakan Oatmel

Oatmel merupakan salah satu bahan yang sering dimanfaatkan untuk bahan makanan, oatmel sendiri terbuat dari gandum. Dan seperti yang kita ketahui, banyak sekali khasiat yang di dapat dari gandum. Selain itu oatmel memiliki kandungan anti peradangan yang bisa membuat kulit menjadi mulus dan halus. Sehingga akan membuat peradangan pada kulit cepat berkurang dan rasa gatal karena biang keringat akan hilang dengan cepat. Pemanfaatan oatmel sendiri yaitu dengan cara mencampurkan oatmel dengan air hangat sampai teksturnya seperti pasta. Setelah itu baru di oleskan kepada kulit bayi.

6. Jangan Sering Di Gendong

Mungkin masih banyak orang tua yang belum mengetahui hal ini, padahal menggendong bayi terlalu sering adalah salah satu penyebab biang keringat pada bayi. Terlebih ketika bayi anda sedang mengalami biang keringat, sangat tidak disarankan sekali untuk menggendong bayi. Karena memang ketika bayi anda di gendong, maka bayi akan menghadapi dua suhu yang berbeda, yaitu suhu panas dan suhu orangtua. Tentunya kondisi fisik bayi tidak siap menerima hal tersebut. Maka dari itu solusi terbaiknya yaitu dengan cara menidurkan bayi di ranjang dan biarkan bayi melakukan aktivitasnya sendiri.

7. Menggunakan Kacang Hijau

Cara menghilangkan biang keringat pada bayi 3 bulan selanjutnya yaitu menggunakan kacang hijau. Seperti yang kita ketahui kandungan yang ada di dalam kacang hijau sudah tidak perlu diragukan lagi. Cara pemanfaatan kacang hijau sendiri sangatlah mudah, dimana anda hanya perlu menumbuk 1ons kacang hijau sampai halus. Setelah itu seduh tumbukan kacang hijau dengan air panas, sebelum diberikan kepada bayi dinginkan minuman tersebut sejenak. Berikan ini pada bayi sebanyak 3 kali sehari.

8. Menggunakan Buah Mentimun

Buah mentimun terkenal akan kandungan mineral yang cukup banyak, dan dalam hal ini anda bisa memanfaatkan buah mentimun sebagai solusi untuk mengatasi biang keringat bayi. Cara menggunakan buah mentimun sendiri sangatlah mudah, dimana anda hanya perlu menghaluskan buah mentimun. Lalu mebalurkan buah mentimun tersebut ke seluruh kulit bayi yang terkena biang keringat. Diamkan sejenak, hal ini ditujukan untuk membuat airnya bisa meresap baru setelah itu anda bersihkan kulit bayi.

9. Menggunakan Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan salah satu tanaman yang sudah terkenal untuk mengatasi permasalah rambut, tapi tahukah anda bahwa sensasi dingin lidah buaya bisa di manfaatkan untuk obat biang keringat yang ampuh pada bayi. Cara pemanfaatannya sangat mudah, yaitu cukup dengan membalurkan gel yang terdapat pada daging lidah buaya ke seluruh bagian tubuh yang terkena biang keringat secara merata. Biarkan hal tersebut kurang lebih selama 20 menit, baru setelah itu mandikan bayi dengan air bersih. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan cara ini 2 kali sehari.

10. Menggunakan Minyak Telon Atau VCO

Cara menghilangkan biang keringat pada bayi selanjutnya yaitu menggunakan minyak telon atau VCO. Namun perlu di ingat juga bahwa anda harus memilih dengan benar minyak telon yang digunakan. Dalam hal ini sebaiknya anda memilih minyak telon yang memiliki kandungan kelapa tinggi. Cara menggunakan minyak telon sendiri sangat sederhana yaitu cukup mengoleskan minyak telon ke seluruh bagian tubuh bayi, khususnya pada bagian yang terkena biang keringat.

Walapun dalam hal ini biang keringat bukanlah penyakit yang fatal, tapi kehadiran biang keringat pada bayi akan sangat menganggu kenyamanan dan aktivitas bayi. Untuk itu ketika bayi anda mengalami hal ini, setidaknya anda sudah mengetahui cara menghilangkan biang keringat pada wajah bayi sama seperti dengan apa yang sudah kami sampaikan diatas. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk anda.

