Perbedaan Minyak Telon dan Minyak Kayu Putih

PERBEDAAN MINYAK TELON DAN MINYAK KAYU PUTIH

Minyak telon dan minyak kayu putih sudah seperti barang wajib yang harus ada di kotak perlengkapan bayi setiap keluarga dan juga menjadi barang yang harus tersedia dalam perlengkapan bayi. Kedua jenis minyak ini memang sudah sangat akrab dengan masyarakat karena banyaknya manfaat yang akan didapat dari penggunaan kedua minyak ini. Namun, masih ada beberapa masyarakat yang tidak mengetahui perbedaan kedua minyak ini. Banyak yang menganggap keduanya merupakan jenis minyak oles yang sama. Padahal kedua minyak ini jelas-jelas berbeda, baik dari bahan maupun fungsi penggunaan. Berikut beberapa penjelasan mengenai minyak telon dan minyak kayu putih supaya kamu dapat membedakan dan menggunakannya dengan semestinya.

Minyak Telon

Nama “telon” berasal dari bahasa Jawa, yaitu “telu” yang berarti tiga. Hal ini sesuai dengan bahan penyusun minyak telon berupa tiga jenis minyak, yaitu minyak kayu putih, minyak kelapa, dan minyak adas. Pada setiap merek minyak telon biasanya memiliki  campuran 3 minyak tersebut dengan porsi yang berbeda-beda. Minyak kelapa digunakan sebagai bahan pelarut dari kedua jenis minyak yang digunakan. Saat ini, dalam produksi yang lebih modern, banyak produsen yang sudah mengganti takaran dan menambahkan bahan lainnya ke dalam minyak telon. Salah satu takaran yang umum digunakan oleh perodusen minyak telon modern adalah 2 bagian minyak kayu putih, 6 bagian minyak kelapa, dan 2 bagian minyak adas. Minyak telon modern juga ditambahkan bahan lain seperti minyak lavender. Selain itu, minyak kelapa juga diganti oleh minyak zaitun oleh beberapa produsen.

Minyak telon digunakan dengan cara dibalurkan pada tubuh, umumnya tubuh bayi. Minyak telon akan memberikan rasa hangat kepada bayi sehingga akan merangsang pembuluh darah bayi menjadi lebih besar. Hal ini akan memperlancar aliran darah pada bayi. Selain itu, aroma yang dihasilkan minyak telon akan memberikan aroma yang menenangkan pada bayi.

Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih merupakan minyak yang dihasilkan dari penyulingan bagian-bagian dari tumbuhan kayu putih (Melaleuca leucadendra), seperti daun dan ranting. Minyak kayu putih mengandung beberapa zat yang bermanfaat bagi kulit, seperti sineol sekitar 44-55%, terpineol, butorat, aldehid valerat, L-pinen, benzoat, dan limonen.

Minyak kayu putih bermanfaat untuk memberikan rasa hangat pada kulit, melemaskan otot, dan menyembuhkan kembung pada perut. Minyak kayu putih juga dapat digunakan untuk memberikan perlindungan kulit terhadap radikal bebas. Minyak kayu putih dapat digunakan dengan cara dibalurkan di bagian kulit atau diminum. Minyak kayu putih juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan pembuatan obat-obatan lainnya, salah satunya adalah minyak telon.

Perbedaan Minyak Telon dan Minyak Kayu Putih

Setelah melihat beberapa penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa perbedaan minyak telon dengan minyak kayu putih adalah:

  1. Bahan Penyusunnya. Minyak kayu putih berasal dari penyulingan langsung tumbuhan kayu putih. Sedangkan minyak telon merupakan minyak yang dibuat dari campuran minyak kayu putih, minyak kelapa, dan minyak adas. Minyak telon dapat juga ditambahkan dengan bahan-bahan minyak lainnya.
  2. Penggunaan. Minyak telon dan minyak kayu putih sama-sama dapat digunakan sebagai minyak oles di bagian luar tubuh atau di permukaan kulit. Namun untuk bayi akan lebih baik diberikan minyak telon karena tingkat kehangatanya untuk bayi lebih pas dibanding minyak kayu putih yang cenderung lebih panas.

Tips Penggunaan Minyak Telon Untuk Bayi

Tips Penggunaan Minyak Telon Untuk Bayi

Minyak telon memiliki fungsi untuk menghangatkan tubuh bayi. Kandungan yang terdapat di dalam minyak telon dapat memberikan rasa hangat pada tubuh bayi. Aromanya yang menenangkan juga akan membantu melancarkan pernapasan pada bayi. Namun, cara yang dapat digunakan untuk menghangatkan tubuh bayi tidak hanya minyak telon saja. Tubuh bayi juga dapat dihangatkan dengan cara dibedong, diselimuti, digendong, dan cara-cara lainnya.

Penggunaan minyak telon pada bayi bukanlah sesuatu yang diwajibkan dan bukan pula sesuatu yang dilarang. Penggunaan minyak telon pada tubuh bayi haruslah dengan cara yang bijak. Salah dalam menggunakan minyak telon dapat membahayakan tubuh bayi. Sehingga dengan tips penggunaan minyak telon untuk bayi berikut, ibu dapat memberikan manfaat terbaik dari minyak telon bagi sang bayi.

  1. Pilih Waktu Penggunaan yang Tepat

Minyak telon tidak dapat digunakan sepanjang waktu. Penggunaan minyak telon yang tepat untuk bayi adalah sesudah mandi, saat cuaca dingin, dan ketika ia rewel karena batuk atau pilek. Pemilihan waktu yang tepat ini akan memberikan efek yang tepat pula pada tubuh bayi. Minyak telon akan membantu bayi untuk memberikan rasa hangat saat kulit bayi terpapar udara dingin.

Bayi membutuhkan banyak kalori untuk pertumbuhan. Saat cuaca dingin, kalori yang diungsikan untuk pertumbuhan akan digunakan untuk menghangatkan tubuh. Oleh karena itu, saat cuaca dingin bayi membutuhkan zat tambahan yang akan membantunya tetap hangat dan ini akan membantu bayi menghemat kalori yang ada di dalam tubuhnya.

Memakaikan minyak telon pada bayi juga harus memperhatikan kondisi kulit sang bayi. Jika setelah menggunakan minyak telon terlihat gejala alergi atau iritasi, misalnya muncul ruam-ruam merah atau bintil-bintil di kulit bayi, maka segera hentikan pemakaian. Hal ini ditujukan untuk mencegah dampak yang lebih parah pada kulit bayi.

  1. Pilih Minyak Telon yang Sesuai

Perhatikan minyak telon yang akan digunakan pada tubuh bayi. Sudah jadi hal umum jika minyak telon yang dikeluarkan oleh produsen ternama memiliki kualitas yang lebih baik. Akan tetapi, ibu tentu harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal karena biasanya mereka akan mematok harga yang lebih tinggi. Selain itu, ada banyak juga minyak telon palsu yang beredar di pasaran.

Pastikan untuk mencari informasi yang tepat mengenai minyak telon yang asli sehingga tidak menggunakan minyak yang salah untuk tubuh bayi. Jangan lupa untuk melihat tanggal kedaluarsa dan sertifikasi dari BPOM sebelum membeli minyak telon.

  1. Gunakan Pada Bagian Tubuh Tertentu Saja

Minyak telon sebaiknya tidak digunakan pada seluruh tubuh bayi. Usapkan minyak telon pada bagian dada, punggung, telapak kaki, dan sedikit pada bagian leher. Pastikan untuk mengusapkannya dalam jumlah yang pas. Daerah-daerah tersebut merupakan bagian tubuh yang terbuka dan rentan terkena udara dingin. Jangan menggunakan minyak telon pada bagian muka terutama di sekitar hidung dan mata dan di sekitar kelamin bayi. Bayi rentan memasukan barang ke dalam mulutnya, sehingga hindari juga untuk memberikan minyak telon di bagian telapak tangannya.

  1. Baca Bahan yang Terkandung di Dalam Minyak Telon

Sebelum membeli minyak telon, pastikan untuk membaca bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Pilihlah minyak telon yang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi kulit bayi.

Bijak dalam memilih dan menggunakan minyak telon tentu akan membawa hal baik bagi bayi. Sehingga, ibu dapat menerapkan beberapa tips penggunana minyak telon untuk bayi di atas guna mendapatkan manfaat terbaik dari minyak telon.

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi