Yuk Mums Belajar Cara Memandikan Bayi Yang Benar

cara memandikan bayi yang benar

Memandikan bayi baru lahir mungkin sedikit menegangkan bagi para orangtua baru. Agar proses dalam memandikan berjalan lancar, penting bagi Mums untuk mempersiapkan diri dengan mencari tahu cara memandikan bayi yang benar.

Sebelum Mums memandikan buah hati, akan lebih baik Mums menghindari memandikan bayi setelah dia makan atau menyusui. Berikan jeda beberapa saat agar perutnya menyesuaikan asupan yang baru saja masuk. Berikut tips dan cara memandikan bayi yang bisa Mums terapkan untuk memandikannya.

Persiapkan Perlengkapan mandi bayi terlebih dahulu ya Mums
  • Handuk dan alas ganti
  • Waslap untuk menyeka tubuh bayi
  • Air hangat untuk memandikan bayi
  • Pakaian dan popok pengganti
  • Gayung untuk mengaliri air
  • Penggunaan sabun tidak disarankan saat memandikan bayi, Mums bisa menggunakan pembersih kulit bayi dengan label soap-free dan tertulis berbahan ringan sebagai pengganti sabun.

 

Setelah meletakan perlengkapan mandi pada tempat yang mudah dijangkau, Mums bisa mulai memandikan bayi dengan tahapan sebagai berikut :
  • Isi bak mandi dengan air bersuhu sekitar 32°C, isikan kira-kira hingga ketinggian 7 cm.
  • Baringkan bayi pada alas yang sudah duberikan handuk, setelah dibaringkan buka pakaian bayi secara perlahan
  • Gunakan satu tangan dan lengan anda untuk menopang kepala dan tubuh bayi dan gundakan tangan yang lain untuk menyangga tubuh bagian bawah dan mulai memasukkannya ke dalam air dengan diawali dari bagian kaki
  • Bersihkan kelopak mata si buah hati dari dalam ke ara luar dengan kapas atau kain katun lembut yang telah dicelupkan ke dalam air hangat. Gunakan kain yang berbeda untuk mata yang satunya. Lanjutkan untuk membersihkan bagian telinga, hidung dan wajah.
  • Ketika satu tangan membersihkan bagian tubuh lainya, pastikan tangan yang satunya menyangga punggung dan kepala bayi dengan kokoh. Pastikan juga posisi kepala bayi tetap berada di atas permukaan air.
  • Berikan perhatian lebih ketika Mums membersihkan bagian leher, ketiak, kelamin dan belakang telinga.
  • Guyur perlahan kepala dan seluruh tubuh bayi dengan gayung, setelah itu Mums bisa segera menyeka dengan waslap bersih.
  • Setelah selesai, Mums bisa meletakkan bayi diatas alasperlak yang sudah dialasi handuk. Keringkan tiap bagian tubuh bayi dengan perlahan.
  • Pijat bayi dengan lembut sambil menyanyikan lagu atau mengajak bayi berkomunikasi agar bayi merasa rileks.

Untuk bayi dengan usia dibawah 1 bulan, disarankan untuk menghindari minyak atau pelembab setelah mandi. Hindari juga menambah apapun kedalam cairan mandinya. Mums juga tidak boleh meninggalkan bayi sendirian ketika mandi, meskipun sesaat.

 

alodokter.com . “Cara Memandikan Bayi Yang Wajib Diketahui Orang Tua”. Diakses pada 25 – 06 – 2017.

Cara mengusir nyamuk yang aman untuk bayi

Cara mengusir nyamuk yang alami dan aman untuk bayi

Memang saat ini sudah banyak berbagai cara dan produk untuk mengusir nyamuk, misalnya dengan lotion, obat nyamuk bakar, elektrik atau semprot. Namun apakah produk-produk tersebut aman buat anak – anak atau bayi kita ? Mungkin pertanyaan sepert itu sering terfikir oleh Mums, sebagai orang tua yang senantiasa ingin melihat anaknya dalam keadaan baik – baik saja.

Kekhawatiran tersebut sangat lah wajar, karena produk – produk tersebut mengandung berbagai bahan kimia yang mana kita tidak tahu apakah ada dampak berbahaya untuk bayi dan anak – anak. Tapi tenang Mums, kami akan berikan tips mudah dan praktis untuk mengusir nyamuk yang aman untuk bayi.

1. Serai

Tanaman serai mungkin sudah tidak asing lagi buat Mums yang hobi memasak. Karena tanaman ini merupakan rumput-rumputan yang sering digunakan sebagai bumbu dapur. Serai yang memiliki nama latin Cymbopogon Citratus ini memiliki kandungan atsiri dan sitronela yang tidak disukai nyamuk. Lalu bagaimana cara mengusir nyamuk dengan serai ya Mums?

  • Pel Lantai dengan air rebusan serai

Mums cukup merebus beberapa batang serai dalam air hingga benar – benar mendidih. Setelah mendidih, gunakan air rebusan tersebut untuk mengepel seluruh lantai rumah, Pastikan juga Mums mengepel bagian kolong meja, lemari dan tempat tidur.

Akan lebih baik Mums menerapkan cara ini ketika sudah sora hari, agar mampu mengusir nyamuk dan bertahan hingga malam hari.

  • Menaruh Serai di beberapa lokasi rumah

Apabila Mums merasa kerepotan untuk mengepel rumah, Mums bisa melakukan cara ini yang di jamin lebih praktis. Potong – potong serai sesuai kebutuhan, semakin luas rumah pastinya akan membutuhkan serai lebih banyak, kemudian masukkan ke beberapa wadah. Lalu taruh beberapa wadah tersebut ke beberapa tempat yang biasa menjadi sarang nyamuk. Kekurangan dari cara ini adalah nyamuk masih bisa bersarang di bagian atas rumah seerti pada kain atau baju yang digantungkan

  • Serai Sebagai Pengharum Ruangan

Selain dengan mengepel dan menaruh potongan – potongan serai di setiap sudut ruangan, Mums dapat menerapkan cara kertiga ini untuk mengusir nyamuk.

Mums cukup menumbuk atau menggeprek beberapa batang serai yang sudah Mums sediakan, Tumbuk terutama bagian bawah atau bagian dekat tumbuhnya akar. Setelah itu gantung serai yang sudah ditumbuk tadi pada kipas angin atau pendingin ruangan. Dengan begitu aroma serai akan menyebar ke seluruh ruangan dan nyamuk pun akan pergi.

Mums cukup mengganti Serai 2 atau 3 hari sekali setelah serai benar-benar kering atau ketika mulai merasakan nyamuk sudah mulai masuk lagi.

2. Menggunakan Minyak Telon

Minyak telon merupakan produk yang dirancang khusus untuk digunakan bayi dan anak-anak. Maka dari hal tersebut tingkat keamanan minyak telon untuk bayi dan anak – anak lebih terjamin. Seiring perkembangan jaman minyak telon kini juga bermanfaat untuk mencegah gigitan nyamuk yang aman untuk bayi dan anak – anak.

Yuk segera praktekan tips praktis mengusir nyamuk yang aman untuk bayi dan anak – anak seperti diatas, agar buah hati senantiasa terlindungi dari ancaman penyakit yang di timbulkan dari gigitan nyamuk ☺

 

id.theasianparent.com. “Cara Mengusir Nyamuk Paling Aman untuk Bayi”. Diakses pada 18 Juli 2017.

6 Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur

6 Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur

6 Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur

Banyak Mums yang mengeluhkan karena bayinya susah tidur di malam hari dan bertanya-tanya bagaimana sih cara mengatasi bayi susah tidur di malam hari.

Untuk bayi yang baru lahir, akan sangat mudah tertidur asalkan ia kenyang dan nyaman. Berbeda dengan bayi yang sudah memasuki usia 3 bulan, jumlah jam tidurnya sudah mulai berkurang. Nah pada saat itulah biasanya Mums menemui masalah dimana buah hati kurang tidur. Maka dari itu akan lebih baik segera mengajarinya untuk tidur di waktu yang tepat.

 

Bagaimana cara mengatasi bayi susah tidur?

1. Kenalkan Perbedaan Siang dan Malam Pada Bayi

Matikan lampu utama yang ada di kamar dan beralih ke lampu tidur. Hal ini dilakukan untuk membuat suasana menjadi redup sebagai tanda bahwa sudah malam hari dan waktunya tidur.

Ketika di Siang hari, bukalah tirai agar sinar matahari masuk ke dalam ruangan sehingga ruangan menjadi terang dan ia menyadari bahwa sudah siang hari. Perlu Mums ketahui juga selain membuat ruangan menjadi terang, sinar matahari juga bermanfaat mengurangi kelembaban ruangan dan mematikan kuman-kuman yang berada di dalam ruangan.

2. Rutinitas Sebelum Tidur

Usia bayi yang menginjak 3-4 bulan biasanya sudah dapat mengenali rutinitas sehari-hari. Misalnya ketika Ia sedang didudukan ke stroller, ia menyadari bahwa ia akan di ajak keluar rumah atau jalan-jalan.

Sama halnya ketika Mums ingin menciptakan rutinitas untuk melatih buah hati tidur teratur, Mums bisa mengusap-usap kening sambil menyusuinya, kemudian mencium pipi dan keningnya serta mengucapkan “Selamat bobo adek..” lalu Mums bisa sambil meredupkan lampu ruangan.

3. Batasi Tidur Siang

Salah satu penyebab bayi susah tidur dimalam hari adalah karena ia sudah terlalu lama tidur di siang hari. Nah untuk mencegah bayi tidak tidur terlalu lama di siang hari, Mums bisa mengajak ia bermain dan bercengkrama. Buat suasana yang menyenangkan sehingga ia tidak merasa bosan dan mengantuk.

4. Musik Pengantar Tidur

Salah satu yang bisa memicu bayi untuk tidur adalah suasana yang tenang dan nyaman, suasana tersebut bisa bunda buat dengan memutar musik yang lembut. Atur volumenya agar terdengar samar-samar saja.

Alternatif lainnya selain memutarkan musik, Mums bisa menyanyikan lagu untuknya. Pilih nyanyian yang dapat membuat ia tenang dan relaks.

5. Bacakan Cerita Sebelum Tidur

Selain akan menambah kedekatan antara ia dengan Mums. Meskipun ia mungkin kurang mengerti apa yang kita ceritakan. Rutinitas seperti ini akan menenangkan bayi karena akan mambuat ia berkonsentrasi mendengarkan apa yang kita ucapkan.

6. Suasana Tempat Tidur

Lingkungan tempat tidur buah hati juga memiliki pengaruh terhadap kualitas tidurnya. Bisa jadi karena tempat tidur dalam keadaan kotor, ada banyak serangga atau nyamuk membuat ia menjadi rewel dan susah tidur. Untuk kasus seperti ini Mums bisa membersihkan terlebih dahulu tempat tidurnya dan mengoleskan minyak telon plus anti nyamuk yang dapat membuat tidurnya lebih nyaman tanpa gangguan nyamuk. Demikian tips dari kami, semoga bisa membantu Mums dalam mengatasi bayi susah tidur. ☺

Mendeteksi Gangguan Perkembangan Anak Sejak Dini

Mendeteksi Gangguan Perkembangan Anak Sejak Dini

Memperhatikan tumbuh kembang buah hati sangatlah penting. Hal ini dikarenakan, pada usia 3 tahun pertama kehidupannya memiliki periode tumbuh kembang yang amat cepat. Pertumbuhan ini disebut juga dengan periode emas/ critical period.

Jadi, sebagai Smart Mums, haruslah memperhatikan tumbuh kembang si buah hati, apakah ia tumbuh dan berkembang dengan optimal ataukah ia mengalami gangguan pada masa ini. Jika memang ada, bisa jadi gangguan itu sifatnya menetap. Karena itulah Mums, deteksi dini tumbuh kembangnya sangat krusial sekali.

Beberapa gangguan perkembangan anak ini bisa berupa:
  • Terlambat bicara
  • Sulit menguyah dan menelan makanan
  • Sulit memusatkan perhatian dan konsentrasi hingga membuatnya sulit belajar
  • Hiperaktif
  • Adanya gangguan pada pendengaran dan atau penglihatan
  • Gangguan pada sistem koordinasi dan keseimbangan geraknya
  • Gangguan emosional
  • Adanya cerebral palsi, autis, down syndrome, dan atau gangguan perkembangan lainnya yang bisa terjadi pada anak usia dini.
Lalu, Apa saja yang bisa Mums lakukan untuk mendeteksi gangguan perkembangan pada usia dininya?

Beberapa yang bisa dilakukan  untuk mendeteksi gangguan ini ialah dengan anamnesis, pemeriksaan fisik rutin, dan pemeriksanaan lanjutan lainnya.

Penting pula untuk memeriksa faktor resiko lingkungannya, seperti dari faktor ibu, lingkungan keluarga, lingkungan tetangga dan tempat tinggal, budaya, dan juga pelayanan pendidikan dan kesehtaan yang ia dapat.

Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang buah hati

Pada dasarnya, pertumbuhan ialah pertambahan ukuran fisik anak, bisa dilihat dari tinggi badan, berat badan, dan erat kaitannya dengan staus gizi dan keseimbanagna cairan.

Sementara perkembangan ialah bertambahnya fungsi individu antara lain yakni kemampuan pada fungsi gerak kasar dan halus, pendengaran, penglihatan, komunikasi, kemampuan bicara, emosi-sosial, dan kemandirian serta intelegensinya. Pada hal ini, perkembangan moral juga masuk ke dalamnya.

Lalu, apa saja faktor penentu gangguan yang terjadi pada tumbuh dan kembangnya tersebut?
  • Adanya  faktor genetik

Faktor genetik adalah hal pertama yang perlu diperhatikan. Adakah riwayat keluarga yang memiliki keluhan atau gangguan  perkembangan yang sama.

  • Faktor lingkungan

Faktor ini meliputi banyak hal, yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang Si Keci, seperti kebutuhan dasar anak, yang meliputi: kebutuhan akan nutrisi, imunisasi, hygiene, pakaian, pengobatan, pakaian, tempat tinggal, sanitasi dan lain-lainnya.

Lingkungan ini juga berperan pada pemenuhan kebutuhan psikososial  anak, berupa: kasih sayang, penghargaan, stimulasi bicara, gerak, sosial, moral, intelegensi, dan juga komunikasi.

Ada hal-hal di luar lingkungan rumah yang bisa mempengaruhi ada tidaknya gangguan tumbuh kembang pada buah hati. Beberapa diantaranya yakni sanitasi lingkungan tempat tinggal, polusi, tetangga, teman bermain, pelayanan kesehatan, sarana pendidikan formal dan non formal, fasilitas dan sarana bermain, budaya dan adat, dan hal lain yang ada di lingkungan yang memberikan pengaruh baik langsung maupun tidak langsung pada tumbuh kembang anak.

Beberapa hal yang bisa digunakan deteksi awal gangguan perkembangan anak ialah:
  • Memperhatikan bentuk kepala
  • Memperhatikan penampilan wajahnya
  • Mengukur tinggi badan dan proporsi tubuh
  • Mengamati pandangan mata, suara, dan cara bicara dan berjalan
  • Memperhatikan perilaku dan aktivitas serta interaksinya dengan lingkungan

Beberapa hal tersebut adalah cara mudah untuk mendeteksi apabila si buah hati mengalami gangguan perkembangan atau tidak. Jika ingin memastikan hal ini, maka segera konsultasikan  pada dokter anak.

Sumber:

www.parenting.co.id. “Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang”. Diakses pada 6 Maret 2017

Soedjatmiko. 2001. “Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Balita”. Sari Pediatri 3 (3). 175-188.

Berapa Jam Tidur Yang Ideal Untuk Si Buah Hati?

Berapa Jam Tidur Yang Ideal Untuk Si Buah Hati

Tahukah Mums, berapa sih jam tidur bayi yang ideal dalam sehari? Apakah 8 jam? 10 jam? Atau mungkin 12 jam?

Bagi Mums yang masih bingung, yuk belajar bersama tentang tidur ideal bagi buah hati, (seperti dilansir dalam www.webmd.com).

Mums, jam tidur bayi yang ideal sangatlah bervariasi, tergantung pada beberapa faktor, seperti usia misalnya. Nah, berikut ini ada perkiraan jam tidur yang ideal, berdasarkan usia buah hati :

Usia 1 – 4 minggu: 15 – 16 jam perhari

Bayi baru lahir, butuh lebih banyak istirahat. Hal ini sudah pasti diketahui Mums bahwa bayi bisa tidur hingga 1 jam perhari. Berbeda bagi bayi yang lahir prematur. Ia akan butuh jam tidur yang lebih panjang dibanding bayi yang lahir normal. jam tidur bayi ini tidak tergantung pada siang atau malam, karena mereka tidak mengenal ritme tidur seperti orang dewasa yang harus tidur pada malam hari.

 

Usia 4 – 12 bulan: 14 – 15 jam perhari

Pada usia ini, bayi tidur ideal selama 15 jam. Meksipun, kebanyakan bayi pada usia 11 bulan hanya tidur selama 12 jam. Mums, membiasakan tidur yang baik pada usia ini, harus menjadi tujuan Mums. karena pada usia ini, bayi sudah bisa berkomunikasi dan membangun lingkungan sosialnya, maka ia akan memiliki pola tidur seperti layaknya orang dewasa.

Usia 1 – 3 tahun: 12 – 14 jam perhari

Si buah hati yang usianya lebih dari satu tahun, dia akan meninggalkan kebiasaan tidur saat pagi hari, dan pada sore hari. Dia hanya akan tidur siang, sekali dalam satu hari. Meskipun diusia ini idealnya tidur selama 14 jam sehari, namun kenyataannya banyak anak yang hanya mendapat jam tidur 10 jam sehari.

Ingat ya Mums, buah hati pada usia 21-36 bulan, masih butuh yang namanya tidur siang, yang idealnya 1 hingga 3 setengah jam. Biasanya ia akan tidur pada pukul 7 malam hingga 9 malam dan  bangun pada pukul 6 hingga 8 pagi.

Usia 3 – 6 tahun: 10 – 12 jam perhari

Pada usia ini idealnya tidur pada pukul 7 malam atau 9 malam, dan bangun setidaknya pukul 6 pagi atau 8 pagi. Mulai dari umur tiga tahun ini  ia masih butuh tidur siang, jadi biasakan hal ini ya, agar dia dapat kebiasaaan tidur yang baik sesuai dengan tahapan usianya. Nah, pada usia 5 tahun,  ia akan memiiki jam tidur siang yang lebih pendek, karena makin banyaknya kegiatan yang dilakukannya, seperti berinteraksi dengan teman sebayanya.

Sumber:

http://www.webmd.com. WebMD. “How Much Sleep Do Children Need?”. Diakses pada 6 Januari 2017.

Permainan Yang Dapat Melatih Motorik Buah Hati

Permainan Yang Dapat Melatih Motorik Buah Hati

Permainan Yang Dapat Melatih Motorik Buah Hati

Mums, memiliki anak yang berkembang dengan optimal, baik sensorik maupun motorikya adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Saat inilah, Mums akan merasa lega karena sudah berhasil membekali hari-hari si buah hati untuk masa depan terbaiknya.

Khusunya dalam perkembangan motoric, kemampuan si buah hati dalam memaksimalkan semua fungsi otot tubuhnya adalah tanda keberhasilan dalam perkembangannya, seperti kemampuan mengancingkan baju, berlari, mengayuh sepeda, mengangkat barang, dan juga menulis merupakan  salah satu ciri bahwa kemampuan motoriknya sudah terbangun dengan baik.

Dengan demikian berkembangnya kemampuan ini maka buah hati bisa menjadi lebih mandiri dan mengerjakan segala sesuatu sendiri, seperti mengancingkan baju sendiri, memakai tali sepatu, mengambil makan dan minum, serta mengerjakan segala sesuatu yang sederhana tanpa harus Mums bantu lagi.

Contoh kecilnya saja, ketika si buah hati akan belajar menulis, maka ia harus memiliki otot yang kuat  untuk bisa memegang pensil dalam waktu yang lama, hal ini bisa membantunya untuk berpartisipasi di sekolah, dan membantunya dalam belajar. Jadi, amat penting bagi Mums untuk bisa meningkatkan  kemampuan motoriknya.

Namun, bagi Mums yang masih belajar bagaimana cara mengembangkan kemampuan ini, berikut ada beberapa tips yang bisa Mums lakukan seperti yang dilansir oleh parents.com.

Kegiatan sederhana yang bisa bantu si buah hati dapatkan kemampuan motorik yang optimal, dimulai dari hal-hal kecil yang bisa Mums ajarkan kepadanya :

  • Tepuk tangan. Terlihat sepele namun juga penting, Mums bisa mengetahui perkembangan motoriknya dengan meminta bertepuk tangan.
  • Memakai dan melepaskan kancing  baju. Hal ini bisa Mums ajarkan  setiap harinya,. Biarkan ia mengancingkan  baju dan melepaskannya sendiri.
  • Memakai resleting. Pada baju, jaket, atau celana buah hati, terkadang kita memakai resleting, kan? Nah, jika ia mampu memakai resleting, maka ia sudah mendapatkan perkembangan motorik yang baik.
  • Membangun sebuah menara dengan balok. Balok merupakan permainan yang sangat membantunya dalam meningkatkan kemampuan motoriknya, jadi jangan remehkan  permainan sederhana ini.
  • Melengkapi puzzle. Selain meningkatkan dan menguji kemampuan kognitifnya, ternyata puzzle juga membantu anak dalam meningkatkan kecerdasan motoriknya lho  Mums. Jadi, jangan ragu jika ingin membelikannya hadiah berupa puzzle di hari ulang tahun atau ketika ia bermain ke toko buku.
  • Dan beberapa bentuk kegiatan lainnya.

Mums, kegiatan yang ia lakukan baik itu permainan sehari-hari atau berbagai hal yang ia lakukan bisa membantunya meningkatkan kemampuan motoriknya lho. Biarkan ia bermain dengan cat air, balok, sepeda, bermain dengan taIi, semua adalah kegiatan yang positif. Dampingi buah hati dalam menggunakan waktunya untuk bermain lebih banyak lagi, dibanding membiarkannya tenggelam terlalu dalam dengan gadgetnya.

Sumber:

http://www.parents.com. “Developing Motor Skills”. Diakses pada 5 Januari 2017.

Langkah Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Langkah Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak
Langkah Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Bagi Mums, menumbuhkan kepercayaan diri seorang anak adalah salah satu hal yang amat penting. Jika anak percaya diri, maka Mums tidak perlu khawatir, si buah hati akan mengalami kesulitan dalam lingkungan pertemanan, sekolah, maupun lingkungan rumah. Anak yang percaya diri adalah bekal untuk bisa mencapai perkembangan emosional yang baik.

Setiap Mums ingin anaknya tumbuh penuh percaya diri, namun nyatanya, tidak semua Mums mendapati anaknya memiliki rasa percaya diri yang cukup. Banyak lho anak yang minder-an, takut sama orang, dan juga takut ngomong di depan orang banyak, hingga kesulitan dalam bergaul atau berinteraksi dan mengungkapkan pendapatnya di depan orang lain.

Untuk lebih memahami apakah ia percaya diri atau tidak, berikut ciri-ciri si buah hati yang percaya diri:

  • Merasa berharga dan juga diterima
  • Merasa percaya diri untuk melakukan apa yang aia inginkan
  • Merasa bangga pada hasil pekerjaannya
  • Beripikir yang positif tentang diri mereka
  • Menyiapkan  diri untuk menghadapi tantangan yang ada setiap harinya

Sedangkan anak dengan tingkat kepercayaan diri yang rendah akan:

  • Sering ragu dan menyalahkan diri sendri
  • Merasa tidak aman untuk melakukan segala sesuatu seperti yang anak lain lakukan
  • Berfokus pada berapa kali ia  gagal daripada saat ia sukses
  • Meragukan kemampuan diri mereka

Mums, bagi yang sedang belajar untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak, maka berikut ini ada beberapa langkah yang bisa Mums terapkan (seperti yang dilansir oleh http://www.huffingtonpost.com) :

1. Membiarkan buah hati membuat plihan

Ketika si buah hati sudah berani membuat pilihannya sendiri, maka ia akan merasa lebih powerful, dan memiliki rasa percaya diri. Yang jadi masalah adalah banyak Mums yang tidak mempercayakan hal ini di tangan buah hati, kebanyakan Mums yang memilih segala sesuatu untuk si buah hati mulai dari baju, mainan, hingga menu makanan. Jadi, ia merasa lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk menentukan apa yang akan ia pakai dan apa yang akan ia lakukan. Untuk itulah, mari sadar dan buat si buah hati untuk lebih merasa percaya diri.

2. Jangan terlalu banyak memuji si buah hati

Jika segala hal kecil yang dilakukan buah hati selalu mendapat pujian dari Mums, maka ia tidak akan berusaha berlatih dan bekerja lebih keras lagi. Jika Mums terlalu sering memuji mereka, misalnya “anakku pintar” dsb, maka ia akan mudah puas dengan diri mereka sendiri, dan tidak mau melakukan sesuatu yang lebih sulit bagi diri mereka sendiri. Buat si buah hati untuk mau bekerja lebih keras dan mau menerima tantangan yang ada di depan mereka!

3. Ajari si buah hati untuk menjadi problem solver

Meskipun anak masih kecil ajari mereka untuk mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Sebagai orangtua, Mums hanya perlu membimbing mereka. Hal ini adalah salah satu cara untuk membangun rasa percaya diri anak. Biarkan ia percaya pada kemampuan diri mereka sendiri dibanding dengan selalu mendapat bantuan dan penyelesaian masalah dari Mums.

 

Sumber:

http://kidshealth.org. “Developing Your Child’s Self-Esteem”. Diakses pada 5 Januari 2017.

http://www.huffingtonpost.com. “7 Simple Steps to Develop YourChild’s Self-Confident”. Diakses pada 5 Januari 2017.

 

Apa Saja Makanan Yang Bisa Membuat Anak Tersedak?

Apa Saja Makanan Yang Bisa Membuat Anak Tersedak

Pernahkah Buah Hati kesayangan Mums tersedak makanan?

Meskipun terlihat sepele, namun perlu  Mums ketahui bahwa hal ini bisa menjadi masalah  serius. Sebenarnya bukan hanya makanan yang bisa menyebabkan anak tersedak, namun bisa juga dikarenakan anak memasukkan suatu benda kemulutnya hingga membuat ia tersedak, seperti mainan contohnya.

Namun, makanan menjadi penyebab paling sering anak tersedak. Oleh karena itulah, sangat penting untuk tetap mengawasi anak saat ia makan. Ajari pula, anak bagaimana cara makan yang benar, di dapur atau di ruang makan. Biasakan pula untuk duduk dan mengunyah makanan. Jangan paksa anak untuk makan saat ia  tidak merasa lapar. Beberapa hal tersebut di atas adalah cara membiasakan anak belajar makan dengan yang seharusnya Mums terapkan pada si buah hati sedini mungkin.

Mums, berikut ini adalah makanan yang perlu Mums ketahui yang beresiko membuat anak tersedak saat makan:

  • Biji-bijian
  • Kacang
  • Popcorn
  • Hot dog
  • Selai kacang
  • Sayuran mentah
  • Buah anggur
  • Permen
  • Permen karet
  • Bongkahan buah-buahan, seperti apel

Bagi Mums yang ingin buah hati kesayangan tidak tersedak saat makan, bisa mengurangi resiko ini dengan belajar bagaimana menyajikan makanan yang benar bagi anak:

  • Buah dengan biji. Hilangkan biji dalam buah-buahan, kupas buah sebelum diberikan pada anak. Buah bisa juga dipotong kecil , seperti dadu untuk memudahkan  anak dalam mengunyahnya.
  • Ikan atau ayam yang bertulang. Hati-hatilah saat menyajikan ayam atau ikan pada anak. Potong makanan tersebut dalam ukuran yang kecil dan cek kembali apakah ada tulang atau duri dalam ikan dan ayam tersbeut.
  • Peanut butter. Sesendok peanut butter bisa menutupi batang tenggorokan. Peanut butter juga bisa menempel pada tenggorokan, yang menyebabkan anak sulit bernafas. Untuk ituah, perlu Mums oleskan peanut butter secara tipis saja pada bagian roti atau makanan nak.
  • Hot dog. Untuk menghindari anak agar tidak tersedak makanan, maka potong bagian dagingnya dengan ukuran yang mudah di kunyah oleh anak.
  • Buah anggur. Mums perlu mengupas buah anggur dan bila perlu dipotong dan hancurkan buah sebelum memberikannya pada anak. Bagi anak balita, hindarkan memberi buah ini bulat-bulat pada anak.
  • Kacang polong. Meskipun bentuknya kecil, namun jika anak memakan lebih dari satu biji kacang polong, dia bisa beresiko untuk tersedak makanan ini.
  • Wortel. Wortel yang disajikan dalam ukuran yang besar, bisa saja dimakan sekaligus oleh anak dan bisa menyebabkan anak tersedak. Mums perlu memasak wortel ini dan  memtongnya dalam ukuran yang kecil untuk disajikan kepada anak.

Satu lagi yang harus Mums biasakan pada si buah hati, yakni ajarkan ia untuk makan sambil duduk. Jika makan sambil berjalan, berlari, atau bermain, maka anak bisa beresiko untuk tersedak.

Sumber:

http://www.webmd.com. “Choking Prevention in Small Children-Topic Overview”. Diakses pada 5 Januari 2017.

Perkembangan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun

Perkembangan Anak

 

Belum banyak Mums yang paham, sebenarnya seperti apa perkembanagn buah hati yang normal pada usia 2 hingga 3 tahun. Sering malahan Mums bingung, apakah perkembangan si buah hati sudah normal atau belum. Tentu, sebagai orangtua memiliki kekhawatiran apakah si buah hati tumbuh sesuai usia perkembangannya atau tidak. Ingat ya Mums, perkembangan itu hanya bisa diamati secara fisik semata, namun juga bisa diketahui dengan caranya berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Seperti yang dilansir oleh nakita.id, maka inilah perkembangan yang normal terjadi pada si buah hati usia 2 hingga 3 tahun:

1. Keterampilan fisik

Pada usia ini, anak tidak dihantui rasa takut dan mereka tidak memiliki kontrol terhadap apa yang bahaya atau tidak. Maka dari itulah, Mums  harus ekstra hati-hai menjaga si buah hati di usia ini, agar ia tetap aman.

Beberapa hal bersifat fisik yang bisa ia lakukan pada usia ini ialah: melompat, menendnag bola, dan bahkan memanjat tangga. Jadi,  selalu awasi aktivitas buah hati, baik di rumah, di tempat bermain, atau dimanapun pun ia berada.

2. Perkembangan kognitif

Pada usia ini, pemahaman bahasanya makin terasah dibanding dengan pemahamannya akan dunia di sekitarnya. Peran Mums ialah menjelaskan konsep-konsep baru padanya hingga membantu mereka berpikir realistis, seperti mengajarkannya bahwa warna langit itu biru. Mums juga bisa mengembangkan kognitifnya dengan menggambar, karena visual akan lebih membantu anak dalam memahami segala sesuatu.

3. Perkembangan bahasa

Usia anak di masa 2 hingga 3 tahun adalah masa emas dimana ia bisa belajar dengan cepat. Meskipun demikian, mereka masih kesulitan dalam mengungkapkan pikiran dan emosinya. Ia masih bingung dalam menyusun kata-kata yang bisa dipahami oleh orang lain. Peran Mums dalam hal ini adalah lebih sering berkomunikasi dengan si buah hati. Gunakan dulu bahasa yang sederhana untuk mengungkapkan sesuatu. Misalnya, ketka lapar, ungkapkan dengan kalimat “aku mau makan”.

4. Perkembangan sosial dan emosional

Pada usia ini, buah hati kesayangan Mums sudah mulai belajar tentang sosial dan juga emosional. Di saat yang sama, ia juga belajar tentang arti empati.  Meskipun demikian, mereka belum mampu mengendalikan emosi ketika berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Untuk itu, Mums harus menjadi contoh baginya. Karena pada usia ini, ia akan mudah belajar sesuatu dengan melihat sekitarnya, seperti cara makan yang baik dan banyak hal lainnya.

Lalu, bagaimana cara Mums  membantu mengoptimalkan perkembangannya diusia 2 hingga 3 tahun ini?

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Mums lakukan seperti yang dilansir oleh raisingchildren.net:

  • Berikan kesempatan padanya untuk bermain dengan teman-temannya. Bermain merupakan cara yang positif  yang bisa membantu mereka untuk menjalin pertemanan dan belajar bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain. Namun, jangan berharap bahwa ia sudah mulai tahu cara berbagai dengan temannya. Karena pada usia ini, ia menganggap bahwa segala sesuatu itu miliknya sendiri.
  • Tingkatkan kemanpuannya dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti menggunakan sendok dengan benar, minum dari gelas, dan melepas topi di dalam rumah. Kegiatan ini bukan hanya membuatnya mandiri, namun juga membantu otot-ototnya bergerak hingga ia bisa tumbuh dan berkembang lebih baik lagi.
  • Berinteraksi dengan si buah hati. Saling berbincang dan menanggapi apa yang ia katakan, akan membangun kedekatan dengan Mums. Selain itu, ia juga akan belajar lebih banyak kosa kata dan cara mengungkapkannya. Merespon apa yang dikatakannya juga membuatnya merasa dihargai dan dicintai.

 

Sumber:

raisingchildren.net.au. “2-3 Years: Toodler Development”. Diakses pada 6 Maret 2017.

nakita.id. “Perkembangan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun Yang Normal Terjadi”. Diakses pada 6 Maret 2017.

Pedoman Gizi Seimbang Agar Buah Hati Tumbuh Dengan Sehat

Pedoman Gizi Seimbang Agar Buah Hati Tumbuh Dengan Sehat

Pedoman Gizi Seimbang Agar Buah Hati Tumbuh Dengan Sehat
Pedoman Gizi Seimbang

Mums, kini prinsip makanan dengan gizi berimbang, tidak melulu menggunakan pedoman 4 sehat 5 sempurna. Secara visual, pedoman makanan sehat dengan gizi seimbang ini bisa digambarkan ke dalam berbagai macam bentuk. Di luar negeri, mereka mengenal istilah panduan pangan atau Food Guide. Sementara di Indonesia, kita mengenal Tumpeng Gizi Seimbang yang menunjukkan porsi dan jenis berimbang makanan yang sehat. Bentuk visual ini, ada yang berbentuk piramida, pagoda, dan juga berbentuk gasing. Visual panduan gizi berimbang ini, membantu memahami dan menggambarkan semua prinsip gizi berimbang, yakni berupa kebersihan, pangan dan keamanan pangan, serta aktivitas  fisik serta pemantauan berat badan bagi masyarakat suatu daerah atau negara.

Mums, untuk di Indoneisa sendiri ada Tumpeng Gizi Seimbang dan Piring Makanku (porsi sekali makan). Dengan mengetahui prinsip yang ada dalam kedua visual ini, maka Mums bisa menerapkannya untuk menyajikan makanan yang sehat dan terbaik untuk buah hati.

 

  • Tumpeng Gizi Seimbang

 

Dalam TGS atau Tumpeng Gizi Seimbang ini, ada empat lapis  yang berurutan dari bawah ke atas dan mengerucut ke atas. Empat lapis ini menggambarkan adanya 4 lapisan gizi seimbang. Ada  pilar dan keragaman pangan, aktivitas fisik, kebersihan, dan lingkungan, serta pemantauan berat badan.

Jika dilihat, semakin ke atas, maka ukuran tumpeng semakin kecil. Bagian paling atas ini, termasuk, gula, lemak, garam, yang kebutuhannya sangat sedikit dan perlu dibatasi.

Setiap kelompok pangan, juga telah dituliskan berapa jumlah porsi setiap kelompok pangan sesuai anjuran. Contohnya, dalam kelompok sayuran,  pemberiannya yakni 3 hingga 4 kali sehari.

Dalam TGS ini juga ada pesan untuk cuci tangan sebelum dan sesudah  makan.

 

  • Piring makanku; sajian sekali makan

 

Banyak  Mums yang belum tahu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan Piring Makanku ini. Piring Makanku, divisualkan menyerupai piring, dan dimaksudkan  sebagai panduan yang menunjukkan sajikan makanan dan minuman pada setiap kali aman, misalnya sarapan, makan siang, dan juga makan malam.

Pada Piring Makanku ini, juga digambarkan anjuran makan sehat, dimana:

  1. 50 % dari total makanan tiap kali makan merupakan sayur dan buah
  2. 50 % nya lagi adalah makanan pokok serta lauk pauk
  3. Porsi sayuran harus lebih banyak dari buah
  4. Makanan pokok lebih besar dibanding dengan lauk pauk.
  5. Perlunya minum tiap kali makan (sebelum atau sesudah makan), bisa lebih dari satu gelas, sesuai kebutuhan.
  6. Dianjurkan cuci tangan sebelum dan sesudah makan

 

Demikianlah dua panduan untuk pedoman makan dengan gizi seimbang. Bagi Mums yang ingin menyajikan makanan terbaik bagi si buah hati baik porsi atau jenis makannya, maka harus memahami benar prinsip yang ada dalam Tumpeng Gizi Seimbang ataupun dalam Piring Makanku.

Bukan hanya di Indonesia, panduan makan gizi berimbang atau food guide  juga dianjurkan di negara lain, karena  dirasa perlunya sosialisasi akan makanan yang sehat. Hal ini tak terlepas dari maraknya konsumsi makanan yang tidak bermanfaat, seperti fast food atau junk food hingga menyebabkan bahaya dan resiko penyakit jantug, dan juga obesitas.

Maka dari itulah Mums, sebagai orangtua yang bijak, maka harus selalu update informasi seputar parenting yang baik, seperti dalam cara penyajian makanan yang tepat. Hal ini dirasa perlu jika Mums memiliki keinginan untuk menciptakan generasi yang cemerlang di masa depan. Makanan dan minuman yang masuk ke tubuhnya akan jadi bekal ia menjadi dirinya dengan perawakan, kesehatan, maupun karakternya di masa depan.

Sumber:

PEDOMAN GIZI SEIMBANG. Kementerian Kesehatan RI. 2014

Copyright © 2020 Doodle

Follow Our Social Media

Copyright © 2020 Doodle. Semua hak cipta dilindungi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Hubungi Kami

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Copyright © 2018 Doodle. Semua hak cipta dilindungi