Umur Berapa Bayi Boleh Baby Spa? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Bagi orangtua yang mungkin sering datang ke sebuah spa untuk melepas penat akibat aktivitas sehari-hari untuk mendapatkan sensasi yang lebih rileks mungkin sudah biasa. Tapi perlu anda ketahui bahwa bayi juga membutuhkan spa untuk merawat tubuhnya. Lantas umur berapa bayi boleh baby spa? Anda tidak perlu khawatir, karena pada kesempatan kali ini kami akan membahas umur berapa bayi boleh berenang di baby spa. Anda penasaran? Langsung saja simak pembahasannya dengan baik ya.

Umur Berapa Bayi Boleh Baby Spa

Sebelum masuk ke dalam pembahasannya, ada baiknya anda mengetahui apa itu baby spa. Ya baby spa merupakan terapi menggunakan air atau dengan cara berendam. Namun seiring dengan perkembangan zaman, saat ini spa tidak hanya berendam saja melainkan digunakan juga untuk pemijatan. Selain itu saat ini spa tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, melainkan bisa dilakukan untuk bayi anda. Namun perlu di ingat juga untuk memilih tempat spa yang memiliki therapis sudah terlatih.

Usia Yang Diperbolehkan Baby Spa

Nah bagi orangtua yang berpikir untuk membawa sikecil ke baby spa, maka anda harus mengetahui kapan usia bayi yang diperbolehkan untuk baby spa. Dalam hal ini usia yang aman untuk bayi melakukan spa yaitu antara 3 sampai 6 bulan. Kenapa? Karena pada usia tersebut biasanya bayi sudah bisa menegakkan kepalanya sendiri, selain itu leher bayi juga sudah semakin kuat dan bayi sudah memiliki reflek yang bagus pada saat menahan nafas atau menutup mata ketika berendam. Dalam hal ini anda bisa mengajak bayi untuk baby spa 5 kali dalam seminggu dengan waktu 20 sampai 25 menit per harinya.

Hal Apa Saja Yang Harus Diperhatikan

Ketika anda sudah mengajak bayi untuk berenang baby spa, tentunya anda harus menyiapkan beberapa hal untuk si baby selama spa. Dalam hal ini faktor kebersihan merupakan hal pertama yang harus anda perhatikan, karena memang kulit bayi masih sangatlah sensitive. Selain itu pastikan bahwa bayi anda mengenakan neck ring, baju renang, dan tabir surya selama berada di luar ruangan. Yang terakhir perhatikan suhu air bayi ketika berendam, jangan sampai suhu airnya terlalu panas. Dalam hal ini suhu air yang ideal untuk bayi yaitu sekitar 27-300 C.

Baby Spa Bermanfaat Atau Sekedar Tren?

Mungkin masih banyak orangtua yang bertanya-tanya baby spa memiliki manfaat atau Cuma sekedar tren saat ini saja. Ya memang dalam hal ini menjaga kesehatan bayi adalah hal terpenting yang harus dilakukan. Dan perlu anda ketahui bahwa di dalam baby spa, bayi tidak hanya melakukan terapi dalam air saja. Melainkan bayi akan mendapatkan pemijatan tubuh. Dengan kata lain pemijatan tersebut akan membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berenang dalam air juga memiliki manfaat baik untuk bayi, salah satunya yaitu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Jadi begitulah ulasan lengkap umur berapa bayi boleh baby spa, semoga informasi diatas bisa menjawab semua pertanyaan dan kebingungan anda. Karena memang masih banyak orangtua yang khawatir untuk melakukan baby spa. Padahal jika kita lihat, hal tersebut membawa banyak sekali manfaat. Yang terpenting anda harus pintar dalam memilih tempat baby spa yang baik untuk bayi. Jadi tidak ada salahnya anda membawa si baby ke baby spa.

Cara Membersihkan Lidah Bayi Yang Harus Anda Ketahui

Bagi orangtua yang baru memiliki satu orang anak, biasanya mereka akan kebingungan ketika melihat lidah bayi putih tebal akibat bekas susu. Dan memang itu merupakan tanda bahwa anda harus segera membersihkan lidah bayi. Dalam hal ini membersihkan lidah bayi sangatlah penting terutama bagi bayi yang sumber nutrisi utamanya yaitu ASI.

Kegiatan mengonsumsi ASI tersebut akan membuat lidah bayi meninggalkan bekas warna putih yang rentan sebagai tempat bakteri. Untuk itu bagi orangtua harus mengetahui bagaimana cara membersihkan lidah bayi yang benar. Karena memang masih banyak orangtua yang salah mengambil langkah dalam membersihkan lidah bayi. Untuk lebih jelasnya silakan anda simak pembahasan dibawah ini.

Cara Membersihkan Lidah Bayi

Cara Membersihkan Lidah Bayi

Pada dasarnya untuk membersihkan lidah bayi bisa dilakukan dalam waktu 2-3 hari sekali. Nah berikut beberapa langkah dan cara bersihkan lidah bayi yang sudah kami merangkumkan dalam pembahasan dibawah ini.

Cara Membersihkan Lidah Bayi

  • Pertama-tama, silakan anda menggunakan sarung tangan basah yang lembut. Basahi sarung tangan tersebut dengan sedikit air. Selain itu anda bisa menggunakan sikat gigi bayi yang terbuat dari karet lembut pada bagian permukaannya.
  • Buka mulut bayi secara perlahan pada bagian lidah sampai dengan gusinya.
  • Lakukan dan mulai bersihkan lidah bayi, dalam hal ini lakukan komunikasi dengan bayi anda agar si kecil tidak menangis pada saat anda memasukan jari ke dalam mulutnya.

Mungkin setiap orang memiliki cara membersihkan lidah bayi yang berbeda-beda, tapi satu hal yang perlu anda perhatikan yaitu bahwa cara tersebut cukup higenis. Karena memang hal ini ditujukan untuk kesehatan dan menjaga pencernaan bayi. Contoh mudahnya yaitu banyak orangtua yang percaya bahwa bekas popok yang sudah di pipisi bayi akan membuat daya tahan tubuh bayi lebih baik. Padahal cara ini termasuk ke dalam cara yang sangat tidak higenis. Untuk itu pastikan bahwa anda memilih cara yang terbaik untuk merawat dan menjaga si kecil.

Manfaat Membersihkan Lidah Bayi

Manfaat Membersihkan Lidah Bayi

Nah setelah anda mengetahui cara efektif membersihkan lidah bayi, maka anda harus mengetahui manfaat dari membersihkan lidah bayi. Ada banyak sekali manfaat baik yang bisa di dapat ketika membersihkan lidah bayi, berikut ini beberapa manfaat dari membersihkan lidah bayi.

1.    Menghilangkan Racun

Manfaat pertama membersihkan lidah bayi yaitu menghilangkan racun, seperti yang sudah kami sampaikan diatas. Jika bekas putih susu pada lidah bayi bisa menjadi bakteri dan racun yang berbahaya bagi kesehatan si kecil. Oleh sebab itu membersihkan lidah bayi akan sangat membantu sekali daya tahan tubuh bayi menjadi lebih baik.

2.    Kebiasaan Baik

Mengapa disebut kebiasaan baik? Ya membersihkan lidah bayi adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan bayi. Selain itu orangtua juga harus membersihkan pada bagian gusi bayi, hal ini ditujukan untuk membuat pertumuhan gigi bayi tumbuh dengan baik dan mencegah nafas yang bau. Jika sejak kecil sudah dilakukan hal ini, maka ketika sudah balita sikecil akan merasa terbiasa untuk membersihkan mulutnya sendiri.

3.    Indra Perasa Menjadi Lebih Baik

Biasanya bagi bayi yang jarang dibersihkan lidahnya akan membuat semua makanan sama rasanya. Hal ini karena sisa makanan sebelumnya masih bertumpuk, sehingga rasa dari makanan baru akan bercampur menjadi satu. Oleh sebab itu membersihkan lidah bayi merupakan cara penting untuk mengenalkan bayi agar lebih sesnsitive terhadap makanan yang masuk ke dalam mulutnya.

Demikian ulasan lengkap bagaimana cara memebersihkan lidah bayi yang mudah dan benar. Semoga informasi yang sudah kami berikan diatas bisa bermanfaat untuk anda.

Bunda Wajib Baca Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Dipompa

Bagi seorang ibu karir yang memiliki aktivitas kerja cukup padat, tentunya ASI yang dipompa adalah solusi terbaik untuk selalu memberikan ASI kepada bayi. Dan pertanyaan sering dilontarkan oleh ibu karir yaitu berapa lama ASI bertahan setelah dipompa. Perlu anda ketahui bahwa pada dasarnya ketahanan dari ASI yang dipompa yaitu tergantung dari suhu dan tempat penyimpanan. Nah pada kesempatan kali ini kami sudah merangkum ulasan lengkap mengenai ketahanan ASI setelah dipompa. Jadi pastikan bahwa anda menyimak pembahasan berikut ini dengan baik.

Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Di Pompa

Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Dipompa

Seperti yang sudah kami singgung diatas, jika ketahanan ASI setelah di pompa yaitu tergantung dari suhu dan tempat penyimpanan ASI. Nah dibawah ini akan kami berikan beberapa tempat penyimpanan ASI yang baik.

1.    Penyimpanan Di Ruangan Dengan Suhu 160C – 290C

Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Di Pompa

Ini merupakan suhu normal ruangan untuk mempertahankan ASI selama 8 jam, tapi hal ini akan sangat bergantung sekali terhadap kondisi ASI. Apakah ASI tersebut masih segar, sudah dibekukan, atau di hangatkan. Bagi ASI yang masih segar biasanya akan bertahan selama 6-8 jam dalam kondisi yang bersih, dan ASi yang sudah dibekukan hanya bertahan selama 4 jam. Sedangkan untuk ASI yang dihangatkan, kami sarankan untuk segera diberikan kepada bayi.

2.    Penyimpanan Di Cooler Bag

Sebuah Cooler Bag ditambah dengan es batu akan membuat suhunya yaitu 40C sampai dengan 150C. Dalam suhu tersebut sebuah ASI yang di simpan dalam kondisi segar, biasanya mampu bertahan selama 24 jam. Namun untuk ASI yang sudah dihangatkan kami sarankan untuk segera diberikan kepada bayi.

3.    Penyimpanan Di Lemari Es

Pada umumnya sebuah lemari es memiliki suhu yang sangat rendah yaitu sekitar 0 sampai dengan 40C. Sebuah ASI segar yang disimpan dalam lemari es dengan suhu tersebut, biasanya kekuatan ASI dalam botol susu mampu bertahan selama 8 hari dengan kondisi yang bersih. Dan mampu bertahan 3 hari dalam keadaan optimal. Sedangkan untuk ASI yang sudah dicairkan mampu bertahan selama 24 jam, dan ASI yang dihangatkan hanya mampu bertahan selama 4 jam.

4.    Penyimpanan Di Lemari Es Satu Pintu

Lemari es biasa dengan lemari es satu pintu memiliki suhu yang berbeda, dalam lemari es satu pintu memiliki suhu sekitar -150C. Dalam suhu tersebut mampu menahan ASI segar selama 2 minggu, dan sebuah ASI yang sudah dibekukan masih mampu untuk bertahan. Tapi perlu di ingat bahwa ASI yang sudah pernah di bekukan, jangan pernah anda bekukan kembali. Karena kualitas dari ASI sudah sangat jauh berbeda bahkan bisa dibilang itu merupakan salah satu ciri ASI basi.

5.    Penyimpanan Di Lemari Es Dua Pintu

Berapa Lama ASI Bertahan Setelah Dipompa di lemari es 2 pintu

Untuk penyimpanan ASI di lemari es dua pintu memiliki ketahanan yang lebih lama, dimana lemari es dua pintu memiliki suhu sekitar -180. Dengan suhu tersebut mampu menahan sebuah ASI segar kurang lebih selama 3-6 bulan. Sama halnya dengan poin sebelumnya, jika ASI yang sudah dicairkan tidak boleh lagi dibekukan.

6.    Penyimpanan Lemari Es Tunggal

Tempat penyimpanan ASI yang terakhir yaitu lemari es tunggal, dimana lemari es ini memiliki suhu yang paling rendah. Hal tersebut yang membuat ketahanan ASI bertahan lebih lama, untuk ASI segar mampu bertahan selama 6 sampai 12 bulan. Dan untuk ASI yang sudah dicairkan tidak boleh di bekukan kembali.

Bagaimana sudah tahu bukan berapa lama ASI bertahan setelah dipompa? Semoga apa yang sudah kami sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk anda.

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi